BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Sebanyak 88 tim dari 33 Sekolah Sepak Bola (SSB) berbagai daerah ambil bagian dalam Turnamen Piala Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara yang resmi digelar di Lapangan Binorong, Sabtu (25/7/2026).
Kompetisi yang berlangsung hingga 16 Agustus 2026 tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga difokuskan sebagai sarana pembinaan pemain sepak bola usia dini.
Turnamen perdana ini mendapat sambutan antusias dari peserta yang datang dari sejumlah kabupaten di Jawa Tengah.
Selain Banjarnegara sebagai tuan rumah, peserta juga berasal dari Temanggung, Parakan, Kebumen, Gombong, Wonosobo, Sokaraja, hingga Purbalingga.
Kehadiran puluhan SSB tersebut menunjukkan tingginya minat terhadap kompetisi usia muda yang menjadi salah satu fondasi pembinaan sepak bola nasional.
Ketua Panitia, Amin, mengatakan penyelenggaraan Piala Ketua DPRD Banjarnegara diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial.
Menurutnya, semakin sering pemain muda mengikuti kompetisi, semakin banyak pengalaman bertanding yang mereka peroleh sehingga perkembangan kemampuan mereka akan lebih cepat.
“Harapan kami turnamen ini bisa berjalan lancar dan berkelanjutan. Ini merupakan penyelenggaraan perdana Piala Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara. Semoga ke depan bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Turnamen mempertandingkan enam kelompok usia, yakni U-9, U-10, U-11, U-12, U-13, dan U-15.
Pembagian kelompok umur tersebut dilakukan agar setiap pemain dapat berkompetisi dengan lawan yang sepadan sehingga proses pembinaan berjalan lebih efektif.
Amin menegaskan bahwa tujuan utama turnamen bukan semata-mata mengejar prestasi.
Kompetisi ini juga menjadi media untuk membentuk karakter, menanamkan nilai sportivitas, meningkatkan disiplin, serta melatih mental bertanding anak-anak sejak usia dini.
Selain itu, kegiatan olahraga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan telepon genggam dengan mengarahkan mereka pada aktivitas yang lebih positif.
Tidak hanya memberikan manfaat bagi dunia olahraga, penyelenggaraan turnamen juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Lebih dari 40 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membuka lapak di sekitar arena pertandingan untuk melayani kebutuhan pemain, ofisial, pendamping, maupun penonton yang hadir setiap hari selama kompetisi berlangsung.
Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara, Slamet, mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut.
Menurutnya, kompetisi yang digelar secara rutin akan menjadi bagian penting dalam sistem pembinaan atlet daerah sekaligus membuka peluang lahirnya pesepak bola berbakat yang mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi.
Ia menilai olahraga merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan daerah.
Dengan pembinaan yang berkesinambungan sejak usia dini, Banjarnegara diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai ajang.
“Kalau kita ingin mewujudkan Banjarnegara yang maju dan masyarakat yang sejahtera, maka semua elemen harus berkarya sesuai bidangnya masing-masing. Olahraga menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk mewujudkan hal tersebut,” pungkas Slamet.
Melalui penyelenggaraan Turnamen Piala Ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara, pemerintah daerah bersama para pegiat sepak bola berharap tercipta ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.
Selain menjadi wadah kompetisi bagi pemain muda, ajang ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat budaya olahraga di tengah masyarakat. (jud/stch/dda)














