Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Kota Magelang Resmikan Rumah Singgah Multifungsi untuk Perlindungan Sosial dan Rehabilitasi

Kota magelang punya rumah singgah multifungsiKota magelang punya rumah singgah multifungsi

BANYUMASEKSPRES.ID, MAGELANG – Pemerintah Kota Magelang menghadirkan inovasi pelayanan sosial melalui Rumah Singgah yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Magelang Selatan, tepatnya di belakang percetakan Vita Grafika.

Fasilitas baru ini berperan ganda sebagai tempat tinggal sementara sekaligus pusat rehabilitasi sosial bagi warga yang membutuhkan.

Walikota Magelang, Damar Prasetyono, menjelaskan bahwa Rumah Singgah merupakan wujud nyata dari komitmen perlindungan sosial yang berpihak pada kelompok rentan di masyarakat.

“Adanya Rumah Singgah diharapkan Kota Magelang bisa menjadi kota yang ramah dan inklusif, sekaligus ruang yang aman dan layak bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Damar.

Menurut Damar, Rumah Singgah bukan sekadar tempat tinggal sementara. Lebih dari itu, rumah ini juga berfungsi sebagai pusat rehabilitasi sosial dasar dan pemulihan psikososial khusus bagi para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Inisiatif ini menjadi bagian penting dalam memastikan perlindungan sosial yang menyeluruh, terutama bagi penyandang disabilitas terlantar, warga tanpa tempat tinggal, hingga korban kekerasan dan penelantaran.

Pelayanan di Rumah Singgah dijalankan oleh Dinas Sosial Kota Magelang dengan sistem terstruktur. Mulai dari asesmen awal, pemberian alat bantu hingga pembinaan sosial dasar yang berkelanjutan.

Selain itu, fasilitas ini juga memfasilitasi pengurusan dokumen kependudukan, akses layanan kesehatan, pendidikan, serta penguatan kepercayaan diri bagi para penghuni.

Sebagai bagian dari dukungan lebih luas, Damar Prasetyono juga menyerahkan bantuan paket makanan bagi 1.502 lansia di Kota Magelang.

Bantuan ini terdiri dari beras 5 kilogram, telur 1 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter yang akan didistribusikan sebanyak 12 kali dalam setahun.

Tidak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan kepada penyandang disabilitas fisik dengan pemberian alat bantu kemandirian berupa kaki palsu (phrothese) dan penyangga kaki (brace) kepada tiga penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial Kota Magelang, Bambang Nuryanta, menambahkan bahwa pembangunan Rumah Singgah adalah bagian dari program unggulan Pemkot Magelang periode 2025–2030 dalam klaster ‘Magelang Kita Peduli’.

Program ini menyasar warga yang kurang terpenuhi kebutuhan dasarnya, tidak terawat, serta rentan terhadap tindak kekerasan dan penelantaran.

“Termasuk mereka yang masih memiliki keluarga namun berisiko mengalami kekerasan, eksploitasi, atau perlakuan salah dari lingkungan sekitarnya,” jelas Bambang.

Pembangunan fasilitas Rumah Singgah ini dibiayai melalui bantuan keuangan dari APBD Provinsi Jawa Tengah senilai Rp1,5 miliar.

Fasilitasnya lengkap dengan ruang pelayanan, dapur, gudang, ruang isolasi, kamar mandi, serta ruang penerima manfaat yang terpisah untuk laki-laki dan perempuan, sehingga mampu memberikan pelayanan yang layak dan nyaman.

Dengan hadirnya Rumah Singgah multifungsi ini, Pemkot Magelang mempertegas komitmennya dalam menyediakan ruang aman dan perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.

Langkah ini sekaligus memperkuat upaya menjadikan Magelang sebagai kota inklusif yang memberikan perhatian penuh terhadap kesejahteraan sosial semua warganya. (*)

Berita Sebelumnya
Sidang keliling pa kembali jalan

Sidang Keliling PA Banyumas 2025 Kembali Digelar Usai Pemblokiran Anggaran Dicabut

Berita Selanjutnya
Keluhan jemaah haji didominasi batuk, hipertensi, hingga diabetes

ISPA, Hipertensi, dan Diabetes Dominasi Keluhan Kesehatan Jemaah Haji di Madinah, Cuaca Panas jadi Tantangan