BANYUMASEKSPRES.ID, Chelsea akan berhadapan dengan Paris Saint-Germain (PSG) di laga puncak Piala Dunia Antarklub 2025 pada Minggu (13/7) waktu setempat.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, pertandingan ini bisa disaksikan secara langsung melalui DAZN pada Senin (14/7) pukul 02.00 WIB.
Pertandingan yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat ini bukan sekadar kompetisi untuk merebut trofi bergengsi, melainkan juga kesempatan bagi kedua raksasa Eropa untuk mencatatkan sejarah.
Chelsea mencapai final setelah mengalahkan Fluminense dengan skor 2-0 dalam pertandingan semifinal. Kemenangan itu diraih berkat dua gol dari pemain baru mereka, Joao Pedro.
Sementara itu, PSG menunjukkan performa luar biasa dengan menyingkirkan Real Madrid lewat kemenangan telak 4-0, memastikan tempat di final untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengusung ambisi besar dalam laga ini. Ia bertekad menjadikan Chelsea sebagai tim Inggris pertama yang berhasil meraih gelar juara Piala Dunia Antarklub sebanyak dua kali.
Sebelumnya, The Blues meraih gelar ini pada tahun 2021 setelah mengalahkan Palmeiras di partai final.
“Saya tahu ekspektasinya besar,” ujar Maresca saat konferensi pers menjelang laga final.
“Tapi kami datang ke sini bukan hanya untuk sekadar berpartisipasi, kami ingin membawa pulang trofi ini.” tambahnya.
Di sisi lain, PSG yang dilatih oleh Luis Enrique juga memiliki misi istimewa. Jika mampu meraih kemenangan, ini akan menjadi gelar Piala Dunia Antarklub pertama mereka.
Selain itu, kemenangan tersebut akan menutup musim dengan rekor kemenangan tertinggi sepanjang sejarah klub. Hingga saat ini, PSG telah mengoleksi 48 kemenangan, melewati rekor musim 2015-16.
Chelsea sendiri sebelumnya pernah mencapai babak final pada tahun 2012 namun gagal setelah dikalahkan Corinthians. Jika kembali kalah kali ini, Chelsea akan tercatat sebagai tim pertama yang mengalami kekalahan dua kali di final Piala Dunia Antarklub.
Menjelang laga penting tersebut, Maresca menghadapi dilema dalam pemilihan pemainnya. Dua pemain utama Chelsea, Liam Delap dan Levi Colwill kembali bisa dimainkan setelah menjalani hukuman larangan bermain di semifinal.
Delap telah menjadi starter sejak pertandingan kedua turnamen ini dan menggantikan Nicolas Jackson sebagai penyerang utama.
Namun demikian, Joao Pedro tampil gemilang di semifinal dengan mencetak dua gol dalam debut penuhnya bersama Chelsea. Penampilan impresif tersebut bisa membuatnya kembali dipilih sebagai starter di partai final.
Di lini pertahanan, Colwill kemungkinan besar akan langsung kembali ke susunan utama dan berduet dengan Trevoh Chalobah yang tampil solid di semifinal. Tosin Adarabioyo juga menjadi opsi tambahan di posisi bek tengah.
Sektor gelandang menjadi perhatian khusus dengan keraguan atas kebugaran Moises Caicedo setelah mengalami cedera engkel saat melawan Fluminense.
Ia sempat mendapat perawatan medis di lapangan sebelum ditarik keluar jelang akhir pertandingan tersebut. Absennya Caicedo bisa menjadi kerugian besar bagi Chelsea.
Reece James yang sebelumnya absen cukup lama kini sudah kembali merumput meski baru dari bangku cadangan. Namun masih ada ketidakpastian apakah ia cukup fit untuk menggantikan Malo Gusto sebagai starter.
Di kubu lawan, PSG juga tidak tampil dengan kekuatan penuh karena absennya dua bek andalan mereka yaitu Willian Pacho dan Lucas Hernandez akibat hukuman larangan bermain dua pertandingan.
Meski demikian lini depan PSG tetap menakutkan dengan kembalinya Ousmane Dembele dari cedera dan siap tampil sejak menit awal pertandingan.
Jika Dembele dimainkan sepenuhnya maka kemungkinan besar Bradley Barcola akan digantikan sementara Kvaratskhelia serta Desire Doue mengisi posisi sayap serangan mereka.
Di sektor tengah lapangan PSG masih mengandalkan trio Joao Neves Vitinha serta Fabian Ruiz sementara pertahanan dijaga oleh Achraf Hakimi Marquinhos serta kiper Gianluigi Donnarumma yang disebut-sebut sebagai penjaga gawang terbaik dunia saat ini.
Chelsea diprediksi menghadapi tekanan luar biasa dari PSG yang tampil sangat dominan sepanjang turnamen ini menunjukkan permainan solid mulai dari pertahanan tangguh hingga serangan mematikan ke depan lapangan terbukti ketika Real Madrid tak berkutik menghadapi gempuran sengit PSG pada babak semifinal lalu
Sebaliknya performa Chelsea memang terus meningkat seiring jalannya turnamen namun lawan-lawan sebelumnya belum seberat tantangan kali ini menghadapi tim sekelas PSG tentunya butuh usaha ekstra keras jika ingin memenangkan pertandingan dari awal hingga akhir laga
Maresca menegaskan kesiapan timnya untuk bertempur habis-habisan dalam partai pamungkas ini
“Kami tahu bagaimana kekuatan PSG begitu kuat dalam segala aspek permainannya, Namun kami sudah melakukan persiapan maksimal karena ini adalah partai final dimana segalanya bisa terjadi” katanya.
Laga penentuan nanti sekaligus menjadi ujian sejati bagi The Blues apakah mampu menciptakan sejarah baru atau justru harus menyaksikan PSG menyempurnakan debut mereka dengan raihan gelar perdana (*stch)
















