Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Afgan Tampil Memukau di Konser Retrospektif Meski Sempat Kehilangan Suara Akibat GERD

Kehabisan Suara Jelang KonserKehabisan Suara Jelang Konser
Afgan

BANYUMASEKSPRES.ID, Penyanyi ternama Afgan sukses menggelar konser bertajuk Retrospektif: The Concert sebagai perayaan hampir dua dekade perjalanan kariernya di industri musik Indonesia.

Konser yang berlangsung pada Sabtu (18/7/2026) itu menjadi momen spesial bagi Afgan untuk mengenang perjalanan bermusiknya sekaligus menyuguhkan penampilan terbaik di hadapan para penggemar.

Bekerja sama dengan Seven Star Production, konser tersebut menghadirkan deretan lagu populer yang telah mengiringi perjalanan karier Afgan selama bertahun-tahun.

Beberapa lagu yang dibawakan antara lain Sampai Jumpa, Kacamata, Sadis, Terima Kasih Cinta, Silakan, Sebentar, serta sejumlah lagu favorit lainnya yang disambut meriah oleh ribuan penonton.

Di tengah penampilannya, Afgan menyempatkan diri berbagi cerita mengenai tantangan besar yang dihadapinya menjelang konser.

Penyanyi berusia 37 tahun itu mengaku sempat mengalami kondisi kesehatan yang cukup serius hingga membuatnya kehilangan suara.

Menurut Afgan, sekitar dua pekan sebelum konser digelar, ia sama sekali tidak bisa berbicara.

Kondisi tersebut membuat dirinya khawatir karena waktu menuju hari pertunjukan semakin dekat.

“Persiapan konser ini merupakan hal yang paling rollercoaster yang pernah saya lakuin, karena jujur dua minggu yang lalu saya kehilangan suara saya, enggak bisa ngomong sama sekali,” ungkap Afgan di hadapan para penonton.

Ia menjelaskan bahwa proses pemulihan berlangsung sangat menegangkan. Suaranya baru benar-benar pulih beberapa hari sebelum konser dimulai.

“Saya baru benar-benar bisa nyanyi itu hari Rabu, konsernya hari Sabtu,” ujarnya.

Afgan kemudian mengungkap penyebab utama hilangnya suara tersebut. Ia mengalami serangan GERD yang memicu naiknya asam lambung, kemudian disertai infeksi sinus sehingga kondisi pita suaranya terganggu dari dua sisi sekaligus.

“Prosesnya luar biasa menyeramkan. Jadi tiba-tiba GERD naik, sinus infection, jadi suara saya diserang dari bawah dan dari atas,” jelasnya.

Meski sempat diliputi rasa cemas, Afgan bersyukur proses pemulihan berjalan dengan baik sehingga dirinya tetap dapat tampil maksimal pada malam konser.

Ia juga mengaku mendapat dukungan penuh dari keluarga yang selalu mendampinginya selama masa pemulihan.

Di hadapan penonton, Afgan menyampaikan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya yang selalu memberikan perhatian ketika dirinya jatuh sakit.

Dengan nada bercanda, ia bahkan menceritakan bagaimana sang ayah dan ibu datang membawa infus ke rumah.

“Saya juga mau memberikan terima kasih kepada orang tua saya. Mereka dari kemarin bantuin saya lagi sakit. Mama Papa datang ke rumah bawa infus, gratis soalnya dokternya,” ucap Afgan yang langsung disambut tawa penonton.

Selain membawakan lagu-lagu andalannya, konser Retrospektif juga semakin istimewa dengan hadirnya sejumlah musisi Indonesia sebagai bintang tamu.

Afgan berkolaborasi bersama Petra Sihombing dalam lagu Tak Ada Rencana (Kujatuh Cinta) yang menghadirkan nuansa hangat dan romantis.

Tak hanya itu, Mahalini turut naik ke atas panggung untuk menyanyikan lagu Sadis, sementara diva Indonesia Krisdayanti menghadirkan penampilan spesial melalui medley lagu Kepastian, Kamu yang Ku Tunggu, Percayalah, dan Ada.

Kolaborasi lintas generasi tersebut menjadi salah satu momen yang paling mendapat apresiasi dari para penggemar.

Konser Retrospektif juga menjadi bagian dari promosi album Retrospektif yang telah dirilis Afgan pada November 2025.

Album tersebut berisi 10 lagu yang menggambarkan perjalanan musikal sekaligus perkembangan karakter bermusiknya selama hampir 20 tahun berkarya.

Melalui konser ini, Afgan tidak hanya merayakan pencapaiannya di industri musik, tetapi juga menunjukkan dedikasi dan profesionalisme sebagai seorang penyanyi.

Meski sempat kehilangan suara akibat gangguan kesehatan, ia tetap berusaha memberikan penampilan terbaik bagi para penggemarnya.

Perjalanan yang penuh tantangan tersebut menjadi bukti bahwa di balik kesuksesan sebuah konser besar terdapat perjuangan panjang, kerja keras, dan dukungan dari keluarga maupun tim yang selalu mendampingi.

Konser Retrospektif: The Concert pun menjadi salah satu penampilan paling berkesan dalam perjalanan karier Afgan sekaligus mempertegas eksistensinya sebagai salah satu penyanyi papan atas Indonesia. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Strategi Menghadapi Pelanggan yang Berutang pada Usaha Kecil

Tips Menghadapi Pelanggan yang Berutang Tanpa Mengganggu Cash Flow Bisnis

Berita Selanjutnya
Yogyakartas Purwokerto Ganti Nama Kemasan Keren

Kemasan Keren Perluas Layanan Packaging dan ATK Custom, Siap Bantu UMKM Naik Kelas