Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Aryna Sabalenka Rela Kehilangan Nomor 1 Dunia demi Three-Peat US Open 2026
Ratusan Siswa MAN 2 Kebumen Ikuti Cek Kesehatan Gratis, dari Mata hingga Gula Darah

Ratusan Siswa MAN 2 Kebumen Ikuti Cek Kesehatan Gratis, dari Mata hingga Gula Darah

Siswa MAN 2 Jalani Cek Kesehatan GratisSiswa MAN 2 Jalani Cek Kesehatan Gratis
PEMERIKSAAN KESEHATAN: Ratusan siswa MAN 2 Kebumen mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar pihak sekolah

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Ratusan siswa MAN 2 Kebumen mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar pihak madrasah bekerja sama dengan Puskesmas Kebumen I.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik sekaligus mendorong kesadaran menerapkan pola hidup sehat.

Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan selama tiga hari, Senin hingga Rabu (7–9 September 2026), dan diikuti murid kelas X hingga XII.

Berbagai pemeriksaan kesehatan dasar diberikan kepada siswa, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan hingga pemeriksaan mata, tekanan darah, gigi, telinga, serta gula darah.

Kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa saat pemeriksaan berlangsung.

Pihak madrasah juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana edukasi agar para siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.

Dalam kegiatan cek kesehatan gratis tersebut, siswa mendapatkan sejumlah pemeriksaan dasar.

Pengukuran tinggi dan berat badan dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik siswa, sementara pemeriksaan mata dan telinga berkaitan dengan fungsi indera yang turut menunjang aktivitas belajar.

Selain itu, siswa menjalani pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Pemeriksaan gigi juga menjadi bagian dari layanan kesehatan yang diberikan.

Dengan pemeriksaan tersebut, kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian dapat diketahui lebih awal.

Informasi mengenai hasil pemeriksaan juga dapat menjadi perhatian bagi siswa maupun pihak terkait apabila ditemukan kondisi yang memerlukan tindak lanjut.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti ini bukan hal baru bagi MAN 2 Kebumen.

Madrasah tersebut sebelumnya juga pernah menggelar skrining kesehatan dengan Puskesmas Kebumen I, termasuk pemeriksaan berat dan tinggi badan, tekanan darah, mata, telinga, serta gula darah.

Pembina Palang Merah Remaja (PMR) MAN 2 Kebumen, Suciati, mengatakan kegiatan pemeriksaan kesehatan kali ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Puskesmas Kebumen I.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi peserta didik secara lebih awal.

Dengan demikian, apabila terdapat kondisi kesehatan yang perlu diperhatikan, siswa maupun pihak terkait dapat mengambil langkah yang sesuai.

“Melalui pemeriksaan tersebut, kondisi kesehatan murid dapat diketahui lebih awal sehingga dapat menjadi perhatian bagi murid maupun pihak terkait,” ujar Suciati, Kamis (10/9).

Kerja sama antara madrasah dan puskesmas juga memberikan kemudahan karena siswa dapat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan di lingkungan sekolah.

Puskesmas Kebumen I sendiri memiliki program pemeriksaan kesehatan bagi anak usia sekolah.

Pada Agustus 2026, puskesmas tersebut juga mencatat kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Anak Sekolah sebagai bagian dari upaya mendukung generasi yang sehat dan berkualitas.

Suciati menilai pemeriksaan kesehatan di lingkungan madrasah tidak sebatas mengetahui kondisi fisik siswa.

Kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin peduli terhadap kesehatan.

Menurutnya, siswa perlu dibiasakan memahami kondisi tubuhnya sendiri dan menerapkan kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Pemeriksaan mata, misalnya, dapat membantu siswa mengetahui kondisi penglihatannya.

Hal tersebut menjadi penting karena kemampuan melihat dengan baik turut menunjang aktivitas belajar di kelas.

Sementara itu, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah merupakan bagian dari upaya mengetahui kondisi kesehatan tertentu secara lebih awal.

“Melalui pemeriksaan mata, misalnya, murid dapat mengetahui kondisi penglihatannya. Sementara pemeriksaan tekanan darah dan gula darah menjadi bagian dari upaya deteksi awal terhadap kondisi kesehatan tertentu,” kata Suciati.

Pemeriksaan kesehatan juga dapat meningkatkan kesadaran siswa bahwa kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan pendidikan.

Kondisi kesehatan siswa memiliki kaitan erat dengan aktivitas pembelajaran.

Siswa yang memiliki kondisi tubuh yang baik diharapkan dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih nyaman dan optimal.

Karena itu, perhatian terhadap kesehatan peserta didik tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga dapat didukung melalui lingkungan madrasah.

MAN 2 Kebumen berharap kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Pemeriksaan secara berkala diharapkan membantu madrasah memantau kondisi kesehatan siswa sekaligus memperkuat edukasi mengenai kebiasaan hidup sehat.

Upaya tersebut juga sejalan dengan kegiatan kesehatan yang sebelumnya dilakukan MAN 2 Kebumen bersama Puskesmas Kebumen I.

Dalam kegiatan skrining tahun 2025, pemeriksaan kesehatan juga disertai edukasi mengenai pola hidup sehat, kebersihan diri, dan pencegahan penyakit menular.

Bagi MAN 2 Kebumen, kegiatan cek kesehatan gratis menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kondisi peserta didik.

Pemeriksaan dilakukan untuk membantu memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan siswa sekaligus meningkatkan perhatian mereka terhadap kesehatan pribadi.

Suciati berharap kerja sama dengan Puskesmas Kebumen I dapat terus dilanjutkan sehingga pelayanan kesehatan bagi siswa dapat dilakukan secara berkala.

“Selain mendukung prestasi akademik, perhatian terhadap kesehatan menjadi bagian penting dalam membentuk murid yang memiliki kesiapan fisik dan mental. Murid pun diharapkan semakin sadar bahwa menjaga kesehatan merupakan investasi penting untuk menunjang aktivitas belajar dan masa depan,” paparnya.

Dengan adanya pemeriksaan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan dasar secara gratis, tetapi juga memperoleh pengalaman untuk lebih mengenali kondisi tubuhnya.

Pihak madrasah berharap kesadaran tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga pola makan, menjaga kebersihan diri, cukup beristirahat, hingga membiasakan aktivitas yang mendukung kebugaran.

Pada akhirnya, program pemeriksaan kesehatan di MAN 2 Kebumen diharapkan dapat menciptakan lingkungan madrasah yang lebih sehat dan nyaman.

Kesehatan siswa menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan karena kesiapan fisik dan mental dapat membantu peserta didik mengikuti pembelajaran serta mengembangkan potensi mereka secara optimal. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Kejar Three Peat

Aryna Sabalenka Rela Kehilangan Nomor 1 Dunia demi Three-Peat US Open 2026