Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Guru PJOK SD Banjarnegara Unjuk Kreativitas Lewat 20 Inovasi Pembelajaran
Kemenag Banyumas Raih Peringkat Satu Wakaf Uang, Kanwil Jateng Apresiasi Kinerja

Kemenag Banyumas Raih Peringkat Satu Wakaf Uang, Kanwil Jateng Apresiasi Kinerja

Kemenag Raih Peringkat Satu Wakaf UangKemenag Raih Peringkat Satu Wakaf Uang
PERINGKAT SATU: KaKanwil Kemenag Jateng (tiga dari kiri) berfoto bersama Kepala Kantor dan jajaran Kasi Kemenag Banyumas

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas mendapat apresiasi dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Tengah atas sejumlah capaian kinerja yang berhasil diraih.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah keberhasilan Banyumas mempertahankan posisi peringkat pertama dalam capaian wakaf uang di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Tengah.

Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Saiful Mujab dalam kunjungan kerja ke Banyumas.

Ia menilai kinerja Kantor Kemenag Banyumas yang dipimpin Ibnu Asaddudin berjalan dengan baik dan menjadi salah satu kantor Kemenag kabupaten/kota yang menunjukkan kinerja positif di Jawa Tengah.

Capaian wakaf uang menjadi salah satu indikator yang mendapat perhatian dalam kunjungan tersebut.

Program wakaf uang tersebut dijalankan Kanwil Kemenag Jawa Tengah melalui kerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Jawa Tengah.

Saiful Mujab menyebut Kemenag Banyumas termasuk salah satu dari 35 Kantor Kemenag kabupaten/kota di Jawa Tengah yang memiliki kinerja baik.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya upaya jajaran Kemenag Banyumas dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu prestasi yang masih dipertahankan adalah posisi Banyumas dalam capaian wakaf uang.

Posisi peringkat pertama tersebut menjadi salah satu indikator positif dalam melihat kinerja Kemenag Banyumas.

Namun, capaian Banyumas di tingkat kabupaten/kota tersebut berbeda dengan posisi Jawa Tengah pada tingkat provinsi.

Mujab mengatakan Jawa Tengah belum menjadi provinsi dengan capaian wakaf uang tertinggi secara nasional.

“ Meskipun Jateng untuk tingkat provinsi belum menjadi yang pertama, Jateng ada di peringkat kedua tingkat provinsi,” kata Saiful Mujab.

Capaian tersebut sekaligus menjadi dorongan agar pengelolaan dan pengembangan wakaf uang di Jawa Tengah terus diperkuat.

Wakaf uang merupakan salah satu bagian dari pengelolaan wakaf yang membutuhkan pemahaman dan partisipasi masyarakat secara luas.

Selain membahas capaian kinerja, kunjungan kerja Kepala Kanwil Kemenag Jateng juga menjadi momentum untuk memberikan penguatan kepada jajaran Kemenag Banyumas.

Saiful Mujab mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag agar menjadikan tugas sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, aparatur Kemenag tidak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan keagamaan yang baik.

Dalam konteks tersebut, Mujab mengingatkan kembali nilai Ikhlas Beramal yang selama ini melekat dengan Kementerian Agama.

Ia juga menyinggung keberadaan Mars Kemenag yang dapat digunakan dalam berbagai kegiatan kedinasan.

Menurutnya, mars tersebut bukan sekadar pelengkap kegiatan formal, tetapi dapat menjadi pengingat bagi jajaran mengenai nilai dan semangat pengabdian.

Mars Kemenag dapat diperdengarkan dalam kegiatan formal maupun pembinaan jajaran.

Penggunaannya diharapkan dapat membantu menumbuhkan semangat kebersamaan serta mengingatkan ASN mengenai tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingatkan sebagai ASN Kemenag, kita semua wajib melaksanakan tusi pengabdian,” tegas Mujab.

Mujab juga menekankan pentingnya membangun super tim di lingkungan Kantor Kemenag Banyumas.

Menurutnya, kualitas pelayanan tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan individu atau beberapa orang saja.

Diperlukan kerja bersama seluruh jajaran agar setiap unsur organisasi dapat menjalankan perannya secara harmonis.

Kolaborasi menjadi salah satu kunci untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara maksimal.

Semangat bekerja sebagai tim juga dinilai penting dalam menghadapi berbagai kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Setiap bagian memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga koordinasi antarelemen menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan.

Mujab meminta seluruh jajaran Kemenag Banyumas memberikan layanan dengan penuh semangat, menjaga keharmonisan, serta mengedepankan sikap ramah kepada masyarakat.

Pelayanan yang baik, menurutnya, tidak hanya diukur dari penyelesaian administrasi, tetapi juga dari bagaimana masyarakat merasakan kemudahan dan kenyamanan ketika berhubungan dengan Kantor Kemenag.

Pesan mengenai kolaborasi tersebut sejalan dengan penguatan pelayanan publik yang terus didorong di lingkungan Kemenag.

Dalam kegiatan pembinaan sebelumnya di Kankemenag Banyumas, jajaran Kemenag juga mendapatkan penguatan mengenai integritas, akuntabilitas, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Saiful Mujab juga mengingatkan jajaran Kemenag Banyumas untuk menerapkan moto IKHLAS dalam menjalankan tugas sehari-hari.

IKHLAS merupakan singkatan dari Iman, Kinerja, Harmoni, Layanan, Antusias, dan Seni.

Nilai tersebut diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Penerapan moto IKHLAS singkatan dari Iman, Kinerja, Harmoni, Layanan, Antusias dan Seni dalam setiap bertugas penting,” pungkas Mujab.

Penerapan nilai tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya kerja sekaligus mendorong jajaran Kemenag Banyumas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

Dengan capaian peringkat pertama dalam wakaf uang serta apresiasi atas kinerja secara umum, Kemenag Banyumas memiliki modal positif untuk terus memperkuat pelayanan keagamaan.

Di sisi lain, pesan mengenai pengabdian, kolaborasi, integritas, dan budaya pelayanan menjadi pengingat agar capaian organisasi tidak berhenti pada prestasi, tetapi juga berdampak pada kualitas layanan yang diterima masyarakat. (yda/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Guru PJOK Kembangkan Pembelajaran Berbasis Teknologi

Guru PJOK SD Banjarnegara Unjuk Kreativitas Lewat 20 Inovasi Pembelajaran