BANYUMASEKSPRES.ID, Keanu Agl, sosok yang selama ini dikenal sebagai seleb internet dengan gaya kocak dan spontanitasnya, kini mengambil langkah berani di dunia film layar lebar.
Bukan sekadar tampil sebagai pemeran pendukung seperti sebelumnya, Keanu akhirnya dipercaya untuk memegang peran utama dalam film terbarunya berjudul Agen +62.
Film yang disutradarai oleh Dinna Jasanti ini merupakan perpaduan komedi dan aksi yang dikemas dengan pendekatan khas lokal.
Dalam proyek ini, Keanu tak hanya berakting, tapi juga terlibat lebih dalam sebagai produser eksekutif. Ini menunjukkan keseriusannya untuk berkembang di industri perfilman, bukan hanya sekadar menjadi figur lucu di media sosial.
Kesempatan ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi Keanu. Dalam sesi Content Day film Agen +62 yang digelar pada Jumat, 13 Juni 2025 di kawasan Kemang, Jakarta, Keanu secara jujur mengungkapkan pengalamannya menjalani proses syuting sebagai pemeran utama.
“Ternyata stressful ya jadi pemeran utama, tadinya kan kalau film-film gue sebelumnya paling dari 20 hari syuting cuma 3 hari, terus liburnya banyak. Kalau pemeran utama gila, gue udah kayak crew tau gak sih lo? Gue nongkrong di set dari pagi sampai pulang, ya gitu, lumayan shocking sih buat gue,” ungkap Keanu, menggambarkan betapa intensnya jadwal kerja yang ia hadapi.
Ia pun menambahkan betapa pengalaman ini mengajarkannya bahwa dunia akting memiliki tantangan yang tidak mudah dihadapi.
“Tetapi dengan peran utama ini, gue belajar bahwa menjadi aktor itu tidak mudah sama sekali,” sambungnya, menegaskan bahwa proses tersebut menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga.

Dalam film ini, Keanu memerankan sosok Dito, seorang agen intelijen yang digambarkan sebagai “pecundang”. Dito dipasangkan dengan Martha, seorang agen senior yang diperankan oleh aktris kawakan Rieke Diah Pitaloka.
Kehadiran Rieke sendiri menjadi sorotan tersendiri karena menandai kembalinya ia ke layar lebar setelah cukup lama vakum.
Duet antara Dito dan Martha menjadi poros utama dari film ini. Keduanya harus menyusup dan menyamar ke berbagai tempat demi mengusut tuntas kasus berskala nasional.
Dalam salah satu misinya, mereka bahkan harus berpura-pura menjadi tukang bakso dan pekerja salon, sebuah pendekatan yang menjanjikan unsur komedi yang kuat.
Dengan penokohan yang unik dan skenario yang segar, Agen +62 menghadirkan sebuah tontonan yang mencoba menjembatani antara genre aksi dengan elemen komedi satir khas Indonesia.
Tidak hanya menjadi panggung pembuktian Keanu sebagai aktor, film ini juga menjadi ajang pembuktian bahwa cerita lokal dapat dikemas dengan kualitas yang menghibur dan layak bersaing di bioskop.
Film Agen +62 dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 Juli 2025.
Antusiasme terhadap film ini pun cukup tinggi, apalagi melihat kolaborasi unik antara Keanu dan Rieke yang menjadi daya tarik tersendiri.
Dengan kiprahnya sebagai pemeran utama sekaligus produser eksekutif, Keanu Agl menunjukkan bahwa ia tidak hanya berani mengambil peran besar, tapi juga serius ingin memberi warna baru di industri film nasional.
Ini menjadi langkah penting dalam kariernya, sekaligus menjadi pembuktian bahwa transformasi dari selebritas internet ke aktor layar lebar memang bisa dilakukan dengan kerja keras dan komitmen. (ctr)
















