Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

SBY Kunjungi Warung Es Duren Bancar, Santai Bersama Kader Partai Demokrat Purbalingga

"Ini Mengobati Rasa Rindu Saya""Ini Mengobati Rasa Rindu Saya"
PRESIDEN KEENAM: SBY disambut antusias warga Purbalingga saat tiba di Warung Es Duren Bancar, Rabu (19/11) sore

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Hujan deras belum sepenuhnya reda ketika sebuah bus berwarna putih berhenti di depan Warung Es Duren Bancar, Rabu (19/11) sore.

Namun cuaca yang tidak bersahabat tidak mampu menahan antusiasme masyarakat yang berkumpul begitu mengetahui bahwa Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, atau lebih akrab disebut SBY, turun dari bus itu.

Sekitar pukul 17.20 WIB, suasana warung yang biasanya tenang mendadak menjadi ramai dipenuhi kegembiraan.

Di bawah naungan payung dan jas hujan, puluhan kader DPC Partai Demokrat Purbalingga serta warga sekitar sudah menunggu kedatangan SBY dengan penuh semangat.

Mereka membawa ponsel masing-masing, siap mengabadikan momen langka tersebut. Kehadiran SBY seolah menghidupkan kembali kenangan akan masa kepemimpinannya yang masih melekat di hati banyak orang.

Setibanya di lokasi, SBY langsung disambut oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, Wakil Bupati Dimas Prasetyahani dan Ketua DPC Partai Demokrat Purbalingga Eko Nasib Setiyo.

Sambutan hangat dari masyarakat dan pejabat daerah ini tampaknya berhasil mengusir hawa dingin yang menyelimuti sore itu setelah hujan. Bagi penduduk setempat, kehadiran SBY adalah kejutan yang menggembirakan.

“Saya berterima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Meski hanya singgah, ini dapat mengobati rasa rindu menikmati Es Duren Bancar,” ujar SBY sambil tersenyum tipis, sebelum menikmati suapan demi suapan es duren legendaris tersebut.

Kata-kata sederhana namun tulus itu membuat suasana semakin hangat dan akrab.

Menurut Eko Nasib Setiyo, kunjungan kali ini memang bersifat santai karena SBY sedang dalam perjalanan menuju acara internal Partai Demokrat di Banjarnegara yang dijadwalkan berlangsung Kamis (20/11).

“Beliau memang ada acara partai di Banjarnegara. Nah, mumpung lewat, Pak SBY menyempatkan mampir ke Es Duren Bancar. Beliau juga sudah beberapa kali datang ke sini. Sekalian ingin membersamai teman-teman Demokrat Purbalingga,” jelas Eko dengan antusias.

Lebih lanjut Eko menambahkan bahwa SBY mungkin akan menyempatkan diri untuk melihat kondisi korban longsor di Pandanarum, Banjarnegara meskipun hal itu masih menunggu penyesuaian agenda.

Rencana ini menunjukkan kepedulian SBY terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

Di dalam warung, suasana semakin meriah ketika warga berebut mendekat untuk melihat lebih dekat sosok mantan presiden yang selama ini hanya mereka lihat melalui layar televisi.

Beberapa orang memanggil pelan nama SBY sementara yang lain sibuk mengacungkan kamera dari kejauhan untuk menangkap momen berharga tersebut.

Meskipun hujan terus mengguyur sejak sore hari suasana terasa lebih hangat—seolah-olah warung kecil itu menjadi ruang pertemuan penuh kenangan antara seorang mantan pemimpin negara dengan rakyatnya.

Kehadiran SBY membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga setempat sehingga membuat sore itu terasa istimewa.

Sekitar pukul 18.00 WIB setelah menikmati es duren kesukaannya hingga tetes terakhir SBY pun kembali naik ke dalam busnya untuk melanjutkan perjalanan.

Warga melambaikan tangan mereka sebagai tanda perpisahan sementara beberapa lainnya masih sibuk memeriksa hasil foto di ponsel masing-masing memastikan bahwa kenangan indah tersebut telah terabadikan dengan baik.

Kunjungan singkat ini hanya berlangsung kurang dari satu jam namun cukup untuk membuat sore di Bancar terasa berbeda dan sarat cerita bagi setiap orang yang hadir saat itu. Sebuah momen sederhana namun berkesan yang mungkin akan dikenang oleh warga setempat dalam waktu lama. (alw/dda)

Berita Sebelumnya
Mahasiswa penerima beasiswa

Pendaftaran Beasiswa DataPrint Periode 4 Masih Dibuka, Cek Syaratnya

Berita Selanjutnya
Dituding Eksploitasi Anak

Thalia dan Tania Live TikTok Sampai Larut Malam, Sarwendah Dituding Eksploitasi Anak