Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Gagal di Kualifikasi Piala Dunia, Pelatih Timnas China Dipecat, STY Diisukan Masuk Kandidat Penggantinya

Kalah dari indonesia, pelatih china branko ivankovic dipecatKalah dari indonesia, pelatih china branko ivankovic dipecat

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Kekalahan menyakitkan dari Timnas Indonesia membawa dampak besar bagi nasib pelatih timnas China, Branko Ivankovic.

Pelatih asal Kroasia itu resmi dipecat oleh Asosiasi Sepak Bola China (CFA) usai gagal memenuhi target di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Kekalahan 0-1 dari tim Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 5 Juni 2025, menjadi titik balik.

Laga penentu itu dimenangkan Indonesia berkat gol penalti Ole Romeny di menit ke-45, sekaligus mengunci posisi keempat klasemen akhir Grup C dan meloloskan skuad Indonesia ke ronde berikutnya.

China sempat membuka harapan lewat kemenangan atas Bahrain di laga pamungkas. Sayangnya, hasil itu tidak cukup. Mereka hanya mengoleksi sembilan poin, tertahan di peringkat kelima, tertinggal tiga poin dari Indonesia.

Tak lama berselang, CFA dikabarkan langsung melakukan pertemuan dengan Ivankovic pada Sabtu (13/6/2025).

Hasilnya, kedua pihak sepakat untuk menyudahi kerja sama lebih awal. Media China, Sohu, menyebut keputusan ini sejalan dengan klausul kontrak yang telah disepakati sebelumnya.

“Asosiasi Sepak Bola dapat mengakhiri kerja sama dengan tim Ivan tanpa kompensasi jika tim nasional sepak bola China gagal lolos dari kualifikasi Piala Dunia Asia,” tulis laporan tersebut.

“TIdak ada perselisihan antara kedua belah pihak tentang kinerja dan pemutusan kontrak,” lanjutnya.

Ivankovic baru ditunjuk menjadi pelatih timnas China pada 24 Februari 2024. Meski mendapat dukungan penuh di awal masa jabatan, performa yang ia suguhkan tak kunjung stabil.

Dari 15 laga yang dipimpin, hanya empat kemenangan yang berhasil dikantongi. Sisanya, dua kali seri dan sembilan kali menelan kekalahan.

Rangkaian hasil buruk itulah yang mempercepat akhir masa baktinya. Pelatih berusia 71 tahun itu juga disebut telah bersiap kembali ke Kroasia dalam waktu dekat.

Situasi ini membuka spekulasi mengenai siapa yang akan mengisi posisi pelatih kepala timnas China berikutnya.

Nama mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, langsung mencuat sebagai kandidat kuat.

Meski belum ada pernyataan resmi dari CFA maupun dari pihak Shin Tae-yong, rumor ini cukup ramai diperbincangkan di media China.

Terlebih, reputasi Shin terus meningkat seiring keberhasilannya membawa Indonesia ke babak keempat kualifikasi dan menunjukkan permainan yang kompetitif.

CFA sendiri disebut tengah menyusun ulang proyek jangka panjang mereka untuk mengejar tiket Piala Dunia, dan pelatih dengan rekam jejak kuat di Asia menjadi incaran utama.

Shin, yang juga pernah menangani Korea Selatan di Piala Dunia, dinilai cocok dengan visi jangka panjang sepak bola China.

Sementara itu, Indonesia melangkah dengan semangat baru, percaya diri, dan makin diperhitungkan di kancah Asia.

Momentum ini jadi bukti nyata bahwa program jangka panjang di bawah Shin Tae-yong mulai menunjukkan hasil signifikan, baik dari sisi permainan, mentalitas, maupun pencapaian prestasi.

Keberhasilan Indonesia sekaligus menjadi catatan penting bagi negara-negara pesaing di kawasan, termasuk China, yang kini harus membangun ulang pondasi mereka dari awal. (*/stch)

Berita Sebelumnya
Beasiswa umnu kebumen kuliah tanpa biaya + uang saku untuk ustadz dan santrii

Beasiswa UMNU Kebumen: Kuliah Tanpa Biaya + Uang Saku untuk Ustadz dan Santri

Berita Selanjutnya
Girls fun scholarship 2025 1084054750 ezgif.com resize

Girls Fund Scholarship 2025 Dibuka! Beasiswa S1 Khusus Perempuan Lulusan SMA