BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 mulai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kebumen.
Salah satu penerima bantuan, Marpungah, warga Desa Tlogowulung, Kecamatan Alian, kini dapat menempati rumah yang lebih layak setelah rumah lamanya direhabilitasi melalui program tersebut.
Sebelumnya, rumah yang dihuni Marpungah bersama anak dan cucunya berada dalam kondisi memprihatinkan.
Bangunan berdinding papan kayu dengan struktur yang sudah rapuh membuat rumah tersebut kurang aman dan nyaman untuk ditempati.
Berkat bantuan BSPS, rumah itu kini telah berubah menjadi hunian yang lebih kokoh dan layak.
Kecamatan Alian menjadi salah satu wilayah yang kembali menerima pencairan dana BSPS tahun ini.
Penyaluran bantuan ditandai dengan penyerahan buku tabungan kepada para penerima manfaat di sejumlah desa.
Berdasarkan data, Desa Wonokromo memperoleh alokasi bantuan untuk 17 penerima manfaat, Desa Kaliputih sebanyak 21 penerima, sedangkan Desa Tlogowulung menerima bantuan bagi 12 keluarga.
Usai menghadiri panen raya bawang merah di Desa Tlogowulung pada Jumat (24/7/2026), Bupati Kebumen Hj Lilis Nuryani menyempatkan diri meninjau langsung pembangunan rumah-rumah penerima bantuan BSPS.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus melihat secara langsung hasil rehabilitasi rumah warga yang telah menerima bantuan dari pemerintah.
Di Desa Tlogowulung, pelaksanaan BSPS dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, dua rumah menjadi prioritas pembangunan, termasuk rumah milik Marpungah yang kini telah selesai direhabilitasi.
Marpungah mengaku sangat bersyukur karena akhirnya memiliki rumah yang lebih layak.
Ia mengaku sebelumnya tidak memiliki kemampuan finansial untuk memperbaiki rumahnya secara mandiri.
“Nggih, alhamdulillah, bersyukur sangat. Kalau belum dapat bantuan, kondisi rumah kami sebelumnya sangat memprihatinkan dan belum sanggup memperbaikinya sendiri,” ungkap Marpungah.
Selain kondisi bangunan yang sudah rapuh, area teras rumah sebelumnya juga belum tertata dengan baik dan dipenuhi tumpukan batu serta tanaman liar.
Kini, kondisi rumah menjadi jauh lebih aman dan nyaman bagi seluruh anggota keluarganya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program BSPS yang dinilai mampu membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang layak.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang telah memberikan dukungan kepada Kabupaten Kebumen melalui program tersebut.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Kebumen ada di Desa Tlogowulung, Kecamatan Alian. Kehadiran kami di sini untuk meninjau rumah tidak layak huni. Alhamdulillah, sudah jadi ya. Ini adalah bantuan dari Kementerian PKP. Dan alhamdulillah, Tlogowulung ini dapat bantuan dari Kementerian PKP ada 12 bantuan. Kami dari Pemerintah Kabupaten Kebumen mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PKP yang telah membantu Kabupaten Kebumen,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap sinergi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian PKP dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak rumah tidak layak huni yang dapat direhabilitasi.
Melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, masyarakat berpenghasilan rendah tidak hanya memperoleh bantuan untuk memperbaiki tempat tinggal, tetapi juga mendapatkan kesempatan meningkatkan kualitas hidup melalui hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman.
Program ini diharapkan terus menjadi salah satu solusi dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Kebumen sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (mam/stch/dda)














