Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

48 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, 21 Persen Masuk Kategori Lansia

48.628 jemaah haji indonesia tiba di madinah48.628 jemaah haji indonesia tiba di madinah

BANYUMASEKSPRES.ID, MADINAH – Musim haji 2025 resmi dimulai dengan penuh semangat meski diwarnai tantangan cuaca ekstrem. Hingga Kamis (8/5) pukul 10.00 Waktu Arab Saudi (WAS), sebanyak 125 kelompok terbang (kloter) telah mendarat di Madinah.

Total 48.628 jemaah telah tiba di Tanah Suci, berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), atau setara 23,92 persen dari total kuota haji Indonesia tahun ini yang berjumlah 203.320 orang.

Yang menarik, sebanyak 10.424 jemaah di antaranya masuk dalam kategori lanjut usia (lansia), atau sekitar 21,44 persen dari jemaah yang sudah tiba.

Meski harus menghadapi suhu tinggi dan udara kering, semangat para lansia menjalankan ibadah haji tetap tinggi dan menjadi sorotan banyak pihak.

“Cuaca panas bukan halangan. Semangat ibadah para lansia luar biasa,” ujar salah satu petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Madinah.

Pada Kamis (8/5), sebanyak 10 kloter diberangkatkan dari berbagai embarkasi dengan total 3.875 jemaah, termasuk 873 lansia.

Keberangkatan hari itu diawali oleh Kloter SOC 24 (Solo) dengan pesawat Garuda Indonesia GA 6124, dan ditutup oleh Kloter SUB 22 (Surabaya) yang dijadwalkan berangkat pada pukul 21.00 WAS menggunakan Saudi Airlines SV 5253.

Setibanya di Madinah, seluruh jemaah dijadwalkan menjalankan ibadah Arbain, yakni shalat berjamaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi. Setelah itu, mereka akan melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk melaksanakan rangkaian utama ibadah haji.

Satu Jemaah asal Banjarnegara Wafat

Suasana haru menyelimuti awal keberangkatan tahun ini. Seorang jemaah haji asal Banjarnegara, Jawa Tengah, bernama Daimah, dilaporkan wafat di penerbangan menuju Madinah. Ia menjadi jemaah pertama yang meninggal dalam fase awal kedatangan jemaah haji Indonesia tahun ini.

Pihak PPIH menyatakan seluruh hak almarhumah akan dipenuhi, termasuk badal haji, yaitu pelaksanaan ibadah haji oleh orang lain untuk menggantikan almarhum yang tidak sempat menyelesaikannya.

Kondisi cuaca di Madinah saat ini cukup ekstrem. Laporan dari AccuWeather menyebutkan suhu harian tertinggi bisa mencapai 41°C, dengan suhu malam hari tetap hangat di angka 27°C. Tingkat kelembapan yang sangat rendah, hanya 12 persen, membuat risiko dehidrasi semakin tinggi, terutama bagi jemaah lansia.

Suhu pada pukul 09.36 WAS dilaporkan sudah mencapai 33°C, dengan kecepatan angin 23 km/jam dari arah barat daya, membawa hawa panas dan debu yang bisa memperburuk kenyamanan jemaah. Indeks UV berada di level 6 dari maksimal 11, yang berarti cukup berisiko untuk aktivitas luar ruangan dalam waktu lama.

Meskipun kondisi langit cenderung cerah dan jarak pandang mencapai 9,66 km, peluang hujan nyaris nol persen sepanjang hari, membuat situasi semakin panas dan kering.

“Kami minta jemaah, terutama lansia, untuk menghindari aktivitas luar ruang di siang hari, gunakan topi, payung, dan kacamata hitam. Jangan lupa perbanyak minum air putih,” imbau salah satu petugas medis PPIH.

Hotel Dekat Masjid Nabawi, Jemaah Haji Diimbau Berjalan Santai

Jarak hotel jemaah Indonesia ke Masjid Nabawi berkisar antara 650 hingga 850 meter, cukup dekat untuk ditempuh dengan berjalan kaki. Namun, petugas mengimbau agar jemaah tidak memaksakan diri, terutama di tengah terik siang hari.

“Berjalanlah dengan santai, jangan tergesa-gesa. Jaga kondisi tubuh agar tetap prima saat wukuf nanti,” ujar seorang pembimbing ibadah.

PPIH telah menyiagakan layanan klinik kesehatan dan posko lansia di sekitar hotel dan area masjid. Petugas juga aktif mengingatkan jemaah melalui pengumuman di lobi hotel, kendaraan, hingga masjid agar tetap waspada dan menjaga kondisi tubuh.

Dengan masih tersisa 400-an kloter yang belum diberangkatkan, Kementerian Agama terus memantau progres keberangkatan serta memastikan seluruh pelayanan dan fasilitas berjalan dengan optimal.

“Kami ingin memastikan semua jemaah berangkat dengan aman, sehat, dan pulang menjadi haji mabrur,” tutup salah satu pejabat PPIH. (*)

Berita Sebelumnya
Gandeng toserba, mexolie hotel launching mexomart

Mexolie Hotel Kebumen Luncurkan Mexomart, Mini Market 24 Jam di Lobby Hotel

Berita Selanjutnya
Festival gunung slamet gandeng bi

Akan Hadirkan Artis Nasional, Festival Gunung Slamet Gandeng BI untuk Perkuat Daya Tarik Wisata