BANYUMASEKSPRES.ID, Selebritas Aldi Taher akhirnya angkat bicara terkait tuduhan yang menyebut usaha kuliner yang dijalankannya merupakan hasil praktik pencucian uang atau money laundering.
Dengan gaya khas yang penuh humor, Aldi memilih menanggapi isu tersebut secara santai sambil menegaskan bahwa bisnis yang dimilikinya dibangun melalui kerja keras.
Saat dimintai tanggapan mengenai tudingan tersebut, Aldi Taher justru melontarkan jawaban yang mengundang tawa.
“Betul cuci uang, bahwa uang harus dicuci jangan dikotori,” ujar Aldi sambil berkelakar.
Mantan suami Dewi Perssik itu mengaku tidak ingin memberikan respons yang terlalu serius terhadap isu yang menurutnya tidak berdasar.
Ia menilai tuduhan tersebut tidak perlu ditanggapi secara berlebihan karena justru dapat menimbulkan kesalahpahaman.
“Ngapain saya jawab serius? Saya santai saja. Kalau saya jawab terlalu serius, nanti malah dianggap benar. Jadi buat apa saya memberikan klarifikasi panjang lebar terhadap sesuatu yang tidak benar,” katanya.
Aldi juga mengingatkan bahwa siapa pun bisa menuliskan opini di media sosial.
Karena itu, ia memilih fokus menjalankan aktivitas dan usahanya dibanding harus terus menanggapi berbagai komentar negatif yang beredar di dunia maya.
Menurut Aldi, perjalanan bisnisnya tidak dimulai dari usaha burger yang kini dikenal masyarakat.
Jauh sebelum membuka Aldi’s Burger, ia telah lebih dulu merintis berbagai usaha kuliner lain sebagai sumber penghasilan.
Ia mengungkapkan pernah berjualan sate taichan hingga mi ayam.
Berbekal pengalaman tersebut, Aldi perlahan mengembangkan bisnisnya hingga mampu membuka usaha yang lebih besar.
“Alhamdulillah, sebelum burger saya sudah jualan sate taichan, mi ayam. Saya ini orang Minang, saya anak singkong. Semua saya jalani dengan bekerja,” ujarnya.
Aldi menegaskan bahwa kesuksesan usaha yang diraihnya bukanlah sesuatu yang datang secara instan.
Ia mengaku terus berusaha mengembangkan bisnis sambil tetap menjaga semangat bekerja keras.
Di sisi lain, Aldi juga mengaitkan perkembangan usahanya dengan nilai-nilai spiritual yang selalu dipegang dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberhasilan yang diperoleh tidak lepas dari doa, ibadah, dan penghormatan kepada orang tua.
Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengejar materi, tetapi juga memperhatikan kehidupan spiritual.
“Makanya baca Al-Qur’an, jangan hanya mengejar uang terus. Bersihkan hati dengan membaca Al-Qur’an,” tuturnya.
Meski sempat menjadi sasaran berbagai tuduhan di media sosial, Aldi mengaku tidak ingin larut dalam polemik tersebut.
Ia memahami bahwa sebagai figur publik, dirinya tidak akan pernah lepas dari kritik maupun komentar negatif.
“Bagi saya tidak apa-apa. Selama hidup pasti ada yang mendukung dan ada yang tidak suka. Itu hal yang biasa,” katanya.
Aktor sekaligus penyanyi tersebut bahkan menganggap berbagai komentar negatif sebagai pengingat agar dirinya terus memperbaiki diri.
“Terima kasih untuk semuanya. Saya jadikan sebagai doa dan pengingat agar terus menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aldi mengungkapkan bahwa prinsip hidup yang selama ini dipegang menjadi modal utama dalam membangun usaha maupun menjalani kehidupan.
Ia mengaku selalu berusaha menghormati orang tua, menjaga ibadah, serta tidak melupakan kewajibannya sebagai seorang muslim.
Menurut Aldi, restu ibu menjadi salah satu faktor penting yang selalu memotivasinya untuk terus bekerja dan berkembang.
“Kunci saya sederhana, hormati ibu, jangan tinggalkan salat, rajin membaca Al-Qur’an, dan selalu merawat orang tua,” ungkapnya.
Di tengah berbagai tudingan yang beredar, Aldi Taher memastikan dirinya tetap fokus mengembangkan bisnis kuliner yang telah dirintis selama beberapa tahun terakhir.
Ia berharap masyarakat dapat menilai usahanya berdasarkan kerja keras dan perjalanan bisnis yang telah dibangun, bukan dari isu-isu yang belum tentu benar.
Sikap santai Aldi dalam menghadapi tuduhan tersebut kembali menunjukkan karakter khasnya yang kerap membalas berbagai isu dengan humor, tanpa menghilangkan pesan mengenai pentingnya kerja keras, menjaga hubungan dengan keluarga, serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari. (*/stch/dda)














