BANYUMASEKSPRES.ID, LABUAN BAJO – Artis Jessica Mila tengah menjadi sorotan setelah mengunggah aktivitas liburan yang diduga berlangsung di Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Unggahan tersebut ramai diperbincangkan karena pada periode yang sama pelayanan pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo sempat ditutup akibat kondisi cuaca.
Sorotan publik muncul setelah sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan bagaimana rombongan artis dapat berada di kawasan tersebut ketika pelayanan pelayaran menuju sejumlah destinasi TNK sedang dibatasi.
Perbincangan itu kemudian berkembang di media sosial dan mendapat perhatian dari netizen maupun sejumlah pelaku usaha perjalanan wisata.
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo sebelumnya menerbitkan Maklumat Pelayaran Nomor 02/MP-VIII/2026 pada 7 Agustus 2026.
Dalam maklumat tersebut, pelayanan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dengan tujuan Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo ditutup sementara.
Penutupan pelayanan tersebut berlaku mulai 7 hingga 10 Agustus 2026. Kebijakan diambil dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran di wilayah perairan sekitar Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo.
Situasi tersebut kemudian dikaitkan dengan unggahan Jessica Mila yang memperlihatkan aktivitas liburannya.
Sejumlah pengguna media sosial menduga lokasi yang ditampilkan dalam unggahan tersebut merupakan kawasan Pulau Padar.
Namun, hingga munculnya sorotan tersebut, tidak terdapat informasi resmi yang menyatakan bahwa Jessica Mila melanggar aturan pelayaran atau memasuki kawasan yang ditutup secara ilegal.
Belum ada pula keterangan resmi mengenai moda transportasi yang digunakan rombongan maupun waktu pasti pengambilan gambar yang diunggah ke media sosial.
Sejumlah unggahan yang mempertanyakan keberadaan rombongan artis tersebut kemudian beredar di media sosial.
Salah satunya berasal dari akun X @bismillahyuk_ yang mempertanyakan mengapa Jessica Mila dan sejumlah artis lain diduga dapat berada di Pulau Padar ketika pemerintah memberlakukan pembatasan akibat cuaca buruk.
“Adanya larangan ke Pulau Padar & Komodo dari Pemerintah karena cuaca buruk & gelombang tinggi, eh kok Jessica Mila, MerdiOctav & dll kok bisa ya masuk ke sini?” tulis akun tersebut.
Pertanyaan serupa juga disampaikan akun @yogandflores. Akun tersebut mempertanyakan keberadaan rombongan Jessica Mila di Pulau Padar ketika pelayaran sedang ditutup karena faktor keselamatan.
Perbincangan tersebut kemudian memunculkan beragam komentar dari netizen.
Sebagian mempertanyakan konsistensi penerapan aturan pelayaran, sementara lainnya meminta agar informasi mengenai kondisi perjalanan rombongan artis tersebut tidak langsung disimpulkan sebelum terdapat penjelasan dari pihak terkait.
“Cuaca buruknya ternyata punya jalur khusus ya. Publik dilarang masuk, tapi kok ada yang tetap bisa sampai lokasi? Apa ini yang namanya jalur orang dalam atau memang ada prosedur khusus?” tulis salah satu komentar yang beredar di media sosial.
Sorotan juga datang dari pelaku usaha perjalanan wisata. Mereka mempertanyakan penerapan maklumat penutupan pelayaran karena aturan keselamatan berlaku untuk perjalanan menuju destinasi yang terdampak kondisi cuaca.
Di sisi lain, kondisi pelayaran menuju kawasan Taman Nasional Komodo kemudian mengalami perubahan.
KSOP Kelas III Labuan Bajo menerbitkan Maklumat Pelayaran Nomor 03/MP-VIII/2026 yang berisi pembukaan kembali pelayanan pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo.
Pembukaan kembali tersebut dilakukan setelah adanya perkembangan terbaru mengenai kondisi cuaca maritim.
Keputusan tersebut mengacu pada prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau, hasil pengamatan laut dari pos darat, serta laporan kapal yang berada di wilayah perairan tersebut.
“Menindaklanjuti perkembangan prakiraan cuaca maritim BMKG Stamar Tenau dan sesuai pengamatan laut dari pos darat serta laporan kapal-kapal lainnya, maka pelayanan SPB ke Taman Nasional Komodo dan sekitarnya dibuka kembali,” demikian keterangan yang diunggah melalui akun Instagram @djpl_ksoplabuanbajo.
Dengan diterbitkannya maklumat terbaru tersebut, pelayanan pelayaran menuju Pulau Padar dan Pelabuhan Komodo kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup sementara karena pertimbangan keselamatan.
Kontroversi mengenai liburan Jessica Mila pun perlu dilihat berdasarkan waktu dan kondisi perjalanan secara pasti.
Unggahan media sosial tidak selalu menunjukkan waktu pengambilan gambar secara langsung sehingga diperlukan informasi lebih lanjut untuk memastikan kapan aktivitas tersebut berlangsung.
Kasus ini sekaligus menjadi perhatian terhadap pentingnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan pelayaran di kawasan wisata.
Taman Nasional Komodo menjadi salah satu destinasi wisata populer sehingga kondisi cuaca dan keselamatan perjalanan menjadi faktor penting bagi wisatawan maupun operator kapal.
Bagi wisatawan yang hendak mengunjungi Pulau Padar dan destinasi lain di kawasan Taman Nasional Komodo, informasi mengenai kondisi cuaca dan status pelayanan pelayaran menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Keputusan pembukaan atau penutupan pelayaran dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi laut.
Sementara itu, sorotan terhadap Jessica Mila masih berkembang di media sosial. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi yang menyatakan adanya pelanggaran oleh Jessica Mila terkait maklumat pelayaran tersebut.
Karena itu, dugaan yang beredar di media sosial masih perlu dibedakan dari fakta yang telah dikonfirmasi oleh pihak berwenang. (*/stch/dda)














