Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Jessica Iskandar Bantah Dukung Sarwendah dalam Konflik dengan Ruben Onsu
Komda Majenang Sosialisasikan Literasi Digital untuk Perkuat Kualitas Pendidikan

Komda Majenang Sosialisasikan Literasi Digital untuk Perkuat Kualitas Pendidikan

Komda Majenang Dorong Literasi DigitalKomda Majenang Dorong Literasi Digital
PENGARAHAN : Ketua Komda Majenang memberikan pengarahan terkait pentingnya media digital di dunia pendidikan

BANYUMASEKSPRES.ID, MAJENANG – Transformasi digital terus membawa perubahan dalam dunia pendidikan.

Pemanfaatan media digital kini tidak hanya menjadi pelengkap dalam proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat literasi digital peserta didik.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Ketua Komda Majenang Kabupaten Cilacap, Kasmiyana S SPdMat MPd.

Ia memberikan sosialisasi mengenai pentingnya media digital sebagai bagian dari penguatan literasi di lingkungan pendidikan.

Kegiatan tersebut digelar di Gedung SMP Negeri 1 Majenang dan diikuti seluruh kepala SMP yang tergabung dalam Komda Majenang.

Sosialisasi dilakukan sebagai salah satu upaya meningkatkan kompetensi digital di lingkungan sekolah, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Dalam kegiatan tersebut, Kasmiyana menjelaskan perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar terhadap proses pembelajaran.

Guru tidak lagi hanya dituntut mampu menyampaikan materi secara konvensional, tetapi juga perlu memahami cara memanfaatkan berbagai media digital secara efektif.

Menurut Kasmiyana, penggunaan media digital dalam pembelajaran dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi guru dan murid untuk mengembangkan kreativitas.

Teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk mendorong kolaborasi serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Namun, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tidak cukup hanya dengan kemampuan menggunakan perangkat digital.

Guru dan peserta didik juga perlu memahami bagaimana menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

“Transformasi digital bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi bagaimana kita mampu memanfaatkannya untuk menciptakan pembelajaran yang lebih berkualitas,” kata Kasmiyana.

Karena itu, literasi digital menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki insan pendidikan.

Kemampuan tersebut mencakup keterampilan menggunakan teknologi sekaligus kemampuan memahami, memilih, dan menyaring informasi yang diperoleh melalui media digital.

Kasmiyana juga menyoroti pentingnya etika dalam bermedia digital. Perkembangan teknologi membuat informasi dapat tersebar dengan cepat sehingga peserta didik perlu dibekali kemampuan membedakan informasi yang benar dan tidak benar.

Kemampuan menyaring informasi menjadi semakin penting di tengah banyaknya konten yang beredar di internet.

Guru memiliki peran penting untuk memberikan pemahaman kepada murid mengenai bahaya hoaks, penyalahgunaan teknologi, hingga perilaku yang tidak bertanggung jawab di ruang digital.

Selain menjadi pengajar, guru juga diharapkan dapat menjadi contoh dalam penggunaan media digital.

Sikap tersebut penting karena peserta didik tidak hanya belajar mengenai materi pelajaran, tetapi juga dapat meniru cara guru menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

“Sehingga peserta didik tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, etika, dan tanggung jawab dalam ruang digital,” ujar Kasmiyana.

Menurutnya, penggunaan media digital yang tepat dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Teknologi dapat menjadi sarana untuk memperluas sumber belajar sekaligus membantu guru menciptakan metode pembelajaran yang lebih kreatif.

Meski demikian, transformasi digital di sekolah tetap membutuhkan kesiapan dari seluruh pihak.

Guru, kepala sekolah, dan peserta didik perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai manfaat sekaligus risiko penggunaan teknologi dalam pendidikan.

Sosialisasi yang dilakukan Komda Majenang diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkuat budaya literasi digital di lingkungan sekolah.

Dengan kompetensi digital yang semakin baik, sekolah diharapkan mampu mengikuti perubahan teknologi tanpa mengesampingkan karakter dan etika peserta didik.

Kasmiyana berharap peningkatan literasi digital dapat mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih adaptif.

Sekolah tidak hanya dituntut mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.

Pada akhirnya, penguatan literasi digital di dunia pendidikan diharapkan mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

Kemampuan menggunakan teknologi secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab menjadi bekal penting bagi peserta didik di tengah perkembangan era digital yang terus berlangsung. (tt/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Dituding Dukung Sarwendah

Jessica Iskandar Bantah Dukung Sarwendah dalam Konflik dengan Ruben Onsu