BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Kontingen Banjarnegara memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Kabupaten Banjarnegara membidik posisi tujuh besar sekaligus menargetkan perolehan 42 medali emas, 25 perak, dan 25 perunggu dalam ajang olahraga tingkat Jawa Tengah tersebut.
Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026.
Kompetisi akan digelar dengan pusat penyelenggaraan di kawasan Semarang Raya dan sejumlah daerah pendukung.
Untuk mengejar target tersebut, Banjarnegara mengirimkan kekuatan sebanyak 309 personel.
Jumlah tersebut terdiri atas 237 atlet dan 72 pelatih yang akan bertanding dalam 37 cabang olahraga resmi serta satu cabang olahraga eksibisi.
Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, optimistis kontingen yang telah dipersiapkan mampu bersaing dengan daerah lain di Jawa Tengah.
“Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Bismillah kita menargetkan masuk 7 besar Porprov Jawa Tengah tahun 2026 ini. Kami optimistis target 42 medali emas, 25 perak, dan 25 perunggu dapat tercapai,” ujar Nurohman Ahong, Senin (14/9/2026).
Kekuatan Banjarnegara pada Porprov Jateng 2026 mengalami peningkatan dibandingkan keikutsertaan pada ajang sebelumnya.
Tahun ini terdapat 237 atlet yang lolos untuk memperkuat kontingen Banjarnegara.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 12,6 persen dibandingkan kontingen pada Porprov 2023.
Peningkatan jumlah atlet menjadi salah satu modal KONI Banjarnegara untuk mengejar target medali yang telah ditetapkan.
Selain jumlah atlet yang lebih besar, kesiapan pelatih dan dukungan pemerintah daerah diharapkan mampu membantu para atlet menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Secara keseluruhan, kontingen Banjarnegara terdiri atas 309 personel. Mereka akan membawa nama daerah dalam 37 cabor resmi dan satu cabor eksibisi.
Target 42 medali emas tentu bukan sasaran ringan. Namun, KONI Banjarnegara menilai peningkatan jumlah atlet dan persiapan yang dilakukan menjadi bekal untuk memperbaiki pencapaian daerah.
Pada Porprov Jateng 2023, Banjarnegara disebut finis di posisi tujuh dengan raihan 27 medali emas.
Tahun ini, target tetap berada di tujuh besar, tetapi sasaran medali emas dinaikkan menjadi 42.
Sebelum bertanding, kontingen Banjarnegara resmi dikukuhkan oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana.
Prosesi pengukuhan berlangsung di Pendapa Dipayudha Adigraha. Salah satu rangkaian kegiatan ditandai dengan pemakaian jaket kontingen oleh Bupati Amalia kepada Ketua Kontingen Mochamad Ali.
Sebelum prosesi pengukuhan, atlet, pelatih, dan pengurus KONI Banjarnegara mengikuti defile dengan mengelilingi Alun-Alun Banjarnegara.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan para atlet yang akan membawa nama Banjarnegara di ajang Porprov Jateng 2026 kepada masyarakat.
Defile sekaligus menjadi kesempatan bagi kontingen untuk meminta doa dan restu masyarakat sebelum berangkat menghadapi persaingan olahraga tingkat Jawa Tengah.
Pengukuhan kontingen turut dihadiri Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Banjarnegara Hendro Cahyono, serta unsur terkait lainnya.
Bupati Banjarnegara Amalia Desiana memberikan pesan khusus kepada para atlet yang akan berlaga.
Ia meminta atlet tidak merasa minder ketika harus berhadapan dengan peserta dari daerah lain.
Menurutnya, keterbatasan fasilitas tidak boleh menjadi alasan bagi atlet untuk kehilangan kepercayaan diri.
Mental juara dan kerja keras dinilai menjadi modal penting bagi atlet ketika menghadapi pertandingan.
Amalia juga meminta seluruh atlet menjaga sportivitas selama mengikuti Porprov Jateng 2026.
Menurutnya, para atlet tidak hanya membawa nama pribadi atau klub, tetapi juga membawa nama Kabupaten Banjarnegara.
Karena itu, sikap selama bertanding juga menjadi bagian dari perjuangan kontingen.
Ia mengingatkan para atlet agar tetap memberikan kemampuan terbaik sekaligus menjaga nama baik daerah.
“Pertandingan ini bukan akhir dari segalanya. Tetap berikan yang terbaik, diniatkan untuk ibadah, jaga sportivitas, dan bawa nama baik Banjarnegara di tingkat Jawa Tengah,” pesan Amalia.
Selain kerja keras atlet dan pelatih, Bupati Amalia juga menekankan pentingnya dukungan serta restu orang tua.
Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor yang dapat memberikan motivasi kepada atlet ketika menghadapi persaingan.
Terlebih, Porprov merupakan ajang olahraga tingkat provinsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Dengan dukungan tersebut, para atlet diharapkan dapat tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik.
KONI Banjarnegara juga terus mendorong para atlet agar fokus menghadapi pertandingan.
Target 42 medali emas, 25 perak, dan 25 perunggu menjadi sasaran yang harus diperjuangkan bersama oleh seluruh unsur kontingen.
Porprov XVII Jawa Tengah 2026 menjadi salah satu ajang penting bagi atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan di tingkat provinsi.
KONI Jateng menyebut Porprov tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026.
Persiapan penyelenggaraan telah memasuki tahap finalisasi, termasuk kesiapan venue, administrasi atlet, dan akomodasi kontingen.
Ajang tersebut juga memiliki arti penting bagi perkembangan olahraga Jawa Tengah.
KONI Jateng menyebut Porprov dapat menjadi salah satu batu loncatan untuk menjaring atlet potensial menuju ajang yang lebih tinggi, termasuk PON.
Selain itu, penyelenggaraan Porprov 2026 juga didukung sistem informasi terintegrasi yang memungkinkan perkembangan pertandingan dan prestasi atlet dicatat secara real-time.
Sistem tersebut diharapkan membantu menghadirkan informasi hasil pertandingan yang lebih transparan dan terpercaya.
Bagi Banjarnegara, Porprov 2026 menjadi kesempatan untuk membuktikan peningkatan pembinaan olahraga daerah.
Dengan 237 atlet yang tersebar di puluhan cabang olahraga, kontingen Banjarnegara berharap dapat memenuhi target yang telah ditetapkan.
Target masuk tujuh besar dan meraih 42 emas menjadi tantangan bagi seluruh atlet, pelatih, pengurus KONI, serta pemerintah daerah.
Jumlah atlet yang meningkat dibandingkan 2023 memberikan tambahan optimisme.
Namun, hasil akhir tetap akan ditentukan oleh performa para atlet ketika pertandingan berlangsung.
Karena itu, persiapan mental, fisik, strategi pertandingan, dan sportivitas menjadi bagian penting dalam perjalanan kontingen menuju Porprov Jateng 2026.
Banjarnegara kini tinggal menunggu pelaksanaan pertandingan pada akhir Oktober.
Seluruh atlet diharapkan mampu menjaga semangat dan konsistensi latihan hingga hari pertandingan.
Jika target 42 medali emas mampu diwujudkan, Banjarnegara berpeluang memperkuat posisinya dalam persaingan olahraga tingkat Jawa Tengah sekaligus mempertahankan target masuk tujuh besar.
Bagi para atlet, kesempatan tersebut bukan hanya tentang mengejar medali, tetapi juga membawa nama Banjarnegara dan menunjukkan hasil pembinaan olahraga daerah di tingkat provinsi. (jud/stch/dda)














