Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

8 Siswa MAN 2 Kebumen Lolos OMI 2026, Siap Berlaga di Tingkat Jawa Tengah

8 Siswa MAN 2 Maju Tingkat Jateng8 Siswa MAN 2 Maju Tingkat Jateng
LOLOS: Sebanyak 8 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 siap mewakili Kabupaten Kebumen dalam ajang Olimpiade Muslim Indonesia (OMI) 2026

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kebumen.

Sebanyak delapan siswa madrasah tersebut dinyatakan lolos seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Kebumen dan berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Kedelapan siswa tersebut berhasil lolos setelah mengikuti seleksi OMI 2026 tingkat Kabupaten Kebumen yang digelar di MAN 1 Kebumen pada Senin (7/9/2026).

Pengumuman hasil seleksi kemudian disampaikan pada 12 September 2026.

OMI 2026 tingkat Kabupaten Kebumen menjadi bagian dari proses penjaringan talenta akademik dari berbagai madrasah dan sekolah.

Pada jenjang MA/SMA, kompetisi tahun ini mencakup enam bidang, yakni Matematika, Geografi, Ekonomi, Fisika, Biologi, dan Kimia. Secara keseluruhan, terdapat 233 peserta jenjang MA/SMA yang mengikuti kompetisi tersebut.

Bagi MAN 2 Kebumen, keberhasilan delapan siswa melaju ke tingkat provinsi menjadi capaian tersendiri sekaligus motivasi untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang lebih ketat.

Kepala MAN 2 Kebumen, H Akhmad Taukhid, membenarkan bahwa delapan siswanya dinyatakan lolos seleksi OMI 2026 tingkat Kabupaten Kebumen.

Kedelapan siswa tersebut berasal dari sejumlah bidang keilmuan. Mereka adalah:

Naufal Yusuf Mubarok – Juara 1 bidang Ekonomi.

Kaniya Azzahra – bidang Geografi.

Zidny Annisa Latif – bidang Matematika.

Fardan Dzaki Mubarok – bidang Biologi.

Rizki Aditya Pratama – bidang Ekonomi.

Muhamad Yusuf Farhan – bidang Kimia.

Akhmad Fahri – bidang Fisika.

Fatiya Hafidzoturrahmah – bidang Kimia.

Akhmad Taukhid mengatakan pihak sekolah menerima hasil pengumuman setelah pelaksanaan seleksi tingkat kabupaten.

Dari hasil tersebut, delapan siswa MAN 2 Kebumen dipastikan memperoleh kesempatan untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Alhamdulillah, selamat dan sukses untuk murid MAN 2 Kebumen, murid berprestasi, semoga kemenangan ini terus memberikan motivasi,” ujar Akhmad Taukhid.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian bagi siswa secara individu.

Prestasi tersebut juga menjadi kebanggaan bagi madrasah dan Kabupaten Kebumen.

Meski telah berhasil melewati seleksi tingkat kabupaten, Akhmad Taukhid mengingatkan bahwa perjalanan para siswa masih panjang.

Mereka kini harus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat Jawa Tengah.

Persaingan di tingkat provinsi tentu akan lebih ketat karena para siswa terbaik dari berbagai kabupaten dan kota akan bertemu dalam satu kompetisi.

Karena itu, persiapan akademik dan mental menjadi bagian penting yang perlu dilakukan para peserta.

Pihak madrasah pun memberikan dukungan agar delapan siswa tersebut dapat mempertahankan semangat belajar dan meningkatkan kemampuan di bidang masing-masing.

Akhmad Taukhid berharap prestasi yang diraih pada tingkat kabupaten tidak membuat para siswa cepat berpuas diri.

Sebaliknya, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi pemicu untuk terus belajar dan memberikan hasil terbaik pada tahapan berikutnya.

“Bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan tentang bagaimana semangat menuntut ilmu dan kerja keras ini menjadi bagian dari ibadah serta kebanggaan bagi madrasah dan daerah,” ujarnya.

