Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

53 Titik Disiapkan untuk Sekolah Rakyat dengan Fokus Pendidikan Karakter

Sekolah rakyat fokus pada pendidikan karakterSekolah rakyat fokus pada pendidikan karakter

BANYUMASEKSPRES.ID, YOGYAKARTA – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) secara resmi meninjau kesiapan Sekolah Rakyat di Perguruan Tamansiswa, Kota Yogyakarta, Sabtu (3/5).

Program pendidikan unggulan ini merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo Subianto yang dirancang khusus untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan penekanan utama pada pembangunan karakter bangsa.

Dalam kunjungan kerjanya, Gus Ipul melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelayakan infrastruktur pendidikan sekaligus mengadakan pertemuan koordinasi dengan jajaran Pemkot Yogyakarta dan pengelola Perguruan Tamansiswa.

Program Sekolah Rakyat ini akan menerapkan sistem pendidikan berasrama 24 jam yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan penguatan nilai-nilai karakter, mencakup seluruh jenjang pendidikan dari SD, SMP, hingga SMA.

Kementerian Sosial telah mengidentifikasi 53 lokasi strategis di seluruh Indonesia yang siap direvitalisasi untuk program ini, dengan tambahan 80 titik lainnya sedang dalam proses verifikasi lapangan oleh tim ahli.

Proses seleksi calon peserta didik akan sangat ketat, meliputi pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan verifikasi data sosial ekonomi keluarga untuk memastikan tepat sasaran.

Perguruan Tamansiswa dipilih sebagai lokasi percontohan karena memiliki sejarah panjang dalam pendidikan berbasis karakter di Indonesia.

Sekolah Rakyat akan mengembangkan model pendidikan terpadu yang memadukan keunggulan akademik dengan pembentukan kepribadian, didukung fasilitas asrama modern dan sarana pendidikan lengkap.

Untuk tahap awal, program ini menargetkan dapat beroperasi penuh pada tahun ajaran 2025/2026 dengan menyediakan beasiswa pendidikan komprehensif bagi peserta didik terpilih.

Pemerintah Daerah DIY telah menyatakan komitmen penuhnya untuk mendukung suksesnya program ini melalui penyediaan infrastruktur pendukung dan koordinasi lintas sektor.

Para ahli pendidikan menilai inisiatif Sekolah Rakyat ini sebagai terobosan strategis dalam upaya pemerataan pendidikan berkualitas. Model pendidikan berasrama diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar ideal yang mendukung pengembangan potensi maksimal peserta didik dari keluarga prasejahtera.

Tahap persiapan program saat ini telah memasuki fase penyusunan detail anggaran setelah melalui proses evaluasi teknis oleh Kementerian PUPR.

Masyarakat Yogyakarta menyambut positif kehadiran Sekolah Rakyat yang diharapkan dapat menjadi pusat keunggulan pendidikan sekaligus penggerak ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi sekolah.

Kemensos berencana melakukan groundbreaking perdana pada triwulan III 2025 dengan target operasional 10 lokasi percontohan terlebih dahulu.

Keberhasilan implementasi program ini diharapkan dapat menjadi model nasional untuk pengembangan pendidikan karakter di berbagai daerah tertinggal di seluruh Indonesia.

Berita Sebelumnya
Geopark kebumen, pengakuan dunia untuk potensi wisata jawa tengah

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata: Geopark Kebumen, Pengakuan Dunia untuk Potensi Wisata Jawa Tengah

Berita Selanjutnya
620 atlet ikuti kejurprov finswimming

620 Atlet Berkompetisi di Kejurprov Finswimming Jawa Tengah 2025 di Owabong Purbalingga