BANYUMASEKSPRES.ID, Bank Indonesia (BI) kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan dukungan pendidikan melalui program Beasiswa BI.
Tahun ini, pendaftaran dibuka untuk mahasiswa Universitas Indonesia (UI) hingga Kamis (18/9/2025).
Meski begitu, program beasiswa ini juga hadir secara rutin di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di seluruh Indonesia.
Informasi lengkap bisa dipantau melalui laman resmi masing-masing universitas. Beasiswa BI disediakan melalui tiga jalur, yakni S1 Reguler, S1 Unggulan, dan Vokasi.
Perbedaan paling menonjol antara skema Reguler dan Unggulan terletak pada kewajiban melampirkan skor kemampuan bahasa Inggris, baik TOEFL maupun IELTS.
Besaran bantuan juga berbeda untuk tiap jalur. Penerima beasiswa S1 Unggulan akan mendapatkan Rp 1.500.000 per bulan. Sementara untuk skema Reguler dan Vokasi, mahasiswa memperoleh Rp 1.000.000 setiap bulan.
Selain dukungan finansial, penerima Beasiswa BI juga memperoleh kesempatan mengikuti berbagai program pengembangan diri.

Di antaranya pelatihan penulisan opini di media cetak, public speaking, GenBI Capacity Building, hingga Leadership Camp.
Mahasiswa terpilih juga didorong untuk berkontribusi pada berbagai kegiatan sosial berskala nasional maupun internasional, seperti Y20, ISEF, IMF-WB Annual Meeting, serta konferensi besar lainnya.
Penerima beasiswa pun otomatis menjadi bagian dari jaringan GenBI Nusantara yang mempertemukan mahasiswa dengan alumni penerima Beasiswa BI dari seluruh Indonesia.
Untuk bisa mendaftar, setiap jalur memiliki syarat yang berbeda. Pada skema S1 Reguler dan Unggulan, syaratnya meliputi: mahasiswa aktif program S1, minimal IPK 3,0 untuk Reguler dan 3,5 untuk Unggulan, sudah menempuh minimal semester IV atau 40 SKS, serta maksimal berusia 23 tahun atau belum berusia 24 tahun.
Khusus skema Unggulan, pendaftar wajib melampirkan skor TOEFL (PBT/ITP ≥ 500, iBT ≥ 61, CBT ≥ 173) atau IELTS minimal 6,0.
Selain itu, mahasiswa tidak boleh sedang menerima beasiswa lain. Untuk jalur Reguler, prioritas diberikan kepada mahasiswa yang membutuhkan bantuan finansial.
Sementara untuk jalur Vokasi, persyaratan meliputi: mahasiswa aktif program vokasi, IPK minimal 3,0, sudah menempuh minimal semester II atau 24 SKS, serta berusia maksimal 22 tahun atau belum berusia 23 tahun.
Sama seperti jalur lainnya, pendaftar tidak boleh sedang menerima beasiswa lain, dan diutamakan bagi yang membutuhkan dukungan finansial tambahan.
Selain syarat akademis, calon penerima Beasiswa BI juga wajib menyiapkan sejumlah dokumen pendukung.
Dokumen tersebut antara lain Kartu Tanda Mahasiswa, CV, motivation letter serta rencana karier dalam bahasa Indonesia, dan surat rekomendasi dari fakultas atau tokoh akademik maupun non-akademik.
Jumlah surat rekomendasi berbeda sesuai jalur, yakni satu untuk Vokasi dan Reguler, serta dua untuk jalur Unggulan.
Pendaftar juga diminta melampirkan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain, surat kesediaan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan beasiswa, surat kesediaan pemeriksaan data, serta surat pernyataan bukan perokok aktif.
Dokumen lain yang perlu disertakan adalah halaman depan buku tabungan atas nama pribadi serta formulir beasiswa Bank Indonesia. Semua berkas tersebut menjadi syarat mutlak sebelum mendaftar.
Untuk proses pendaftaran, mahasiswa dapat langsung mengakses laman resmi universitas masing-masing. Khusus mahasiswa UI, registrasi dilakukan melalui tautan beasiswa.ui.ac.id. (vip)
















