Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Sekda Banjarnegara Indarto Purna Tugas Setelah 39 Tahun Mengabdi, Bupati Amalia Beri Apresiasi

Purna tugas sekda diwarnai suasana haruPurna tugas sekda diwarnai suasana haru
HARU: Pelespasan Purna Tugas Sekda Banjarnegara yang digelar di Pendapa Dipayidha Adigraha

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Momen haru melingkupi acara perpisahan purna tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Banjarnegara, Indarto, bersama sang istri yang juga Ketua Dharma Wanita Persatuan, Sri Rejeki Indarto.

Acara tersebut berlangsung di Pendapa Dipayudha Adigraha pada Senin (3/11) sore.

Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara, Indarto resmi menutup perjalanan kariernya pada 31 Oktober 2025.

Masa bakti yang tercatat selama 39 tahun 4 bulan 1 hari ini menjadi bukti dedikasi dan komitmen Indarto terhadap Pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Acara perpisahan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Ketika video perjalanan karier Indarto diputar, suasana menjadi emosional. Beberapa rekan sejawat tak kuasa menahan air mata saat mengenang kontribusi dan kiprahnya selama bertugas.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dapat mengabdi selama 39 tahun untuk Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Terima kasih atas dukungan seluruh jajaran, terutama para asisten dan staf yang selalu bekerja sama dengan baik,” ungkap Indarto dengan penuh rasa syukur.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa jabatannya masih ada hal yang belum sempurna.

Indarto memberikan pesan berharga kepada generasi penerus birokrasi Banjarnegara agar terus melanjutkan perjuangan membangun daerah.

“Masih banyak persoalan daerah yang perlu diselesaikan seperti kemiskinan, stunting, dan pengangguran. Saya berharap pejabat muda tetap semangat dan terus berinovasi untuk Banjarnegara yang lebih maju,” tuturnya dengan penuh keyakinan.

Sejak dilantik sebagai Sekda pada Januari 2018, Indarto telah mendampingi empat pemimpin daerah yaitu Budhi Sarwono, Pj Bupati Tri Harso, Pj Bupati Masrofi, serta duet Bupati Amalia Desiana dan Wakil Bupati Wakhid Jumali.

Bupati Amalia Desiana memuji Indarto sebagai sosok birokrat berintegritas tinggi dan penyeimbang dalam roda pemerintahan.

“Pak Indarto selalu sigap, memahami arah kebijakan, dan mampu mengkolaborasikan seluruh elemen pemerintahan. Ia menjadi figur penyeimbang di setiap situasi,” ujar Amalia menambahkan bahwa ia berharap pengganti Indarto dapat melanjutkan semangat profesionalisme yang telah ditanamkan.

“Terima kasih atas dedikasi dan kebersamaannya. Selamat menikmati masa purna tugas, Pak Indarto,” tambah Amalia dengan tulus.

Sementara itu, Wakil Bupati Wakhid Jumali turut memberikan pujian terhadap kepribadian Indarto yang dikenal rendah hati namun tegas dalam mengambil keputusan.

“Beliau menjadi teladan bagi pejabat muda. Tegas, tapi tetap menghargai setiap orang,” kata Wakhid yang mengakui bahwa nama Indarto akan dikenang sebagai simbol pengabdian yang tenang dan tulus.

Keberhasilan panjang empat bupati dengan satu semangat untuk Banjarnegara menjadi cerminan dedikasi tanpa henti dari seorang birokrat seperti Indarto.

Di tengah suasana haru tersebut, terlihat bagaimana peranan seorang pemimpin mampu menciptakan dampak signifikan dalam sebuah perjalanan pemerintahan daerah.

Sebagai Sekretaris Daerah yang telah melalui berbagai dinamika perubahan kepemimpinan daerah, peran Indarto dalam menjaga stabilitas dan kesinambungan program pemerintah tidak bisa diremehkan.

Perjalanan panjang ini tentu diwarnai dengan berbagai tantangan dan pencapaian yang tidak sedikit.

Dedikasinya dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah serta kemampuannya dalam menjalankan tugas dengan integritas tinggi membuat nama Indarto begitu dihormati di kalangan pejabat dan masyarakat setempat.

Dalam kariernya yang panjang tersebut, kecakapan Indarto dalam mengelola hubungan antar lembaga pemerintahan serta kemampuannya dalam menavigasi politik lokal menjadikannya figur penting dalam setiap periode pemerintahan daerah Banjarnegara.

Keterlibatannya dalam penyusunan kebijakan strategis hingga pelaksanaan program pembangunan daerah merupakan bukti nyata komitmennya terhadap pelayanan publik.

Indarto dikenal tidak hanya karena kemampuannya memimpin tetapi juga karena kerendahan hatinya yang menjadikannya teladan bagi generasi muda pejabat pemerintah.

Sikapnya yang menghargai kolega serta keberaniannya mengambil keputusan tegas saat dibutuhkan membuatnya dihormati oleh banyak pihak.

Setelah sekian lama mengabdi untuk negeri di ranah birokrasi lokal Banjarnegara ini kini saatnya bagi Indarto menikmati masa pensiun dengan segala ketenangan batin setelah menjalankan tugas negara dengan sebaik-baiknya.

Indarto meninggalkan jejak gemilang berupa peningkatan kualitas pelayanan publik dan efisiensi kerja pemerintahan daerah sehingga generasi penerus memiliki landasan kuat untuk melanjutkan pembangunan berkelanjutan di Banjarnegara. (jud/dda)

Berita Sebelumnya
Pada tahun 2026, sejumlah platform menawarkan kesempatan mengumpulkan poin yang dapat ditukar menjadi saldo DANA hingga Rp222 ribu

Cara Memunculkan Menu DANA Cicil 2025, Begini Cara dan Syaratnya

Berita Selanjutnya
Haaland masih jadi andalan

Prediksi Manchester City vs Borussia Dortmund: Haaland Siap Lawan Mantan Klubnya