BANYUMASEKSPRES.ID, Lionel Messi kembali menjadi sorotan para penggemar sepak bola dunia, kali ini bukan karena aksi gemilangnya dalam mencetak gol atau memberikan assist, melainkan akibat cedera yang dialaminya saat memperkuat Inter Miami melawan Necaxa di ajang Leagues Cup 2025.
Pertandingan tersebut berlangsung pada Minggu (3/8) pagi WIB di Stadion Chase, Miami, dan meninggalkan kekhawatiran mendalam di kalangan pendukung tuan rumah.
Kejadian ini bermula ketika pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, memutuskan untuk menurunkan Messi sejak menit awal pertandingan.
Harapan besar para penggemar untuk menyaksikan aksi impresif dari pemain bintang dunia ini harus kandas lebih cepat dari yang diperkirakan.
Pada menit ketujuh, Messi mengalami benturan keras saat berusaha melewati dua pemain belakang Necaxa di dekat kotak penalti.
Meski sempat bangkit dan berdiri kembali, ia terlihat tidak nyaman, memberikan indikasi awal adanya masalah serius.
Hanya beberapa saat setelah insiden tersebut, tim medis Inter Miami segera memasuki lapangan untuk memberikan perawatan kepada Messi.
Pemain berusia 38 tahun itu berusaha melanjutkan permainan tetapi akhirnya harus meninggalkan lapangan pada menit ke-11 dan digantikan oleh Federico Redondo.
Kejadian ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi para pendukung yang memenuhi stadion serta menimbulkan pertanyaan besar mengenai kondisi kebugaran sang megabintang.
Hingga berita ini ditulis, pihak Inter Miami belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tingkat keparahan cedera yang dialami Messi.
Tim medis klub masih terus melakukan pemantauan dan evaluasi lebih lanjut untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.
Namun demikian keluarnya Messi dalam waktu singkat sudah cukup menimbulkan kekhawatiran terutama jika mengingat riwayat cederanya selama beberapa musim terakhir.
Messi sebelumnya juga pernah absen cukup lama setelah membela Argentina di Copa América 2024. Sejak saat itu Inter Miami dan staf pelatih terlihat lebih berhati-hati dalam mengatur menit bermainnya guna menghindari risiko cedera lebih lanjut.
Namun pada musim 2025 ini, Javier Mascherano tetap memilih memainkan Messi selama lebih dari 80 menit dalam 24 pertandingan meskipun adanya potensi risiko fisik bagi pemain senior tersebut.
Situasi ini sempat memicu kontroversi khususnya ketika Messi memutuskan untuk tidak tampil dalam MLS All-Star Game dengan alasan kelelahan.
Keputusan tersebut menuai berbagai reaksi dari penggemar dan pengamat sepak bola yang mempertanyakan kebijakan manajemen waktu bermain bagi pemain sekelas Messi.
Absennya Lionel Messi meskipun hanya satu laga dapat berdampak signifikan terhadap performa Inter Miami.
Usai pertandingan melawan Necaxa, Inter Miami dijadwalkan akan menghadapi Pumas UNAM pada hari Rabu mendatang dalam lanjutan fase grup Leagues Cup 2025.
Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi Inter Miami yang berambisi lolos ke babak perempat final sebagai salah satu dari empat wakil terbaik MLS.
Bagi pelatih Javier Mascherano tantangan di depan mata bukan hanya soal strategi dan taktik permainan tetapi juga bagaimana mengatur rotasi pemain dengan bijaksana.
Mengingat usia Lionel Messi yang sudah tidak muda lagi serta jadwal kompetisi yang padat pengelolaan kondisi fisik pemain menjadi faktor penting untuk menjaga performa tim sepanjang musim.
Dalam konteks ini keputusan-keputusan strategis Mascherano akan sangat menentukan keberhasilan tim baik di kompetisi domestik maupun internasional.
Keberhasilan menjaga kebugaran para pemain utamanya tentu akan berdampak positif terhadap pencapaian target-target klub di berbagai ajang kompetisi.
Selain itu pengalaman dan kemampuan Lionel Messi sebagai salah satu pemain terbaik dunia tetap merupakan aset berharga bagi Inter Miami baik dari segi prestasi maupun daya tarik komersial klub tersebut.
Oleh karena itu memastikan bahwa Messi tetap dalam kondisi prima adalah prioritas utama bagi manajemen klub serta pelatih Javier Mascherano.
Keberlanjutan karir sepak bola Lionel Messi tentunya sangat bergantung pada bagaimana ia dapat menjaga kebugarannya di tengah tantangan fisik bermain di liga kompetitif seperti MLS serta turnamen internasional lainnya.
Baik pihak klub maupun tim medis memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kesehatan dan kesiapan fisik sang megabintang agar dapat terus menampilkan performa optimal sepanjang sisa kariernya.
Sementara itu para pendukung setia Inter Miami tentunya berharap agar kondisi cedera Lionel Messi tidak terlalu serius sehingga ia dapat kembali memperkuat tim dalam waktu dekat guna membantu meraih kemenangan-kemenangan penting bagi klub asal Amerika Serikat tersebut. (*/stch)
















