Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Repatriasi Aset Tax Amnesty Dipantau Ketat, PPATK Siap Telusuri Aliran Dana
Ezzar dan Almaqhvira Raih Gelar Kakang Mbekayu Banjarnegara 2026, Siap Bersaing di Tingkat Provinsi

Ezzar dan Almaqhvira Raih Gelar Kakang Mbekayu Banjarnegara 2026, Siap Bersaing di Tingkat Provinsi

Ezzar dan Almaqhvira Siap Melaju ke JatengEzzar dan Almaqhvira Siap Melaju ke Jateng
PEMENANG: Grand final pemilihan kakang mbekayu duta wisata Kabupaten Banjarnegara Tahun 2026 di Golden Ballroom Surya Yudha Hotel

BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Ezzar Handika dan Almaqhvira Ramadani resmi dinobatkan sebagai Kakang dan Mbekayu Banjarnegara 2026 setelah berhasil menjadi yang terbaik pada Grand Final Pemilihan Kakang Mbekayu Duta Wisata Kabupaten Banjarnegara.

Malam puncak pemilihan tersebut digelar di Golden Ballroom Surya Yudha Hotel, Sabtu (25/7/2026), dan diikuti oleh puluhan finalis terbaik dari berbagai wilayah di Kabupaten Banjarnegara.

Keberhasilan Ezzar dan Almaqhvira mengantarkan keduanya menjadi wakil resmi Kabupaten Banjarnegara pada ajang Mas dan Mbak Duta Wisata Jawa Tengah.

Mereka diharapkan mampu membawa nama daerah sekaligus mempromosikan potensi wisata, budaya, dan ekonomi kreatif Banjarnegara di tingkat provinsi.

Pemilihan Kakang dan Mbekayu tahun ini diikuti oleh 30 finalis yang terdiri atas 15 peserta putra atau Kakang dan 15 peserta putri atau Mbekayu.

Seluruh peserta sebelumnya telah mengikuti rangkaian seleksi dan masa karantina yang menjadi bagian penting dalam proses penilaian.

Panitia menerapkan sejumlah indikator dalam menentukan pemenang.

Penilaian tidak hanya didasarkan pada penampilan fisik, tetapi juga meliputi aspek brain, beauty, behavior, bravery, serta performa peserta selama mengikuti seluruh tahapan karantina dan pembekalan.

Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali yang hadir sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Banjarnegara sekaligus juri kehormatan mengatakan, peran Kakang dan Mbekayu jauh lebih besar daripada sekadar menjadi ikon pariwisata.

Menurutnya, para pemenang harus mampu menjadi generasi muda yang kreatif, inovatif, serta memiliki karakter kuat dalam memperkenalkan potensi daerah.

“Kalian adalah putra-putri terbaik pilihan. Jadilah mitra strategis pemerintah dalam mengemas potensi pariwisata dan subsektor ekonomi kreatif agar berdaya saing global tanpa kehilangan jati diri dan budaya sendiri,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Kakang dan Mbekayu merupakan representasi Kabupaten Banjarnegara yang memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan destinasi wisata, melestarikan budaya lokal, sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurut Wakhid, perkembangan sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu menyampaikan potensi daerah secara kreatif melalui berbagai media dan kegiatan promosi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, mengatakan bahwa pemilihan Kakang dan Mbekayu merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam memperkuat promosi pariwisata.

Melalui keterlibatan generasi muda, promosi destinasi wisata diharapkan menjadi lebih inovatif dan mampu menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Ia menilai para finalis tidak hanya dibekali pengetahuan mengenai destinasi wisata, tetapi juga pemahaman tentang budaya, ekonomi kreatif, komunikasi publik, hingga kemampuan membangun citra positif Kabupaten Banjarnegara.

Pada malam grand final, posisi Juara II berhasil diraih oleh Khalilul Fahmi dan Stefany Revaline. Sementara Juara III ditempati Raihan Rezza Febrian dan Sevilla Kareli.

Seluruh pemenang memperoleh apresiasi atas kemampuan dan dedikasi mereka selama mengikuti seluruh rangkaian pemilihan.

Sebagai Kakang dan Mbekayu Banjarnegara 2026, Ezzar Handika dan Almaqhvira Ramadani akan menjalankan berbagai program promosi pariwisata, menghadiri kegiatan resmi pemerintah daerah, serta menjadi duta yang memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan produk ekonomi kreatif Banjarnegara kepada masyarakat yang lebih luas.

Keikutsertaan mereka pada ajang Duta Wisata Jawa Tengah juga diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai destinasi unggulan Banjarnegara di tingkat provinsi.

Dengan bekal pengetahuan, kemampuan komunikasi, dan pengalaman selama proses seleksi, keduanya diharapkan mampu memberikan prestasi sekaligus membawa citra positif Kabupaten Banjarnegara di tingkat yang lebih tinggi. (jud/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Peserta Tax Amnesty Bakal Diawasi Ketat

Repatriasi Aset Tax Amnesty Dipantau Ketat, PPATK Siap Telusuri Aliran Dana