Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Jalan Prof Dr Soeharso Purwokerto Dinilai Semrawut dan Tidak Tertata

Jalan soeharso dinilai semrawutJalan soeharso dinilai semrawut
Suasana lalu lintas Jalan Prof Dr Soeharso Purwokerto yang semakin padat, Selasa (5/8). Tenda-tenda PKL mengisi kanan kiri bahu jalan Suharso, Purwokerto.

BANYUMASEKSPRES.ID, PURWOKERTO – Jalan Prof Dr Soeharso, salah satu akses utama di pusat kota Purwokerto, saat ini tengah menjadi perhatian warga. Kondisi jalan yang dinilai semakin semrawut dan tidak tertata memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Jalan ini kini dipenuhi oleh pedagang kaki lima dan aktivitas parkir liar yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta menurunkan tingkat kenyamanan para pengguna jalan.

Keberadaan pedagang kaki lima dan parkir liar ini dikhawatirkan dapat memicu kemunculan area kumuh baru di tengah kota yang seharusnya bisa dihindari.

Warga mendesak pemerintah agar segera bertindak serius menata ulang kawasan tersebut untuk menghindari kehilangan potensi besar yang dimiliki.

Abdul Wahid, seorang warga Arcawinangun berusia 46 tahun yang hampir setiap hari melintasi Jalan Soeharso, menyatakan bahwa kawasan ini sebenarnya berpotensi besar untuk dijadikan pusat kuliner malam.

“Ya, Jalan Suharso butuh penataan. Kalau tidak ditata nanti rawan jadi tempat kumuh baru. Padahal seharusnya itu bisa jadi ikonik kuliner di Purwokerto,” ujarnya pada Selasa (5/8).

Menurut Abdul, lokasi strategis dan keramaian alami kawasan tersebut merupakan aset penting yang harus dikelola dengan baik. Namun, tanpa adanya pengelolaan yang tepat, potensi ekonomi dan sosial dari jalan ini justru terancam.

“Kalau ditata serius, bisa jadi daya tarik. Tapi kalau dibiarkan seperti ini, yang ada malah tambah kacau,” tambahnya.

Selain itu, Abdul juga menyoroti aspek keselamatan lalu lintas. Banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan di sisi kanan dan kiri jalan membuat badan jalan menjadi sempit.

Kondisi ini semakin parah pada malam hari ketika aktivitas jual beli meningkat tajam.

“Nah, selain penataan juga harus diberi penyadaran karena kalau pas lagi semrawut itu lalu lintasnya membahayakan. Kanan kiri buat parkir, jalannya sempit. Jadi rawan kecelakaan,” katanya dengan nada prihatin.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sepanjang Jalan Soeharso dipenuhi oleh pedagang makanan terutama pada malam hari. Deretan kendaraan yang parkir dua lajur menambah kesan sempit sehingga kendaraan harus bergantian saat melintas.

Sayangnya tidak tampak adanya petugas yang mengatur lalu lintas atau melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas parkir liar di kawasan ini.

Warga berharap agar penataan dilakukan secara menyeluruh dan bukan hanya penertiban sesaat saja.

Pemerintah diharapkan bisa menyiapkan skema khusus termasuk penempatan zona kuliner yang rapi ruang parkir yang memadai serta pengawasan berkelanjutan agar kawasan ini lebih tertib dan nyaman bagi semua pihak.

Bila dikelola dengan baik Jalan Soeharso tidak hanya akan terhindar dari kesan kumuh tetapi juga dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi malam yang tertata rapi serta menjadi ikon baru bagi kota Purwokerto.

Keberhasilan penataan ulang akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi para pedagang kaki lima tetapi juga bagi masyarakat umum pengguna jalan dan wisatawan.

Langkah-langkah strategis dalam penataan ulang harus mencakup dialog antara pemerintah daerah pihak kepolisian pelaku usaha serta komunitas warga setempat guna menemukan solusi terbaik untuk semua pihak terkait.

Pendekatan partisipatif seperti ini akan memastikan bahwa semua kebutuhan dan kekhawatiran tersampaikan dengan baik sehingga hasil akhir dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya perbaikan jangka panjang penting untuk mempertimbangkan pengembangan infrastruktur pendukung seperti trotoar pedestrian ruang hijau serta fasilitas umum lainnya yang dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekitar sekaligus menambah daya tarik wisata kota Purwokerto secara keseluruhan.

Dengan demikian melalui kesadaran kolektif serta komitmen bersama dari seluruh pihak terkait harapan untuk mewujudkan Jalan Soeharso sebagai ikon kuliner malam terkemuka bukanlah hal mustahil untuk dicapai dalam waktu dekat. (dms/stch)

Berita Sebelumnya
Pencairan bansos pkh dan bpnt agustus 2025 bisa dipantau secara online hanya dengan menggunakan ktp

Bansos PKH dan BPNT Agustus 2025 Sudah Cair, Begini Cara Cek Penerima Pakai KTP

Berita Selanjutnya
Pengkab perbakin target 6 emas

Pengkab Perbakin Purbalingga Target 6 Emas di Pra Porprov 2025