BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Kabupaten Banjarnegara kini resmi masuk dalam daftar 100 lokasi awal untuk pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Indonesia.
Penetapan ini ditandai dengan peluncuran Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 27 Banjarnegara yang juga bersamaan dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Dalam sambutannya, Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis dari pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Menurut Amalia, Sekolah Rakyat lebih dari sekadar lembaga pendidikan formal.
“Sekolah Rakyat bukan sekadar lembaga pendidikan formal, tetapi wadah untuk menimba ilmu, membentuk karakter, dan membangun masa depan yang lebih baik. Di sini kita belajar bersama, berbagi pengalaman, dan saling mendukung dalam meraih mimpi-mimpi,” ungkapnya.
Ia berharap para siswa dapat menjadikan sekolah ini sebagai rumah kedua mereka. Amalia menambahkan bahwa setiap momen harus dimanfaatkan untuk tumbuh menjadi generasi muda yang cerdas dan berkontribusi pada pembentukan generasi emas tahun 2045.
Bupati Amalia juga memberikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi mereka.
“Mari kita ciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyenangkan, dan inspiratif,” imbuhnya.
Dukungan dan komitmen para pendidik dianggap penting dalam mewujudkan visi besar dari program ini.
Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Banjarnegara, Aditya Agus Satria memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai peran Kabupaten Banjarnegara dalam program ini.
Dia menyebutkan bahwa Banjarnegara terpilih sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Tahap I B dari 37 titik yang sudah ditetapkan hingga tahun 2025.
“Untuk tahap awal ini, ada tiga rombongan belajar dengan total 75 siswa. Banjarnegara dipilih karena angka kemiskinannya cukup tinggi sekaligus komitmen Bupati yang kuat dalam mendukung program ini,” jelas Aditya.
Aditya menambahkan bahwa proses belajar melibatkan 47 tenaga pendidik mulai dari guru hingga kepala sekolah. Keterlibatan banyak tenaga pendidik menunjukkan betapa seriusnya pihak terkait dalam menjalankan program ini demi kesuksesan jangka panjangnya.
“Alhamdulillah tidak ada siswa yang mundur, hanya satu anak yang sementara berhalangan karena kondisi kesehatan,” ujarnya sembari menerangkan bahwa siswa tersebut sedang menjalani perawatan medis di rumah setelah sebelumnya dirawat di RS Sardjito Yogyakarta.
Keberhasilan tahap awal ini akan menjadi tolak ukur bagi Banjarnegara untuk memperoleh kuota lebih banyak pada tahun-tahun mendatang dalam program Sekolah Rakyat.
Program Sekolah Rakyat sendiri diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan terutama dalam meningkatkan akses pendidikan bagi komunitas-komunitas kurang beruntung secara ekonomi.
Peluncuran SRMP 27 Banjarnegara sekaligus menjadi simbol komitmen daerah tersebut terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengentasan kemiskinan melalui cara-cara inovatif dan inklusif. Komunitas lokal diharapkan turut mendukung keberlangsungan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Amalia Desiana menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak guna mencapai tujuan besar dari inisiatif ini yaitu menciptakan generasi penerus yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan global di masa depan.
Kehadiran Sekolah Rakyat di berbagai titik termasuk Banjarnegara mencerminkan usaha pemerintah untuk menjangkau masyarakat luas sehingga kesempatan meraih pendidikan tidak lagi menjadi barang langka atau eksklusif bagi sebagian kalangan saja melainkan hak dasar bagi semua anak bangsa tanpa pengecualian.
Peresmian Sekolah Rakyat di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarnegara disambut baik oleh masyarakat setempat serta mendapat perhatian luas dari berbagai pihak termasuk media lokal seperti Banyumas Ekspres yang meliput acara tersebut sebagai bagian dari komitmen peliputan berita pendidikan dan sosial kemasyarakatan.
Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah serta antusiasme masyarakat maka prospek keberhasilan jangka panjang dari Program Sekolah Rakyat akan semakin cerah memungkinkan generasi muda tumbuh optimal sesuai potensi masing-masing demi pencapaian cita-cita bangsa menuju masa depan cerah nan berkelanjutan. (jud/stch)
















