Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Jangan Sampai Culture Shock Saat Traveling, Inilah 5 Kebiasaan Warga Spanyol Yang Berbeda Dengan RI
Patroli Pasar Induk Banjarnegara, Kapolres Ajak Pedagang Aktif Laporkan Gangguan Kamtibmas

Patroli Pasar Induk Banjarnegara, Kapolres Ajak Pedagang Aktif Laporkan Gangguan Kamtibmas

Kapolres Patroli Keamanan ke Pasar IndukKapolres Patroli Keamanan ke Pasar Induk
NGOBROL: Polres Banjarnegara saat melakukan patroli kamtibmas, khususnya di kawasan pasar yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Kapolres Banjarnegara AKBP Dr Aruma Chandra turun langsung melakukan patroli keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Pasar Induk Banjarnegara, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan tidak hanya untuk memantau situasi keamanan di salah satu pusat aktivitas masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk mendengarkan secara langsung informasi, masukan, serta keluhan dari pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar.

Didampingi sejumlah pejabat utama Polres Banjarnegara, Aruma menyusuri sejumlah titik di kawasan Pasar Induk Banjarnegara.

Dalam patroli tersebut, polisi berinteraksi dengan pedagang maupun pengunjung untuk mengetahui kondisi keamanan sekaligus mengidentifikasi potensi gangguan kamtibmas yang perlu diantisipasi.

Aruma mengatakan, pasar merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat yang setiap hari dipenuhi pedagang maupun pengunjung.

Karena itu, kondisi keamanan di kawasan tersebut perlu mendapatkan perhatian secara rutin.

Menurutnya, kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membuka ruang komunikasi antara kepolisian dan warga.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan perhatian masyarakat,” ujarnya, Senin (7/9/2026).

Patroli tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada pencegahan tindak kejahatan.

Polisi juga ingin membangun komunikasi dengan masyarakat sehingga berbagai persoalan keamanan dapat diketahui sejak dini.

Dengan turun langsung ke lapangan, petugas dapat memperoleh gambaran mengenai situasi yang dihadapi pedagang maupun pengunjung dalam aktivitas sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, pedagang dan masyarakat diajak untuk tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Aruma menilai informasi dari masyarakat sangat penting karena pedagang dan warga merupakan pihak yang setiap hari berada di lingkungan pasar.

Mereka dinilai lebih mengetahui perubahan situasi maupun aktivitas yang terjadi di sekitar kawasan tersebut.

Menurutnya, pencegahan gangguan kamtibmas dapat dilakukan lebih optimal apabila terdapat komunikasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak menunggu sampai terjadi gangguan keamanan untuk menyampaikan laporan.

Aktivitas yang dinilai mencurigakan maupun kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan dapat segera diinformasikan kepada polisi.

Aruma juga mengajak pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat.

“Selain melakukan pemantauan, kami mengajak para pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian, baik secara langsung maupun melalui call center, apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” katanya.

Dengan adanya laporan lebih awal, kepolisian dapat mengambil langkah sesuai dengan kondisi dan informasi yang diterima.

Hal tersebut sekaligus diharapkan dapat mencegah potensi gangguan berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Interaksi langsung selama patroli juga menjadi sarana bagi personel kepolisian untuk mengetahui berbagai persoalan yang mungkin tidak selalu terlihat dari pemantauan rutin.

Aruma memastikan kegiatan patroli akan terus dilakukan di sejumlah pusat aktivitas masyarakat di wilayah Banjarnegara.

Pasar menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian karena aktivitas masyarakat berlangsung setiap hari.

Kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada pedagang maupun pengunjung.

Selain menjaga keamanan, patroli juga diharapkan membuat masyarakat lebih mudah menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui dalam aktivitas sehari-hari.

Polisi pun mendorong masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan membangun kepedulian terhadap kondisi sekitar.

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Banjarnegara. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Inilah Sejumlah Perbedaan Budaya Orang Spanyol

Jangan Sampai Culture Shock Saat Traveling, Inilah 5 Kebiasaan Warga Spanyol Yang Berbeda Dengan RI