BANYUMASEKSPRES.ID, Pengguna layanan perbankan digital SeaBank belakangan mengeluhkan kesulitan mengakses akun melalui aplikasi.
Keluhan tersebut ramai dibicarakan di media sosial karena sebagian nasabah tidak bisa login, menerima notifikasi error, atau aplikasi tidak dapat dibuka sama sekali.
Fenomena ini menjadi perhatian karena SeaBank banyak digunakan untuk transaksi harian, tabungan digital, hingga integrasi dengan platform e-commerce.
Gangguan akses tentu menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi nasabah yang membutuhkan transaksi mendesak dalam waktu singkat.
Berdasarkan laporan pada Juli 2025, gangguan akses SeaBank sempat terjadi akibat pemeliharaan sistem yang dijadwalkan oleh pihak bank.
Kondisi ini membuat sebagian pengguna mengira akun mereka diblokir atau mengalami masalah keamanan, padahal layanan sedang dalam proses maintenance terjadwal.
Pihak SeaBank pun menegaskan bahwa gangguan tersebut bersifat sementara dan tidak berdampak pada keamanan dana nasabah.
Melalui keterangan resmi di laman bantuan, SeaBank memastikan seluruh dana tetap aman karena bank ini berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan menjadi peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.
Langkah pertama yang dapat dilakukan nasabah adalah memastikan koneksi internet dalam kondisi stabil. Jaringan yang tidak konsisten sering menjadi penyebab utama gagalnya proses login, terutama saat berpindah dari Wi-Fi ke data seluler.
Pengguna juga disarankan untuk memperbarui aplikasi SeaBank ke versi terbaru. SeaBank melalui akun media sosial resminya mengimbau nasabah menggunakan aplikasi versi terkini agar terhindar dari bug dan kendala teknis lainnya.
Apabila masalah masih terjadi, nasabah dapat mencoba keluar dari aplikasi lalu login kembali setelah beberapa saat.
Cara sederhana ini sering efektif ketika sistem sedang mengalami beban tinggi akibat banyaknya pengguna yang mengakses secara bersamaan.
Jika notifikasi error tetap muncul, nasabah dianjurkan untuk tidak melakukan percobaan login berulang kali. Terlalu sering memasukkan PIN atau kata sandi yang salah berpotensi memicu pengamanan sistem dan membuat akun terkunci sementara.
SeaBank juga menyediakan layanan bantuan pelanggan selama 24 jam. Nasabah dapat menghubungi call center resmi di nomor 1500 130 atau mengirim email ke cs@seabank.co.id untuk mendapatkan panduan lebih lanjut.
Dalam pernyataan resminya, SeaBank menyarankan nasabah hanya menggunakan kanal komunikasi resmi.
“Kami mengimbau nasabah untuk tidak membagikan PIN, kata sandi, maupun kode OTP kepada pihak mana pun demi menjaga keamanan akun,” tulis SeaBank dalam unggahan resminya.
Bagi nasabah yang mengalami kendala saat maintenance, alternatif pembayaran sementara bisa menjadi solusi. SeaBank menyarankan pengguna menyiapkan metode pembayaran lain selama proses pemeliharaan berlangsung.
Penting bagi nasabah untuk memantau informasi resmi sebelum mengambil kesimpulan terkait gangguan layanan. Informasi jadwal maintenance biasanya disampaikan melalui aplikasi, email, atau media sosial resmi SeaBank.
Dengan memahami penyebab dan langkah penanganan yang tepat, kepanikan akibat tidak bisa mengakses akun dapat diminimalkan. Pendekatan ini juga membantu nasabah tetap merasa aman dan nyaman menggunakan layanan perbankan digital.
SeaBank menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sistem dan layanan. Upaya ini dilakukan agar pengalaman perbankan digital tetap andal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. (sgsa)
















