Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub 2025 Akan Dibuka, Tersedia 791 Formasi

Info pendaftaran sekolah kedinasan kemenhub 2025 segera dibukaInfo pendaftaran sekolah kedinasan kemenhub 2025 segera dibuka
Info pendaftaran sekolah kedinasan Kemenhub 2025 segera dibuka.

BANYUMASEKSPRES.ID, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan segera membuka pendaftaran untuk sekolah kedinasan tahun 2025 yang berada di bawah naungannya.

Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram resmi milik Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub.

Mengutip unggahan tersebut, proses penerimaan calon mahasiswa dilakukan melalui jalur Seleksi Penerimaan Calon Taruna atau Sipencatar dengan skema Pola Pembibitan (Polbit).

“Kamu bisa mulai dengan ikuti seleksi Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Pola Pembibitan (Polbit) Kemenhub 2025,” tulis akun Instagram BPSDMP Kemenhub.

Bagi calon mahasiswa yang berhasil lolos dan masuk ke sekolah kedinasan milik Kemenhub, nantinya akan memiliki peluang untuk langsung bekerja di lingkungan Kementerian Perhubungan maupun di instansi pemerintahan daerah setelah lulus.

Kemenhub membuka sebanyak 791 formasi untuk calon taruna baru pada tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sejumlah 281 formasi diperuntukkan bagi penempatan di Kemenhub.

Sementara itu, sisanya sebanyak 510 formasi akan dialokasikan untuk pemerintahan daerah.

Sebanyak 791 formasi untuk calon taruna baru tahun 2025 disiapkan
Sebanyak 791 formasi untuk calon taruna baru tahun 2025 disiapkan.

Pendaftaran untuk Sipencatar Polbit Kemenhub 2025 direncanakan akan dimulai pada 29 Juni 2025 hingga 18 Juli 2025. Untuk itu, calon pendaftar disarankan mulai mempersiapkan diri sejak sekarang.

Terkait persyaratan administrasi, calon peserta perlu menyiapkan sejumlah dokumen penting. Pertama adalah pas foto berukuran 4×6 cm dengan latar belakang merah, dalam format jpg, dan ukuran file antara 120 hingga 500 kb.

Kemudian, dokumen identitas diri juga wajib disiapkan. Bagi peserta yang sudah berusia di atas 17 tahun, bisa menggunakan KTP.

Sementara bagi yang belum memiliki KTP, dapat menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), atau surat domisili. Semua dokumen ini juga harus dalam format jpg dengan ukuran maksimal 500 kb.

Untuk syarat pendidikan, peserta lulusan tahun 2025 atau sebelumnya wajib mengunggah ijazah beserta nilai.

Bagi yang masih duduk di kelas 12, cukup melampirkan rapor semester genap kelas XI dan rapor semester gasal kelas XII.

Jika peserta merupakan lulusan luar negeri, maka harus menyertakan surat penyetaraan ijazah dari Kemendikbud dalam format pdf dengan ukuran maksimal 1.000 kb.

Apabila peserta memiliki piagam atau sertifikat prestasi di bidang riset, organisasi, olahraga, atau seni, dapat juga disertakan sebagai dokumen pendukung.

Semua file yang diunggah harus sesuai dengan ketentuan format dan ukuran yang ditentukan.

Syarat tinggi badan juga menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh para calon pendaftar. Secara umum, tinggi badan minimal yang diwajibkan adalah 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita.

Namun, ada ketentuan khusus untuk beberapa program studi seperti D3 PKP, PPKP, OBU, MBU, MTU, dan OPU, di mana tinggi badan minimal yang disyaratkan adalah 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita.

Tinggi badan peserta akan dicek secara ketat dan berkali-kali dalam proses seleksi. Pemeriksaan dimulai dari seleksi administrasi berdasarkan data pendaftar, dilanjutkan saat tes kesehatan, performance test, proses daftar ulang, hingga masa madatukar.

Dengan waktu pendaftaran yang semakin dekat, para lulusan SMA maupun SMK yang berminat untuk menjadi bagian dari sekolah kedinasan Kemenhub 2025 diimbau untuk segera melengkapi seluruh dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

Demikian informasi seputar pendaftaran sekolah kedinasan Kemenhub 2025. Pastikan untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi agar tidak ketinggalan jadwal dan persyaratan yang dibutuhkan. (fam)

Berita Sebelumnya
Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap kegiatan pelatihan kewirausahaan untuk disabilitas dan perempuan di aula Dinas Ketenegakaerjaan dan Perindustrian Kabupaten Cilacap

Dorong Disabilitas Tetap Berdaya, Kilang Cilacap Dukung Pelatihan Pembuatan Dompet Ramah Lingkungan

Berita Selanjutnya
Fenomena gagal bayar atau galbay secara sengaja terhadap pinjaman online (pinjol) berbasis fintech peer to peer lending kembali marak di tengah masyarakat

Ribuan Orang Sengaja Galbay Pinjol, Rugikan Industri Fintech!