Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Jonatan Christie Berpeluang Jadi Nomor 1 Dunia, Ikuti Jejak Taufik Hidayat
Kebumen Fest 2026 Hadirkan Karnaval Malam hingga Sendratari Karangbolong

Kebumen Fest 2026 Hadirkan Karnaval Malam hingga Sendratari Karangbolong

Karnaval Budaya dan UMKM Meriahkan Kebumen FestKarnaval Budaya dan UMKM Meriahkan Kebumen Fest
SPEKTAKULER: Penampilan salah satu peserta Kebumen Fest 2026 di Alun-alun Pancasila Kebumen memukau masyarakat dengan menampilkan ogoh-ogoh berbentuk Godzila, Sabtu (22/8)

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Kebumen Fest 2026 resmi dibuka meriah di Alun-Alun Pancasila Kebumen, Sabtu (22/8/2026).

Festival yang mengangkat tema “The Rising Culture of Bumitirta Prajamukti” tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya, kreativitas, sekaligus potensi masyarakat Kabupaten Kebumen.

Pembukaan Kebumen Fest 2026 diawali dengan Night Street Carnival yang berlangsung meriah.

Karnaval mengambil rute dari Tugu Lawet menuju Alun-Alun Pancasila dan menghadirkan berbagai penampilan seni dari sejumlah daerah.

Sebanyak 18 kontingen ikut ambil bagian dalam Night Street Carnival. Peserta tidak hanya berasal dari Kebumen, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Wonosobo, Solo, Semarang, Jember, Magelang, Bali, Banyuwangi hingga Sampang, Madura.

Panggung kehormatan untuk menyambut penampilan para kontingen berada di depan SMPN 5 Kebumen.

Sementara itu, penampilan pembuka karnaval dilakukan marching band MTsN 7 Kebumen.

Tema “The Rising Culture of Bumitirta Prajamukti” menjadi gambaran semangat Kebumen untuk terus berkembang melalui kekuatan budaya dan kreativitas masyarakat.

Kebumen Fest 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi seniman, komunitas, pelaku UMKM dan berbagai elemen masyarakat untuk menunjukkan karya mereka.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival.

Ia memberikan penghargaan kepada panitia, sponsor, seniman, komunitas hingga pelaku UMKM yang turut mendukung acara.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Kabupaten Kebumen.

Beberapa di antaranya adalah perbaikan sekitar 20 ruas jalan dan tiga jembatan hingga pertengahan 2026.

Pemerintah Kabupaten Kebumen juga terus memperluas akses layanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC), menangani persoalan stunting serta mendorong hadirnya layanan kereta Prameks di Kebumen.

“Termasuk perbaikan sekitar 20 ruas jalan dan 3 jembatan hingga pertengahan 2026, perluasan akses kesehatan melalui UHC, penanganan stunting, serta upaya menghadirkan layanan kereta Prameks di Kebumen,” jelas Lilis.

Pembukaan resmi Kebumen Fest 2026 kemudian ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Kebumen.

Setelah Night Street Carnival, kemeriahan berlanjut dengan pementasan kolosal Sendratari The Tales of Karangbolong Kidung Pangeran Surti.

Pertunjukan tersebut melibatkan sekitar 150 penari dan menjadi salah satu sajian utama dalam pembukaan Kebumen Fest 2026.

Pementasan tersebut bukan kali pertama digelar. Sendratari The Tales of Karangbolong Kidung Pangeran Surti sebelumnya telah dipentaskan dalam sejumlah kesempatan, termasuk malam pergantian tahun, TMII dan di kawasan Karangbolong.

Kehadiran sendratari kolosal tersebut memperkuat identitas Kebumen Fest sebagai festival yang tidak hanya mengandalkan hiburan modern, tetapi juga mengangkat cerita dan budaya lokal.

Di sela-sela pertunjukan, panitia juga melakukan penerbangan lampion secara simbolis.

Kegiatan tersebut menjadi penanda menuju Festival Lampion Kebumen yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus mendatang.

Pembukaan Kebumen Fest 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah.

Di antaranya Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini, Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Ir H Mohammad Yahya Fuad, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah beserta Ketua TP PKK Kabupaten Kebumen, serta jajaran Forkopimda.

Sejumlah pejabat daerah lainnya juga hadir, mulai dari Sekda, para asisten dan staf ahli, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, pimpinan DPRD Kebumen, hingga perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan kabupaten tetangga.

Perwakilan KAI Commuter serta Bank Jateng sebagai salah satu sponsor juga turut hadir dalam acara tersebut.

Selain pertunjukan budaya, pembukaan Kebumen Fest 2026 juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Kebumen dan Bank Jateng untuk memperkuat kerja sama.

Kedua pihak melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan tabungan dan pembiayaan haji.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan Direktur Bisnis Kelembagaan & Unit Usaha Syariah Bank Jateng Maswaris.

Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat. Selain itu, terdapat upaya mendorong budaya menabung sejak dini.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Kebumen Fest 2026 diharapkan tidak hanya menjadi festival hiburan tahunan.

Event ini juga menjadi sarana promosi budaya, pengembangan kreativitas, penguatan UMKM serta ruang untuk memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Kebumen kepada masyarakat luas.

Kehadiran 18 kontingen dari berbagai daerah dalam Night Street Carnival menunjukkan bahwa Kebumen Fest mampu menjadi ruang pertemuan berbagai ekspresi budaya.

Pementasan sendratari kolosal, parade budaya dan keterlibatan pelaku UMKM semakin memperkuat daya tarik festival.

Pembukaan yang berlangsung di Alun-Alun Pancasila Kebumen pun menjadi awal dari rangkaian acara yang masih akan berlanjut dengan berbagai agenda berikutnya, termasuk Festival Lampion pada 29 Agustus 2026. (mam/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Bidik Takhta Nomor Satu Dunia

Jonatan Christie Berpeluang Jadi Nomor 1 Dunia, Ikuti Jejak Taufik Hidayat