Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Pembiayaan Pindar ke UMKM Tembus 35,12 Triliun, Tumbuh 23,25 Persen
Menuju Muktamar NU, Ponpes Al Hasani Kebumen Merapat Dukung KH Marsudi Syuhud

Menuju Muktamar NU, Ponpes Al Hasani Kebumen Merapat Dukung KH Marsudi Syuhud

Dukung KH Dr Marsudi Syuhud Maju Sebagai Ketua Umum PBNUDukung KH Dr Marsudi Syuhud Maju Sebagai Ketua Umum PBNU
Pengasuh Pondok Pesantren Al Hasani Jatimulyo Alian Kebumen, Gus Fachrudin Ahmad Nawawi

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Dukungan terhadap KH Dr Marsudi Syuhud untuk memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar mendatang terus bermunculan.

Kali ini, dukungan datang dari Pengasuh Pondok Pesantren Al Hasani Jatimulyo, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, Gus Fachrudin Ahmad Nawawi.

Gus Fachrudin menilai KH Marsudi Syuhud merupakan figur yang memiliki pengalaman dan kapasitas lengkap untuk memimpin NU di tengah berbagai tantangan yang dihadapi organisasi dan masyarakat.

Menurutnya, pengalaman panjang KH Marsudi Syuhud di organisasi NU serta jaringan internasional yang dimilikinya menjadi modal penting untuk membawa NU semakin berkembang.

“Kami, dari Ponpes Al Hasani mendukung dan mendoakan KH Dr Marsudi Syuhud untuk menjadi Ketua Umum PBNU pada Muktamar mendatang. Beliau adalah kader terbaik NU,” tegas Gus Fachrudin kepada awak media, Sabtu (22/8).

Gus Fachrudin mengatakan rekam jejak KH Marsudi Syuhud tidak perlu diragukan.

Ia menilai pengalaman tersebut membuat Marsudi memahami dinamika organisasi NU, baik di tingkat bawah maupun pusat.

KH Marsudi Syuhud diketahui pernah dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal PBNU dan Ketua PBNU pada periode sebelumnya.

Saat ini, ia juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat periode 2025-2030.

Selain itu, Marsudi aktif dalam bidang diplomasi antaragama dan ekonomi syariah.

“Beliau pernah menjadi khadim Gus Dur, pernah menjadi Sekjen, menjadi Ketua PBNU. Jadi sangat paham denyut jam’iyah dari bawah sampai atas. Gaya komunikasinya tegas, blak-blakan, tapi mengayomi,” ujar Gus Fachrudin.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan Ponpes Al Hasani memberikan dukungan terhadap Marsudi untuk maju dalam kontestasi kepemimpinan PBNU.

Selain pengalaman organisasi, Gus Fachrudin juga menilai KH Marsudi Syuhud memiliki jaringan internasional yang kuat.

Kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pihak di tingkat global dianggap relevan dengan kebutuhan NU saat ini.

Organisasi tersebut dinilai membutuhkan sosok yang mampu membawa nilai-nilai Islam moderat dan tradisi NU ke ruang internasional.

Gus Fachrudin menyebut Marsudi pernah membawa isu NU dan konsep Islam rahmatan lil alamin ke berbagai forum di Eropa dan dunia.

Di sisi lain, pengalaman tersebut dinilai tidak membuat Marsudi meninggalkan akar tradisi pesantren.

“Figur seperti Kiai Marsudi yang pernah membawa isu NU dan Islam rahmatan lil alamin ke forum-forum Eropa dan dunia, sekaligus pendiri Pesantren Ekonomi Darul Uchwah, sangat relevan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi warga Nahdliyin,” katanya.

Gus Fachrudin juga menyoroti kiprah KH Marsudi Syuhud di bidang ekonomi syariah.

Menurutnya, pengembangan ekonomi warga Nahdliyin menjadi salah satu tantangan yang perlu mendapatkan perhatian serius.

NU tidak hanya membutuhkan penguatan dalam bidang keagamaan dan sosial, tetapi juga perlu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Pengalaman Marsudi di bidang tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk memperkuat program ekonomi yang menyentuh langsung warga NU.

Kemandirian ekonomi, menurut Gus Fachrudin, penting agar masyarakat Nahdliyin memiliki daya tahan yang lebih kuat dalam menghadapi perubahan ekonomi dan tantangan global.

Menjelang Muktamar NU, Gus Fachrudin berharap proses pemilihan kepemimpinan dapat berlangsung secara demokratis dan mengedepankan musyawarah.

Ia menilai perbedaan pilihan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, seluruh proses harus tetap menjaga persatuan dan tradisi musyawarah yang menjadi bagian penting dalam kehidupan jam’iyah NU.

“Kami instruksikan kepada alumni dan jamaah Al Hasani untuk merapatkan barisan, mendukung KH Dr Marsudi Syuhud. Semoga NU semakin jaya, bersinergi dengan semua banom, dan membawa kemaslahatan untuk umat,” pungkas Gus Fachrudin Ahmad Nawawi.

Dukungan dari Ponpes Al Hasani tersebut menambah dinamika menjelang Muktamar NU.

KH Marsudi Syuhud dinilai memiliki kombinasi pengalaman organisasi, kemampuan komunikasi, jaringan internasional, serta perhatian terhadap pengembangan ekonomi umat yang dianggap sesuai dengan tantangan NU ke depan. (mam/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Pembiayaan Pindar Tumbuh 23,25 Persen

Pembiayaan Pindar ke UMKM Tembus 35,12 Triliun, Tumbuh 23,25 Persen