Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Ezzar dan Almaqhvira Raih Gelar Kakang Mbekayu Banjarnegara 2026, Siap Bersaing di Tingkat Provinsi
BAZNAS Kebumen Salurkan Dana ZIS 1,56 Miliar kepada 3.032 Penerima Manfaat

BAZNAS Kebumen Salurkan Dana ZIS 1,56 Miliar kepada 3.032 Penerima Manfaat

BAZNAS Salurkan Rp1,5 Miliar untuk 3.032 MustahiqBAZNAS Salurkan Rp1,5 Miliar untuk 3.032 Mustahiq
SALURKAN: Suasana penyaluran ana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp1.562.260.678

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen kembali menyalurkan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) kepada ribuan masyarakat yang membutuhkan.

Kali ini, total dana yang disalurkan mencapai Rp1.562.260.678 dan diberikan kepada 3.032 penerima manfaat di wilayah Kabupaten Kebumen.

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Karanganyar pada Jumat (24/7/2026).

Program ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kebumen dalam mendistribusikan dana zakat secara tepat sasaran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen, Drs. Mahmud Fauzi, M.Si, menjelaskan bahwa penyaluran kali ini difokuskan untuk wilayah Rayon II, yang meliputi enam kecamatan, yakni Karanganyar, Karanggayam, Sruweng, Klirong, Petanahan, dan Puring.

Menurutnya, seluruh dana yang dihimpun dari para muzakki didistribusikan melalui lima program utama BAZNAS Kebumen.

Program tersebut meliputi BAZNAS Kebumen Sehat, BAZNAS Kebumen Cerdas, BAZNAS Peduli, BAZNAS Taqwa, dan Kebumen Makmur.

Kelima program tersebut dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari bantuan kesehatan hingga penguatan ekonomi keluarga.

Mahmud Fauzi menjelaskan bahwa alokasi anggaran terbesar pada penyaluran kali ini difokuskan pada program bedah rumah, bantuan pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi produktif.

Ketiga sektor tersebut dinilai mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.

Selain memberikan bantuan konsumtif, BAZNAS juga terus mengembangkan program pemberdayaan agar masyarakat penerima bantuan dapat menjadi lebih mandiri secara ekonomi.

Melalui bantuan usaha produktif, penerima diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan secara bertahap keluar dari kondisi ekonomi yang sulit.

Mahmud Fauzi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat, aparatur pemerintah, organisasi perangkat daerah (OPD), satuan kerja, hingga badan usaha yang selama ini telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kebumen.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak, Ibu, saudara, dan pimpinan OPD, satuan kerja, dan badan usaha yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infaq, dan shodaqoh-nya melalui BAZNAS Kabupaten Kebumen. Insyaallah, kami akan selalu amanah dalam mengelola,” ujar Mahmud Fauzi.

Keberadaan program BAZNAS tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Salah satu penerima bantuan, Sodri, warga Desa Kalisari, Kecamatan Rowokele, mengaku sangat bersyukur setelah menerima bantuan kaki palsu dari BAZNAS Kebumen.

Sebelumnya, kaki palsu yang digunakannya telah mengalami kerusakan selama kurang lebih lima tahun sehingga aktivitas sehari-harinya menjadi terbatas.

Dengan bantuan tersebut, Sodri berharap dapat kembali menjalankan berbagai kegiatan secara lebih normal dan produktif.

Kisah Sodri menjadi salah satu contoh bagaimana dana zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.

Bantuan alat kesehatan seperti kaki palsu memungkinkan penyandang disabilitas kembali bekerja, beraktivitas, dan menjalani kehidupan secara lebih mandiri.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap kinerja BAZNAS Kabupaten Kebumen dalam mengelola dana umat.

Menurutnya, penyaluran zakat yang dilakukan secara profesional dapat menjadi instrumen penting dalam mengurangi angka kemiskinan sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Bupati menekankan pentingnya menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam setiap proses pengelolaan dana zakat.

Dengan pengelolaan yang baik, kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS diyakini akan terus meningkat sehingga potensi penghimpunan zakat juga semakin besar.

Semakin banyak dana zakat yang berhasil dihimpun, semakin luas pula jangkauan program sosial dan pemberdayaan yang dapat dilaksanakan.

Hal tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kabupaten Kebumen.

Melalui penyaluran dana ZIS senilai lebih dari Rp1,56 miliar kepada 3.032 penerima manfaat, BAZNAS Kabupaten Kebumen kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai lembaga pengelola zakat yang tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program kesehatan, pendidikan, keagamaan, pemberdayaan ekonomi, serta perbaikan rumah layak huni.

Dengan dukungan para muzakki dan pemerintah daerah, program-program tersebut diharapkan terus berkembang dan mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Kebumen. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Ezzar dan Almaqhvira Siap Melaju ke Jateng

Ezzar dan Almaqhvira Raih Gelar Kakang Mbekayu Banjarnegara 2026, Siap Bersaing di Tingkat Provinsi