OMI 2026 merupakan ajang kompetisi yang menjadi ruang bagi siswa madrasah untuk menunjukkan kemampuan dan potensi akademiknya.

Di Kabupaten Kebumen, pelaksanaan OMI 2026 tingkat kabupaten diikuti ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen mencatat total 865 peserta mengikuti OMI 2026 tingkat kabupaten dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA.

Pada jenjang MA/SMA terdapat 233 peserta yang berkompetisi dalam enam bidang ilmu.

Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menentukan siswa terbaik. OMI juga menjadi bagian dari upaya menemukan serta mengembangkan talenta siswa madrasah agar dapat bersaing pada jenjang yang lebih tinggi.

Kemenag Kebumen menyebut peserta terbaik diharapkan memperoleh pembinaan lanjutan sehingga mampu melanjutkan perjuangan dari tingkat kabupaten menuju provinsi hingga nasional.

Dengan demikian, keberhasilan delapan siswa MAN 2 Kebumen menjadi bagian dari proses panjang pembinaan talenta akademik di lingkungan madrasah.

Setelah dinyatakan lolos ke tingkat Jawa Tengah, target berikutnya tentu adalah meraih hasil maksimal pada kompetisi tingkat provinsi.

Jika berhasil menjadi yang terbaik di tingkat tersebut, para siswa berpeluang melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.

MAN 2 Kebumen sendiri memiliki rekam jejak prestasi pada OMI. Pada OMI 2025, dua siswa MAN 2 Kebumen berhasil meraih juara pertama tingkat Provinsi Jawa Tengah dan berhak melaju ke tingkat nasional.

Keduanya adalah Muhammad Sutejo di bidang Kimia dan Andri Akmal Akhsan di bidang Ekonomi Terintegrasi.

Capaian tersebut menjadi modal motivasi bagi siswa MAN 2 Kebumen yang berlaga pada OMI 2026.

Prestasi para senior dapat menjadi inspirasi sekaligus dorongan agar generasi berikutnya mampu mencatat hasil serupa atau bahkan lebih baik.

Untuk mencapai target tersebut, para siswa membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Selain pembinaan dari guru dan madrasah, dukungan keluarga juga penting agar siswa dapat menjalani persiapan dengan baik.

Pihak MAN 2 Kebumen turut meminta doa dan dukungan dari orang tua siswa, alumni, serta masyarakat Kabupaten Kebumen.

Dukungan tersebut diharapkan dapat menambah motivasi delapan siswa yang akan membawa nama madrasah sekaligus Kabupaten Kebumen dalam kompetisi tingkat Jawa Tengah.

Bagi para siswa, keberhasilan lolos dari tingkat kabupaten merupakan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman berkompetisi.

Mereka tidak hanya dituntut menguasai materi bidang masing-masing, tetapi juga harus mampu menjaga konsentrasi dan kepercayaan diri saat menghadapi peserta dari daerah lain.

Sementara bagi MAN 2 Kebumen, keberhasilan delapan siswa tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan akademik di madrasah dapat menghasilkan peserta didik yang mampu bersaing dalam ajang tingkat daerah.

Kini, perhatian diarahkan pada persiapan menuju tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Delapan siswa tersebut diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama MAN 2 Kebumen dan Kabupaten Kebumen semakin dikenal melalui prestasi akademik.

Perjalanan mereka masih panjang. Namun, keberhasilan melewati seleksi tingkat kabupaten menjadi langkah awal untuk mengejar target yang lebih tinggi, yakni meraih prestasi di tingkat provinsi dan membuka peluang menuju OMI tingkat nasional. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
72.236 Pelanggaran Truk ODOL Terdeteksi ETLE

ETLE Hub Deteksi 72.236 Pelanggaran Angkutan Barang dalam Sebulan, Target Zero ODOL 2027 Dikejar