Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Simak Cara mudah Cicil Gadai di Dompet Digital
Apa yang Menarik dari Perpustakaan Nyi Ageng Serang? Begini Cara Mengunjunginya
Benarkah Cuka Apel Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

Apa yang Menarik dari Perpustakaan Nyi Ageng Serang? Begini Cara Mengunjunginya

Perpustakaan Nyi Ageng SeranPerpustakaan Nyi Ageng Seran
Suasana ruang baca modern di Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, setelah dibuka kembali pada Juli 2026.

BANYUMASEKSPRES.ID, Perpustakaan Nyi Ageng Serang kembali dibuka untuk masyarakat pada Juli 2026 setelah menjalani proses revitalisasi selama beberapa tahun. Wajah barunya tampil lebih modern dan diharapkan menjadi salah satu pusat literasi unggulan di tingkat nasional.

Perpustakaan yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, ini sempat menghentikan layanan sejak 2020. Penutupan dilakukan untuk mendukung renovasi menyeluruh agar fasilitasnya semakin nyaman bagi pengunjung.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menghadirkan konsep ruang baca yang lebih terbuka dan ramah bagi semua kalangan. Kehadiran fasilitas baru membuat perpustakaan ini tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang belajar dan berkegiatan bersama.

Kini pengunjung dapat menikmati suasana yang jauh lebih nyaman dibandingkan sebelumnya. Berbagai fasilitas modern juga melengkapi koleksi buku yang tersedia sehingga pengalaman berkunjung menjadi lebih menyenangkan.

Salah satu daya tarik utama perpustakaan ini adalah desain interiornya yang bersih, luas, dan dipenuhi pencahayaan alami. Tersedia banyak sudut membaca yang dapat dimanfaatkan untuk belajar, bekerja, maupun membaca dengan tenang.

Perpustakaan Nyi Ageng Serang berada di lantai 7 dan 8 Gedung Nyi Ageng Serang, Jalan H.R. Rasuna Said Kavling C22, Jakarta Selatan. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat akses menuju perpustakaan ini sangat mudah.

Selain menawarkan suasana yang nyaman, perpustakaan ini memiliki sekitar 55 ribu koleksi buku dari berbagai bidang ilmu. Koleksi tersebut meliputi sastra, sejarah, pendidikan, teknologi, referensi umum, hingga buku bertema Kejakartaan.

Pengunjung juga dapat memanfaatkan layanan digital untuk mencari berbagai referensi tambahan. Kehadiran fasilitas tersebut membuat perpustakaan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di era teknologi.

Area membaca dirancang menggunakan meja dan kursi yang nyaman untuk digunakan dalam waktu lama. Fasilitas ini sangat mendukung kebutuhan pelajar, mahasiswa, peneliti, maupun pekerja yang ingin belajar dengan suasana tenang.

Tersedia pula ruang diskusi yang bisa digunakan oleh komunitas maupun kelompok belajar. Selain itu, terdapat area multifungsi untuk seminar, bedah buku, kegiatan literasi, hingga pameran edukatif.

Nama perpustakaan ini diambil dari sosok Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang. Beliau dikenal sebagai pejuang perempuan yang turut membantu perjuangan Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa pada 1825–1830.

Meski telah berusia lebih dari 70 tahun, Nyi Ageng Serang tetap memimpin perlawanan terhadap penjajah Belanda. Salah satu strategi terkenalnya adalah memanfaatkan daun talas sebagai kamuflase pasukan agar tidak mudah diketahui musuh.

Penggunaan nama tersebut menjadi bentuk penghormatan atas jasa pahlawan perempuan Indonesia. Nilai perjuangan dan semangat belajar yang diwariskan juga sejalan dengan fungsi perpustakaan sebagai pusat literasi.

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, lokasi perpustakaan dapat dijangkau menggunakan berbagai moda transportasi umum. Pengguna LRT Jabodebek dapat turun di Stasiun Rasuna Said, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Pengunjung yang menggunakan TransJakarta dapat turun di Halte Rasuna Said. Dari halte tersebut, lokasi perpustakaan hanya berjarak beberapa menit berjalan kaki.

Sementara itu, pengguna KRL Commuter Line dapat melanjutkan perjalanan melalui Stasiun Sudirman menuju kawasan Rasuna Said menggunakan LRT atau TransJakarta. Pengguna MRT Jakarta dapat turun di Stasiun Setiabudi sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi umum maupun transportasi daring.

Perpustakaan kini melayani pengunjung mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB setiap hari operasional. Jam layanan yang lebih panjang memberikan kesempatan bagi pelajar maupun pekerja untuk datang pada sore hingga malam hari.

Kehadiran Perpustakaan Nyi Ageng Serang menjadi bagian dari upaya meningkatkan budaya membaca masyarakat. Dengan fasilitas modern, koleksi buku yang lengkap, dan akses yang mudah, perpustakaan ini diharapkan menjadi salah satu destinasi literasi terbaik di Jakarta sekaligus memperkuat ekosistem literasi nasional. (mdr)

Berita Sebelumnya
Fitur cicilan mudah di Pegadaian

Simak Cara mudah Cicil Gadai di Dompet Digital

Berita Selanjutnya
Cuka Apel

Benarkah Cuka Apel Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?