Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Nayla Purnama Sempat Kehilangan Nafsu Makan Gara-gara Syuting Film Horor

Sempat kehilangan nafsu makanSempat kehilangan nafsu makan

BANYUMASEKSPRES.ID, Artis muda Nayla Purnama terlibat dalam produksi film horor berjudul “Labinak”, yang disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis. Film ini diakui memiliki sejumlah adegan yang cukup mengganggu, terutama bagi para pemainnya. Salah satu adegan yang menonjol adalah adegan makan yang sangat realistis, sehingga mempengaruhi selera makan Nayla setelah syuting.

Nayla, yang baru berusia 18 tahun, mengungkapkan bahwa properti makanan dalam film tersebut dirancang dengan sangat detail.

“Makanan-makanan yang jadi properti di film ini bentuknya benar-benar mirip banget, bahkan satu banding satu gitu. Jadi dari secara ukuran, itu mirip banget,” ujar Nayla kepada awak media.

Keakuratan dan kemiripan makanan tersebut dengan aslinya membuat Nayla merasa enggan untuk menyantap hidangan daging berlemak setelah menjalani syuting.

Pengalaman syuting tersebut meninggalkan kesan yang mendalam bagi Nayla. Meski demikian, ia menyatakan bahwa rasa tidak nyaman terhadap makanan berlemak hanya berlangsung selama satu hari.

“Lebih ke kayak di hari itu sih. Jadi kalau ngelihat makanan yang ada kayak lemak-lemaknya gitu jadi kayak… tapi recovery-nya cepet kok,” katanya sambil tersenyum. Keesokan harinya, dirinya sudah bisa kembali mengonsumsi daging seperti biasa tanpa ada masalah.

Dalam proses mendalami perannya sebagai Yanti, karakter utama dalam film “Labinak”, Nayla menerapkan strategi khusus agar tidak terbawa suasana karakter ke dalam kehidupan pribadinya.

Ia menekankan pentingnya menjaga batasan antara kehidupan profesional dan pribadi.

“Itu emang batasan-batasan yang aku bikin supaya Yantinya enggak aku bawa pulang gitu, supaya perasaan-perasaan yang aku rasakan di dalam film ini, dalam cerita film ini enggak aku bawa pulang,” jelas Nayla lebih lanjut.

Pengalaman Nayla selama pembuatan film ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya pemisahan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Sebagai seorang aktor profesional, ia harus mampu membedakan mana perasaan dan pengalaman yang berasal dari perannya dan mana yang miliknya sendiri.

Hal ini juga membantunya untuk tetap fokus pada pekerjaannya tanpa terganggu secara emosional oleh karakter yang diperankannya.

Film “Labinak” sendiri merupakan salah satu karya terbaru Azhar Kinoi Lubis yang dikenal dengan gaya penyutradaraannya yang unik dan berani mengeksplorasi tema-tema menantang.

Film horor ini menuntut para pemainnya untuk benar-benar menghayati setiap adegan agar dapat menghadirkan cerita yang autentik bagi penonton.

Bagi Nayla, terlibat dalam proyek seperti ini adalah kesempatan emas untuk mengasah kemampuan akting serta memperluas wawasan di dunia perfilman.

Di balik layar pembuatan film horor seperti “Labinak”, terdapat banyak tantangan teknis dan emosional bagi setiap orang yang terlibat.

Tim produksi harus memastikan setiap elemen dari cerita sampai ke penonton dengan cara yang paling efektif dan menggugah emosi mereka. Hal ini termasuk penggunaan efek visual dan suara serta pengaturan suasana melalui properti dan set.

Nayla, bersama para pemeran lainnya harus melakukan banyak persiapan mental sebelum menjalani syuting, terutama untuk adegan-adegan intens seperti adegan makan tadi.

Berkat profesionalisme tim produksi dan dukungan sesama aktor, mereka berhasil mewujudkan visi sutradara dengan baik tanpa mengalami gangguan signifikan pada kesehatan mental atau fisik mereka.

Sebagai aktris muda dengan masa depan cerah di industri hiburan Indonesia, Nayla menunjukkan dedikasi tinggi terhadap profesinya. Ia terus belajar dari setiap proyek baru serta memanfaatkan pengalaman-pengalaman tersebut sebagai modal utama untuk perkembangan kariernya ke depan.

Dengan semangat kerja keras serta tekad kuat untuk terus berkembang sebagai aktris profesional andal kelak nanti kita bisa melihat keberhasilan lebih besar lagi dari sosok inspiratif bernama lengkap Nayla Purnama ini baik itu melalui karya-karya berikutnya maupun pencapaian lainnya dalam dunia seni pertunjukan tanah air. (*/stch)

Berita Sebelumnya
Wabup lepas gowes kemerdekaan hut ri ke 80, gp ansor

Wabup Kebumen Lepas Gowes Kemerdekaan HUT RI Ke-80

Berita Selanjutnya
Lokomotif berhias merah putih

Lokomotif Berhias Merah Putih, Ribuan Penumpang Nyanyikan Indonesia Raya