BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – Dua bandara Indonesia berhasil meraih prestasi membanggakan dengan masuk dalam jajaran lima besar bandara terbaik di kawasan Asia Pasifik. Kedua bandara tersebut adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
Pengakuan ini diberikan dalam kategori Best Airports yang diselenggarakan oleh 18th Annual Readers Choice Award dari DestinAsian.
Dalam daftar ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai menempati posisi keempat, sementara Bandara Soekarno-Hatta berada tepat di bawahnya.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Menurut Erick, pengakuan ini merupakan bukti nyata keberhasilan pemerintah dalam menjadikan bandara sebagai cerminan wajah bangsa.
“Alhamdulillah Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai masuk dalam 5 Besar Bandara Terbaik di Asia Pasifik versi 18th Annual Readers’ Choice Awards 2025 oleh DestinAsian,” ujar Erick melalui akun Instagram pribadinya @erickthohir, sebagaimana dikutip pada Rabu (20/8).
Erick menambahkan bahwa pemerintah saat ini tengah gencar melakukan transformasi agar bandara bisa meninggalkan kesan terbaik bagi setiap pengunjung yang datang ke Indonesia.
Transformasi ini termasuk pembangunan infrastruktur yang kaya akan budaya dan pelatihan bagi petugas agar selalu ramah serta sigap dalam melayani para pengunjung. Tujuannya adalah untuk memberikan kualitas pelayanan publik terbaik.
“Ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sistem transportasi dan pelayanan publik,” lanjut Erick.
Pencapaian ini disebutnya akan menjadi penyemangat bagi seluruh pihak terkait untuk terus berkomitmen melayani masyarakat dan meningkatkan layanan demi kemajuan bangsa Indonesia.
Prestasi yang diraih oleh kedua bandara utama Indonesia ini patut diapresiasi karena tidak hanya menunjukkan peningkatan kualitas fasilitas dan layanan namun juga mengukuhkan posisi Indonesia di mata dunia internasional sebagai destinasi yang berkelas dan berbudaya.
Penghargaan dari DestinAsian ini juga menjadi indikator positif terhadap upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu layanan transportasi udara nasional.
Pengelola bandara telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mencapai standar internasional, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam operasional sehari-hari.
Infrastruktur modern dipadukan dengan elemen budaya lokal membuat bandara-bandara ini tidak hanya fungsional tetapi juga ikonik.
Selain itu, peningkatan layanan pelanggan dilakukan melalui pelatihan intensif kepada para petugas agar selalu siap memberikan pelayanan prima.
Responsibilitas dan keramahan petugas bandara turut menjadi salah satu penilaian penting dalam penghargaan tersebut. Sehingga, setiap pelancong yang tiba atau meninggalkan negara dapat merasakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan dan berkesan.
Kesuksesan ini tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta serta dukungan masyarakat luas yang terus berkomitmen menjaga citra positif industri pariwisata nasional.
Inisiatif-inisiatif baru terus diluncurkan untuk memastikan bahwa standar pelayanan tetap terjaga dan bahkan meningkat seiring waktu.
Bandara bukan sekadar tempat transit bagi para pelancong namun juga menjadi pintu gerbang utama yang memberikan kesan pertama tentang suatu negara.
Oleh karena itu, kualitas dan efisiensi layanan di bandara sangat penting untuk menciptakan citra positif bagi negara di mata wisatawan asing maupun domestik.
Kedepannya, diharapkan bahwa pencapaian seperti ini dapat terus ditingkatkan melalui berbagai inovasi dan investasi strategis di sektor transportasi udara nasional.
Dengan demikian, Indonesia dapat semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di dunia sekaligus mempromosikan kekayaan budaya lokal kepada komunitas global.
Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan terkait terus bekerja keras agar sektor pariwisata dapat berkembang pesat dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan serta pemberdayaan ekonomi lokal.
Langkah-langkah strategis sedang disusun untuk memastikan bahwa pembangunan sektor pariwisata tidak hanya berdampak positif pada perekonomian nasional tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.
Dengan adanya penghargaan dari DestinAsian tersebut, harapannya adalah semakin banyak wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri tertarik untuk menjelajahi kekayaan alam serta budaya Indonesia yang begitu beragam dan menakjubkan.
Erick Thohir beserta jajarannya optimis bahwa berbagai upaya peningkatan layanan publik khususnya di sektor transportasi udara akan membawa dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam industri pariwisata global. (*/stch)
















