Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode

Bantah Isu Balapan Malam, Formula 1 GP Malaysia Tetap Digelar Sore Hari

F1 Malaysia Tetap Digelar Sore HariF1 Malaysia Tetap Digelar Sore Hari
SEPANG: Sirkuit Sepang membantah isu Formula 1 GP Bahrain 2026 digelar malam. Balapan dipastikan berlangsung sore seperti terakhir kali pada 2017

BANYUMASEKSPRES.ID, MALAYSIA – Sepang International Circuit (SIC) memastikan Formula 1 Grand Prix (GP) Malaysia yang akan kembali digelar pada Oktober 2026 tidak akan berlangsung pada malam hari.

Balapan tetap dijadwalkan berlangsung pada sore hari, mengikuti format terakhir saat Sepang menjadi tuan rumah Formula 1 pada musim 2017.

Kepastian tersebut disampaikan Chief Executive Officer (CEO) Sepang International Circuit, Azhan Shafiman Hanif, sekaligus membantah berbagai spekulasi yang sempat berkembang di kalangan penggemar mengenai kemungkinan balapan digelar pada malam hari.

Menurut Azhan, seluruh rangkaian akhir pekan Formula 1 di Sepang tetap disusun untuk berlangsung pada siang hingga sore hari.

Dengan demikian, penggemar tidak perlu lagi berspekulasi mengenai perubahan jadwal yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

“Balapan akan digelar pada sore hari, bukan malam,” ujar Azhan kepada kantor berita resmi Malaysia, Bernama.

Spekulasi mengenai balapan malam muncul setelah laman resmi Formula 1 sempat menampilkan jadwal GP Malaysia pada pukul 20.00 waktu setempat.

Informasi tersebut memicu berbagai komentar dari penggemar yang menduga Sepang akan mengikuti konsep balapan malam seperti GP Singapura atau GP Bahrain.

Namun, tak lama kemudian pihak Formula 1 memperbarui informasi tersebut dengan mengganti jadwal menjadi TBD (To Be Determined) atau waktu pelaksanaan akan diumumkan kemudian.

Perubahan itu semakin memunculkan berbagai dugaan sebelum akhirnya SIC memberikan klarifikasi resmi.

Kepastian bahwa Formula 1 GP Malaysia tetap berlangsung pada sore hari sekaligus mengakhiri kebingungan para pencinta balap.

Balapan ini juga menjadi momen istimewa karena menandai kembalinya Formula 1 ke Sepang setelah terakhir kali menggelar seri Kejuaraan Dunia F1 pada 2017.

Sepang dikenal sebagai salah satu sirkuit legendaris dalam kalender Formula 1. Karakter lintasan yang memadukan tikungan cepat, trek lurus panjang, serta kondisi cuaca tropis yang kerap berubah menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap dan tim.

Sementara itu, kabar penting juga datang dari ajang MotoGP. Dorna Sports resmi menetapkan Buriram International Circuit, Thailand, sebagai tuan rumah seri pembuka MotoGP musim 2027.

Keputusan tersebut membuat Thailand menjadi penyelenggara seri pembuka MotoGP untuk ketiga kalinya secara berturut-turut setelah sukses menggelar pembuka musim pada dua edisi sebelumnya.

Balapan di Buriram juga akan memiliki arti penting karena menjadi awal penerapan regulasi teknis baru MotoGP yang mulai diberlakukan pada musim 2027.

Regulasi tersebut diperkirakan akan membawa perubahan besar terhadap performa motor, teknologi, hingga strategi balapan seluruh pabrikan.

CEO MotoGP, Carmelo Ezpeleta, mengatakan terpilihnya Buriram sebagai pembuka musim merupakan bentuk kepercayaan terhadap kemampuan Thailand dalam menyelenggarakan ajang balap dunia.

Menurutnya, antusiasme masyarakat Thailand terhadap MotoGP terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga layak kembali dipercaya menjadi lokasi pembuka musim.

“Menjadi tuan rumah pembuka musim MotoGP untuk ketiga kalinya secara beruntun menunjukkan kerja sama luar biasa yang telah kami bangun di Thailand dan besarnya antusiasme para penggemar,” ujar Carmelo Ezpeleta.

Penetapan Malaysia dan Thailand sebagai tuan rumah dua ajang balap paling bergengsi di dunia sekaligus mempertegas posisi Asia Tenggara sebagai salah satu pasar utama olahraga otomotif internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Asia Tenggara terus menunjukkan pertumbuhan jumlah penonton Formula 1 dan MotoGP.

Tingginya minat masyarakat terhadap dunia balap membuat penyelenggara terus mempertahankan kehadiran seri balapan di kawasan ini.

Kembalinya Formula 1 ke Sepang juga diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Malaysia melalui sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga usaha mikro dan menengah yang berkaitan dengan penyelenggaraan event internasional.

Di sisi lain, MotoGP Thailand diprediksi kembali menghadirkan puluhan ribu penggemar dari berbagai negara yang akan memadati Buriram International Circuit pada seri pembuka musim 2027.

Dengan kepastian jadwal tersebut, para penggemar balap kini dapat menantikan dua agenda besar olahraga otomotif dunia yang kembali menempatkan Asia Tenggara sebagai pusat perhatian.

Formula 1 akan kembali meramaikan Sepang pada Oktober 2026, sementara MotoGP memulai era regulasi baru melalui seri pembuka di Buriram pada musim 2027. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Tambahan Biaya Tiket Pesawat Maksimal 30 Persen

Kemenhub Evaluasi Tarif Tiket Pesawat usai Harga Avtur Turun, Fuel Surcharge Berpotensi Berubah