Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

MTsN 8 Kebumen Gelar English Training, Siswa Dilatih Berani Berbicara Bahasa Inggris

Siswa Diberi Pembekalan Bahasa InggrisSiswa Diberi Pembekalan Bahasa Inggris
PELATIHAN: Siswa MTsN 8 Kebumen menggelar pelatihan bahasa inggris lewat program i English Training Program for FDS Talent

BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – MTsN 8 Kebumen terus mendorong pengembangan bakat dan potensi peserta didik melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang kreatif dan aplikatif.

Salah satunya dilakukan melalui program English Training Program for FDS Talent yang berlangsung selama lima hari, Selasa hingga Sabtu, 18–22 Agustus 2026.

Program pelatihan bahasa Inggris tersebut diselenggarakan melalui kerja sama MTsN 8 Kebumen dengan Kampung Inggris Kebumen (KIK).

Kegiatan mendapat antusiasme dari para siswa yang mengikuti pembelajaran tidak hanya melalui teori, tetapi juga dengan praktik komunikasi secara langsung.

Pelatihan dipusatkan di ruang kelas 7A MTsN 8 Kebumen dan diikuti peserta didik kelas 7A yang tergabung dalam program FDS Talent.

Kegiatan berlangsung setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.

Durasi pelatihan yang cukup panjang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mendapatkan pengalaman belajar bahasa Inggris secara lebih intensif.

Dalam pelatihan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan materi mengenai bahasa Inggris secara teori.

Mereka juga diarahkan untuk aktif berbicara, berlatih menggunakan bahasa Inggris, serta tampil di hadapan orang lain.

Metode pembelajaran yang menekankan praktik tersebut diharapkan dapat membantu siswa terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari.

Kegiatan praktik juga menjadi bagian penting untuk membangun keberanian siswa.

Sebab, kemampuan berbahasa asing tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak kosakata atau tata bahasa yang dikuasai, tetapi juga keberanian untuk menggunakannya.

Kepala MTsN 8 Kebumen, Dr Sidik Wibowo Akhmad SPd MAg mengatakan, program tersebut menjadi salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sekaligus membangun kepercayaan diri peserta didik.

“Jangan takut untuk berbicara dan mencoba. Kemampuan berbahasa tidak cukup hanya dipelajari melalui teori, tetapi harus terus dipraktikkan. Ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan kemampuan terbaik,” ujar Sidik, kemarin (21/8).

Menurut Sidik, kemampuan bahasa Inggris perlu diimbangi dengan keberanian untuk berkomunikasi.

Siswa yang memahami materi tetapi takut menggunakannya dalam percakapan akan kesulitan mengembangkan kemampuan secara optimal.

Karena itu, siswa didorong untuk berani mencoba selama mengikuti pelatihan. Kesalahan yang muncul ketika berlatih juga tidak perlu menjadi alasan untuk berhenti berbicara.

“Kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Yang terpenting adalah berani mencoba, terus berlatih, dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” lanjutnya.

Pendekatan tersebut membuat kegiatan English Training Program for FDS Talent tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi bahasa Inggris.

Program juga diarahkan untuk membentuk sikap percaya diri dan keberanian tampil.

Bagi siswa usia sekolah, pengalaman berbicara di depan teman maupun pengajar dapat menjadi latihan penting untuk membangun kemampuan komunikasi.

Program FDS Talent menjadi salah satu wadah bagi MTsN 8 Kebumen untuk mengembangkan potensi siswa sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing.

Pelatihan bahasa Inggris melalui kerja sama dengan KIK diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di kelas pada umumnya.

Dengan kegiatan yang berlangsung secara intensif selama lima hari, siswa memiliki kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan bahasa Inggris secara berulang.

Kebiasaan tersebut diharapkan dapat membantu peserta didik menjadi lebih percaya diri ketika harus menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai situasi.

Selain kemampuan akademik, keterampilan komunikasi juga menjadi bekal yang penting bagi siswa.

Penguasaan bahasa Inggris dapat membuka kesempatan bagi peserta didik untuk mengakses berbagai sumber pengetahuan dan berkomunikasi dalam lingkungan yang lebih luas.

Karena itu, pembelajaran bahasa Inggris yang disertai praktik menjadi salah satu pendekatan yang dapat membantu siswa memahami penggunaan bahasa secara lebih nyata.

Selama pelatihan, siswa mendapatkan ruang untuk tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mencoba menggunakannya. Aktivitas berbicara dan tampil menjadi bagian dari proses pembelajaran.

Metode seperti ini memungkinkan siswa belajar dari pengalaman langsung. Ketika melakukan kesalahan, siswa dapat mengetahui bagian yang perlu diperbaiki dan kemudian mencoba kembali.

Proses tersebut sejalan dengan pesan Kepala MTsN 8 Kebumen yang meminta siswa tidak takut melakukan kesalahan.

Keberanian untuk mencoba menjadi salah satu kunci dalam proses pembelajaran bahasa.

Semakin sering siswa menggunakan bahasa Inggris, semakin besar pula kesempatan mereka untuk membangun kelancaran dan rasa percaya diri.

Antusiasme siswa selama mengikuti program menjadi modal positif bagi keberlanjutan kegiatan pengembangan bakat di lingkungan sekolah.

Kerja sama dengan Kampung Inggris Kebumen juga memberikan tambahan pengalaman bagi peserta didik dalam memperoleh pembelajaran bahasa Inggris yang lebih aplikatif.

Melalui program tersebut, MTsN 8 Kebumen tidak hanya berupaya meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga menyiapkan peserta didik agar memiliki keterampilan komunikasi yang dapat berguna dalam pendidikan dan kehidupan mereka ke depan. (cah/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Tujuh Kandidat Direktur Perumdam Jalani UKK

Seleksi Direktur Perumdam Tirta Serayu Banjarnegara Mengerucut, 7 Kandidat Ikuti UKK

Berita Selanjutnya
22 Jemaah Pengganti Diproyeksi Berangkat

Nomor Porsi Haji Dilimpahkan ke 69 Jemaah Purbalingga, Status Prioritas Lansia Bisa Berubah