Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Tak Kuat Menanjak, Mobil Rombongan Takziah Terperosok ke Sungai di Purbalingga

Mobil Rombongan Takziah TerperosokMobil Rombongan Takziah Terperosok
TERPEROSOK: Mobil Toyota Kijang Innova rombongan takziah terperosok ke sungai di Jalan Raya Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga, Minggu (13/9/2026) malam

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Mobil Toyota Kijang Innova yang membawa rombongan warga dari Cilacap mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Minggu (13/9/2026) malam.

Mobil tersebut diduga tidak kuat melewati jalan yang menanjak hingga akhirnya bergerak mundur dan terperosok ke sungai di sisi jalan.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB itu mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka, termasuk pengemudi.

Para korban kemudian dibawa ke RSU Siaga Medika Purbalingga untuk mendapatkan perawatan. Sementara dua penumpang lainnya dilaporkan tidak mengalami luka.

Informasi mengenai kecelakaan tersebut juga dikonfirmasi oleh kepolisian dan sejumlah media lokal.

Kapolsek Bojongsari Iptu Suseno mengatakan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal yang menyebabkan kerusakan kendaraan dan korban luka.

“Laka lantas mengakibatkan kerusakan kendaraan dan korban luka ringan,” katanya kepada Radarmas, Senin (14/9/2026).

Toyota Kijang Innova bernomor polisi R 1430 LP tersebut diketahui berangkat dari Kabupaten Cilacap menuju Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga.

Rombongan tersebut memiliki tujuan untuk bertakziah ke rumah warga di Desa Binangun. Mobil dikemudikan Ridwan Ilham (39), warga Desa Gandrungmanis, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap.

Total terdapat delapan orang di dalam kendaraan tersebut, termasuk pengemudi.

Mereka kemudian melintasi Jalan Raya Desa Bumisari yang merupakan salah satu jalur alternatif menuju wilayah tujuan.

Saat kendaraan tiba di kawasan Curug Sawangan Bumisari, mobil menghadapi ruas jalan yang menanjak.

Berdasarkan informasi kepolisian, kendaraan diduga tidak kuat melewati tanjakan tersebut.

Kondisi itu membuat mobil kemudian bergerak mundur. Kendaraan akhirnya keluar dari badan jalan dan terperosok ke sungai yang berada di sebelah kanan jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, enam dari delapan orang yang berada di dalam mobil mengalami luka.

Mereka terdiri dari pengemudi Ridwan Ilham serta lima penumpang, yakni Tusiman (47), Mochamad Chaerudin (70), Yasimin (42), Supiyah (60), dan Mudriyah (70).

Seluruh korban luka langsung dievakuasi dan dibawa ke RSU Siaga Medika Purbalingga untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, dua penumpang lainnya, Slamet Riyanto (50) dan Tasno (66), tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut.

Kepolisian dan masyarakat di sekitar lokasi turut membantu proses evakuasi setelah kecelakaan terjadi. Penanganan selanjutnya dilakukan oleh petugas kepolisian terkait.

Lokasi kecelakaan berada di ruas Jalan Raya Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, yang dikenal sebagai jalur alternatif. Kawasan tersebut berada di sekitar Curug Sawangan Bumisari.

Informasi dari kepolisian menyebut mobil melaju mundur setelah diduga tidak mampu melewati tanjakan. Kendaraan kemudian terperosok ke sungai di sisi kanan jalan.

Laporan lain mengenai kejadian tersebut menyebut kendaraan masuk ke area sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter.

Namun, penyebab utama yang disampaikan kepolisian tetap berupa dugaan kendaraan tidak kuat melewati tanjakan.

Kondisi medan jalan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pengendara yang melintasi jalur alternatif tersebut.

Pengemudi yang belum familiar dengan karakteristik jalan perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika menghadapi ruas jalan menanjak atau menikung.

Dalam kejadian ini, kepolisian masih menangani kecelakaan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang terjadi.

Selain menyebabkan enam orang mengalami luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada Toyota Kijang Innova yang digunakan rombongan.

Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp10 juta. Kendaraan yang terperosok kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian.

Penanganan kendaraan menjadi bagian dari proses kepolisian setelah seluruh korban mendapatkan pertolongan.

Kecelakaan tunggal tersebut tidak melibatkan kendaraan lain. Karena itu, penanganan difokuskan pada evakuasi korban, kendaraan, serta pendataan kronologi kejadian.

Kecelakaan di ruas Bumisari menjadi pengingat bagi pengendara untuk memperhatikan kondisi jalan, terutama ketika melintasi jalur alternatif dengan karakteristik medan yang berbeda dari jalan utama.

Kondisi kendaraan dan kemampuan pengemudi dalam menghadapi tanjakan juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan sebelum perjalanan.

Meski penyebab kecelakaan dalam kasus ini masih menggunakan kata diduga, informasi dari kepolisian menyebut kendaraan tidak kuat menanjak sebelum kemudian bergerak mundur dan masuk ke sungai.

Kepolisian selanjutnya melakukan penanganan terhadap kecelakaan tersebut.

Para korban yang mengalami luka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Peristiwa ini juga menunjukkan pentingnya kehati-hatian ketika menggunakan jalur alternatif, terlebih pada malam hari.

Pengendara perlu memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan mampu melewati karakteristik medan yang akan dilalui.

Bagi rombongan yang melakukan perjalanan malam untuk kepentingan keluarga seperti takziah, keselamatan perjalanan tetap perlu menjadi perhatian utama.

Kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Desa Bumisari tersebut menjadi perhatian karena melibatkan delapan orang dalam satu kendaraan.

Enam di antaranya mengalami luka, sedangkan dua lainnya selamat tanpa mengalami luka.

Polisi memastikan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Sementara para korban telah mendapatkan penanganan medis di RSU Siaga Medika Purbalingga.

Hingga penanganan kecelakaan dilakukan, kerugian material akibat kerusakan kendaraan diperkirakan sekitar Rp10 juta.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat agar pengendara yang melintasi ruas menanjak di wilayah Purbalingga selalu memperhatikan kondisi kendaraan dan situasi jalan. (tya/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Museum ITB

Mengenal Museum ITB, Menyimpan Sejarah hingga Fosil Gading Stegodon

Berita Selanjutnya
Bansos On Demand

Kemensos Buka Peluang Bansos On Demand, Warga Bisa Ajukan Bantuan