Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

LPDP 2026 Fokus 80 Persen ke Bidang STEM, Simak Jurusan yang Bisa Dipilih

Beasiswa lpdp 2026Beasiswa lpdp 2026
Beasiswa LPDP 2026 akan difokuskan ke bidang STEM dengan porsi 80 persen dari total kuota. Mahasiswa perlu memahami apa itu STEM dan jurusan apa saja yang termasuk sebelum mendaftar.

BANYUMASEKSPRES.ID, Mulai tahun 2026, kebijakan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan diarahkan secara lebih tegas ke bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwa sebanyak 80 persen dari total kuota beasiswa LPDP akan dialokasikan untuk bidang tersebut.

“Sebanyak 80 persen beasiswa akan dialokasikan untuk bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), yang dibagi menjadi riset fundamental dan terapan.

Beasiswa lainnya akan diarahkan untuk mendukung industrialisasi,” ujar Brian dikutip dari laman resmi Kemendikti Saintek, Senin (28/7/2025).

Kebijakan ini muncul karena pemerintah ingin mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

STEM dipandang sebagai pilar penting untuk menghadapi tantangan industri dan teknologi global.

Secara sederhana, STEM merupakan gabungan empat disiplin ilmu yang saling terintegrasi, yakni sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Jurusan stem
Jurusan STEM seperti teknik, sains, hingga matematika jadi prioritas utama penerima beasiswa LPDP 2026.

Dalam bahasa Indonesia, konsep ini diterjemahkan menjadi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Teknik, dan Matematika.

Mengutip keterangan dari BPMP Aceh Kemendikdasmen, Kamis (28/8/2025), STEM pertama kali digagas di Amerika Serikat sejak 1990-an.

Hingga kini pendekatan tersebut terus berkembang dan menjadi salah satu metode pendidikan unggulan di berbagai negara.

Pendekatan STEM menggabungkan pengetahuan dengan keterampilan secara langsung untuk menyelesaikan permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan model pembelajaran berbasis masalah, mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga kemampuan praktik.

Inilah yang disebut sebagai metode pembelajaran abad ke-21 karena dinilai mampu menghasilkan lulusan yang unggul dari sisi kognitif, psikomotorik, maupun afektif.

Jika melihat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI tentang daftar program studi tahun 2022, ada beragam jurusan yang termasuk ke dalam rumpun STEM.

Untuk rumpun sains, bidang ini mencakup berbagai ilmu pengetahuan alam seperti kimia, biologi, fisika, biofisika, astronomi, ilmu kelautan, hingga ilmu kebumian.

Semua jurusan tersebut berfokus pada pemahaman dan penelitian terkait fenomena alam serta aplikasinya.

Pada rumpun teknologi, mahasiswa bisa menemukan jurusan komputer, logika, ilmu pertanian, teknologi pertanian, peternakan, hingga ilmu perikanan.

Jurusan-jurusan ini menekankan keterampilan teknologi sekaligus penerapannya dalam bidang industri dan kehidupan sehari-hari. Sementara untuk rumpun teknik atau ilmu rekayasa, pilihan jurusannya sangat beragam.

Mulai dari teknik biomedis, teknik pangan, teknik pertanian, teknik dirgantara, teknik aeronautika, teknik elektro, teknik kimia, teknik perminyakan, teknik nuklir, teknik industri, teknik sipil, hingga teknik perkeretaapian.

Setiap jurusan memiliki fokus untuk mengembangkan solusi inovatif berbasis rekayasa guna mendukung pembangunan nasional.

Di sisi lain, rumpun matematika menempati posisi penting sebagai ilmu formal yang mendasari banyak bidang lain.

Program studi yang tersedia di antaranya matematika, matematika terapan, statistika, statistika terapan, serta ilmu aktuaria. Semua jurusan ini sangat dibutuhkan untuk mendukung analisis data, prediksi, dan perhitungan dalam skala luas.

Dengan alokasi beasiswa LPDP 2026 yang mayoritas diarahkan ke STEM, mahasiswa yang berencana melanjutkan studi lewat program ini sudah bisa mempersiapkan diri sejak sekarang.

Menentukan jurusan yang sesuai minat sekaligus relevan dengan kebutuhan masa depan akan menjadi langkah penting untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin mencetak generasi yang tidak hanya akademis, tetapi juga siap bersaing di kancah global melalui penguasaan sains, teknologi, teknik, dan matematika.

Harapannya, lulusan penerima beasiswa LPDP di bidang STEM akan menjadi motor penggerak pembangunan serta inovasi di berbagai sektor strategis. (vip)

Berita Sebelumnya
Qris diterapkan di pasar wanareja

Modernisasi Pasar Tradisional, QRIS Diterapkan di Pasar Wanareja Cilacap

Berita Selanjutnya
Rumah penjual bensin terbakar

Rumah Penjual Bensin di Pekuncen Banyumas Terbakar, Kerugian Capai 150Juta