Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Mengapa 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Diblokir? Ini Penjelasan Resminya
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Juara Japan Open 2026, Taklukkan Ganda Nomor 1 Dunia

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Juara Japan Open 2026, Taklukkan Ganda Nomor 1 Dunia

Fajar/Fikri Juara Japan OpenFajar/Fikri Juara Japan Open
JUARA: Fajar Alfian-Muhammad Shohibul Fikri

BANYUMASEKSPRES.ID, Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan menjuarai Japan Open 2026 setelah mengalahkan pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Seo Seung Jae/Kim Won Ho, pada partai final.

Gelar bergengsi BWF World Tour Super 750 ini sekaligus mengakhiri penantian hampir satu tahun tanpa gelar bagi pasangan andalan Indonesia tersebut.

Bertanding di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Minggu (19/7) sore waktu setempat, Fajar/Fikri tampil percaya diri sejak awal pertandingan.

Menghadapi unggulan pertama sekaligus pasangan peringkat satu dunia bukan perkara mudah.

Namun, permainan disiplin, pertahanan rapat, serta serangan efektif membuat wakil Indonesia mampu mengendalikan jalannya pertandingan.

Pada gim pertama, duel berlangsung ketat dengan saling kejar angka. Fajar/Fikri tetap mampu menjaga fokus pada poin-poin krusial hingga akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-19.

Keberhasilan merebut gim pembuka menjadi modal penting untuk menghadapi gim kedua. Memasuki gim kedua, permainan Fajar/Fikri semakin solid.

Mereka tampil lebih agresif dan mampu menekan pasangan Korea Selatan melalui kombinasi smash keras serta permainan net yang efektif.

Berkat penampilan konsisten, pasangan Indonesia akhirnya memastikan kemenangan 21-17 sekaligus mengunci gelar juara Japan Open 2026 dalam dua gim langsung.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian yang sangat berarti karena merupakan gelar pertama Fajar/Fikri sejak menjuarai China Open 2025.

Hampir satu tahun mereka harus menunggu untuk kembali berdiri di podium tertinggi turnamen internasional.

Fajar Alfian mengaku sangat bersyukur atas keberhasilan tersebut.

Menurutnya, kemenangan di Jepang menjadi hasil dari kerja keras dan kesabaran yang selama ini mereka jalani dalam menghadapi berbagai turnamen.

Ia berharap gelar Japan Open 2026 menjadi titik awal kebangkitan pasangan mereka untuk kembali bersaing di level tertinggi bulu tangkis dunia dan meraih lebih banyak gelar pada turnamen berikutnya.

Bagi Fajar, trofi kali ini juga memiliki makna yang sangat spesial.

Ia mempersembahkan gelar tersebut kepada sang istri sebagai hadiah pertama setelah resmi menikah.

Momen tersebut menjadi kenangan berharga dalam perjalanan karier maupun kehidupan pribadinya.

Sementara itu, Muhammad Shohibul Fikri menyebut keberhasilan meraih gelar merupakan buah dari kesabaran, latihan keras, dan perjuangan panjang yang mereka lalui bersama.

Ia juga mendedikasikan kemenangan tersebut kepada keluarga, orang-orang terdekat, serta seluruh pendukung yang selalu memberikan doa dan semangat.

Selain mengakhiri puasa gelar, kemenangan ini juga memperbaiki rekor pertemuan Fajar/Fikri melawan Seo Seung Jae/Kim Won Ho.

Kini catatan head to head menjadi 2-3, setelah sebelumnya pasangan Indonesia harus mengakui keunggulan lawannya pada final French Open 2025 melalui pertandingan tiga gim.

Keberhasilan mengalahkan pasangan nomor satu dunia tentu menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat besar bagi Fajar/Fikri.

Kemenangan tersebut membuktikan bahwa mereka masih mampu bersaing dengan pasangan-pasangan terbaik dunia dan menjadi ancaman serius dalam setiap turnamen internasional.

Gelar Japan Open 2026 juga semakin mempertegas kekuatan sektor ganda putra Indonesia yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet Indonesia lainnya untuk terus mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang internasional.

Dengan performa yang semakin stabil dan kepercayaan diri yang kembali meningkat, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri memiliki peluang besar untuk meraih prestasi lebih tinggi pada turnamen BWF berikutnya.

Kemenangan atas pasangan peringkat satu dunia menjadi bukti bahwa kerja keras, kekompakan, dan mental juara tetap menjadi modal utama mereka dalam menjaga tradisi emas bulu tangkis Indonesia di panggung dunia. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
MyPertamina

Mengapa 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Diblokir? Ini Penjelasan Resminya