BANYUMASEKSPRES.ID, PEMALANG – Kabar duka menyelimuti keluarga besar jemaah haji asal Kabupaten Pemalang. Seorang jemaah bernama Toisah binti Narbun meninggal dunia di tanah suci pada Rabu (21/5/2025) pukul 17.43 waktu Arab Saudi.
Perempuan berusia 58 tahun itu tercatat sebagai jemaah haji yang tergabung dalam kloter SOC 18.
Toisah merupakan warga Jalan Kepodang 50 Widuri RT 3 RW 3 Kecamatan Pemalang. Kepergiannya menjadi kehilangan besar, tak hanya bagi keluarga, namun juga bagi sesama jemaah haji yang sempat bersamanya dalam rombongan ibadah suci tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pemalang, Sarif Hidayat, menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam melalui unggahan resmi di akun Instagram Kemenag Pemalang.
“Semoga almarhumah husnul khotimah, amal ibadahnya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis Sarif.
Kabar meninggalnya Toisah menambah jumlah jemaah haji asal Pemalang yang wafat selama menjalani ibadah haji tahun ini menjadi dua orang.
Sebelumnya, pada Jumat (16/5/2025) pukul 03.23 waktu Arab Saudi, seorang jemaah pria bernama Karnadi bin Tiwan juga dikabarkan wafat.
Karnadi yang berusia 73 tahun berasal dari Dusun 03 Wonokromo, RT 20 RW 6, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang.
Ia tergabung dalam kloter SOC 20, berbeda dengan Toisah yang masuk dalam kloter lebih awal. Meskipun berasal dari lokasi yang berbeda dan kloter yang berbeda pula, duka yang ditinggalkan terasa serupa.
Kehilangan dua jemaah haji dalam waktu yang berdekatan menjadi pengingat akan beratnya perjalanan spiritual ini, terutama bagi jemaah lanjut usia yang perlu kesiapan fisik dan mental yang ekstra.
Menurut informasi yang dihimpun dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Pemalang, total jemaah haji asal Pemalang tahun 2025 ini mencapai 639 orang. Mereka diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang, yakni kloter 18, 19, dan 20, seluruhnya berada di bawah embarkasi SOC (Solo).
Sebelum keberangkatan, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro turut hadir dan memberikan pesan penting kepada para jemaah.
Dalam acara pelepasan calon jemaah haji Pemalang yang digelar pada Senin (5/5/2025), ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan, kekompakan, dan kesehatan selama menjalani ibadah di tanah suci.
“Harapan kami Bapak Ibu Jamaah Calon Haji dalam kondisi sehat wal afiat sehingga bisa saling bahu-membahu dan tolong-menolong sesama Jamaah Haji dan InsyaAllah ibadah akan menjadi ringan dan berjalan lancar,” ujar Anom.
Sayangnya, meski semua persiapan telah dilakukan dengan maksimal, faktor kesehatan tetap menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan ibadah haji. Apalagi suhu ekstrem di Arab Saudi serta aktivitas ibadah yang padat kerap menjadi ujian berat bagi para jemaah, khususnya lansia.
Pemerintah daerah bersama Kemenag terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan petugas haji Indonesia di Arab Saudi untuk memastikan seluruh jemaah dalam kondisi baik dan mendapatkan pelayanan yang layak. Dukungan moril dan spiritual juga terus disalurkan, terutama bagi keluarga jemaah yang telah mendahului.
Hingga kini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai prosesi pemakaman kedua jemaah yang wafat.
Namun sesuai ketentuan, jemaah haji yang meninggal dunia di tanah suci akan dimakamkan di Arab Saudi, yang menjadi ladang pahala abadi bagi mereka yang berpulang dalam perjalanan suci ini. (*/stch)
















