Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Polres Kebumen Gelar Operasi Penanggulangan Premanisme dan Pungli

Polres kebumen laksanakan operasi penertiban premanismePolres kebumen laksanakan operasi penertiban premanisme

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Polres Kebumen melalui Satgas Preventif menggelar operasi untuk menanggulangi premanisme dan pungutan liar (pungli) di wilayah Kebumen, Senin (19/5). Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kemajuan ekonomi nasional dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di daerah setempat.

Operasi yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menyasar area-area strategis yang dianggap rawan terhadap aksi premanisme, salah satunya adalah Gudang Rokok Djarum Kebumen, yang sering menjadi lokasi aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari operasi terpadu yang sedang digelar oleh Polri di seluruh Indonesia.

“Penindakan terhadap aksi premanisme dan pungli adalah komitmen kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi dan usaha yang sehat di Kebumen,” ujarnya.

Operasi ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Kebumen AKP Edy Winawan, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Preventif, didampingi oleh Kanit Turjawali Ipda Rodhi Haryadi dan sejumlah personel dari Satuan Samapta Polres Kebumen.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar dan tidak ditemukan gangguan keamanan di sekitar Gudang Rokok Djarum. Kami akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kebumen,” kata AKP Edy Winawan dengan penuh optimisme.

Polres Kebumen juga mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan praktik premanisme atau pungli di sekitar mereka. Laporkan segera agar pihak kepolisian bisa langsung menindaklanjuti dan mengambil tindakan yang diperlukan.

Penyelamatan kebersihan lingkungan usaha dan ekonomi di Kebumen, menurut aparat kepolisian, sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung kemajuan bersama.

Program-program operasi dan penindakan seperti ini merupakan salah satu langkah nyata dalam menciptakan wilayah yang bebas dari praktek premanisme dan pungli, yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. (mam/stch)

Berita Sebelumnya
Longsor cunil dibersihkan

Longsor Cunil Pegalongan Berhasil Dibersihkan, Akses Jalan Antar Desa Kembali Lancar

Berita Selanjutnya
Pengguna qris tembus 56 juta orang

Pengguna QRIS Capai 56 Juta, Transaksi Digital Meningkat Signifikan