Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Jessica Mila Hamil Anak Kedua, Reaksi Yakup Hasibuan Bikin Haru
AHM Resmikan SMK Mitra Binaan Pertama di Papua Barat Daya, Siapkan Pendidikan Vokasi

AHM Resmikan SMK Mitra Binaan Pertama di Papua Barat Daya, Siapkan Pendidikan Vokasi

AHM Perluas Pendidikan VokasiAHM Perluas Pendidikan Vokasi
PRAKTIK: General Manager PT Astra Honda Motor, Ahmad Muhibbuddin (tengah) bersama Kepala Wilayah Astra Motor Papua Gangga, Nanda Adi Surya (kanan) meninjau para kegiatan siswa di laboraturium Teknis Sepeda Motor di SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong

BANYUMASEKSPRES.ID, JAKARTA – PT Astra Honda Motor (AHM) memperluas program pendidikan vokasi berstandar industri hingga wilayah timur Indonesia.

Kali ini, AHM bersama Astra Motor Papua meresmikan SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong sebagai SMK Mitra Binaan AHM pertama di Provinsi Papua Barat Daya.

Peresmian penerapan pembelajaran Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda tersebut berlangsung pada 14 September 2026.

Program ini membuka kesempatan bagi lebih dari 90 siswa setiap tahun untuk mendapatkan pendidikan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Peresmian dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong Andreas Taa, S.IP., M.Si., General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin, Kepala Wilayah Astra Motor Papua Gangga Nanda Adi Surya, serta Kepala SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong Anetha Ludia Swabra, S.Pd.

Kehadiran program tersebut menjadi bagian dari pengembangan pendidikan vokasi otomotif yang menghubungkan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan industri.

Melalui program SMK Mitra Binaan AHM, siswa SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong mendapatkan pembelajaran dengan konsep link and match antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri.

Kurikulum dan materi pembelajaran TBSM Astra Honda diterapkan untuk membekali siswa dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri sepeda motor.

Selain materi mengenai teknologi sepeda motor Honda, siswa mendapatkan akses terhadap fasilitas pembelajaran yang mendukung kegiatan praktik.

Fasilitas tersebut mencakup laboratorium praktik berstandar industri dan sarana e-learning.

Para siswa juga memperoleh kesempatan mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Astra Honda di Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Siswa yang dinyatakan lulus UKK Astra Honda akan memperoleh sertifikat kompetensi yang mengakui kemampuan mereka setara dengan mekanik Technical Training Level (TTL) 1 di Astra Honda Authorized Service Station (AHASS).

Dengan skema tersebut, pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan pengalaman praktik dan menguji kompetensi berdasarkan standar yang diterapkan dalam industri.

Kepala SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong Anetha Ludia Swabra menyambut peresmian tersebut sebagai bagian penting bagi pengembangan pendidikan di sekolahnya.

“Kami sangat bangga dan bersyukur dapat menjadi SMK Mitra Binaan Astra Honda pertama di Papua Barat Daya. Kepercayaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi besar bagi seluruh siswa dan guru untuk semakin bersemangat dalam kegiatan belajar-mengajar, terlebih dengan hadirnya berbagai fasilitas baru di sekolah kami,” ujar Anetha.

Menurut AHM, program tersebut memberikan kesempatan kepada lebih dari 90 siswa setiap tahun untuk memperoleh pembelajaran vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, perluasan SMK Mitra Binaan merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas akses pendidikan vokasi berkualitas di berbagai wilayah Indonesia.

“Dengan peresmian hari ini, Provinsi Papua Barat Daya kini masuk dalam cakupan SMK Mitra Binaan AHM, menjadi yang ke-37 dari total 38 provinsi di Indonesia,” ujar Muhibbuddin.

Ia mengatakan, program tersebut diharapkan dapat mendukung pemerataan kualitas pendidikan vokasi sekaligus membantu menyiapkan tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.

Program pendidikan vokasi AHM bersama jaringan sepeda motor Honda telah dikembangkan sejak 2010.

Salah satu bentuknya adalah penerapan Kurikulum TBSM Astra Honda serta pemenuhan sarana dan prasarana pembelajaran yang mengacu pada standar industri.

Fasilitas pembelajaran yang dikembangkan antara lain perkakas atau tools untuk praktik, unit sepeda motor peraga, simulator pendukung, serta peningkatan kompetensi tenaga pengajar melalui program sertifikasi guru dari AHM.

Hingga akhir September 2026, jumlah SMK Mitra Binaan AHM tercatat mencapai 716 sekolah.

Dari jumlah tersebut, 133 sekolah berstatus Tempat Uji Kompetensi (TUK).

SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong juga menjadi SMK binaan AHM keenam yang berada di Pulau Papua.

Dengan masuknya Papua Barat Daya dalam cakupan program tersebut, pendidikan vokasi berbasis industri AHM kini semakin tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Bagi siswa SMK Negeri 1 Kabupaten Sorong, program ini memberikan tambahan akses terhadap pembelajaran otomotif, fasilitas praktik, serta pengujian kompetensi yang berkaitan dengan kebutuhan dunia kerja.

Kehadiran SMK Mitra Binaan AHM di Papua Barat Daya juga menjadi bagian dari upaya memperluas pendidikan vokasi otomotif ke wilayah yang berada jauh dari pusat industri.

Melalui pembelajaran TBSM Astra Honda, siswa mendapatkan kesempatan mengembangkan keterampilan teknis sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri sepeda motor. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Hamil Anak Kedua

Jessica Mila Hamil Anak Kedua, Reaksi Yakup Hasibuan Bikin Haru