BANYUMASEKSPRES.ID, BANJARNEGARA – Pemerintah Kabupaten Banjarnegara telah meluncurkan secara resmi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk pelajar, sebuah inisiatif yang dilaksanakan pertama kali di SD Negeri 1 Krandegan.
Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan siswa.
Tujuan utama dari program ini adalah memastikan bahwa siswa menerima intervensi kesehatan yang diperlukan sedini mungkin sehingga mereka dapat berkembang secara optimal baik secara fisik maupun mental.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara, Latifa Hesti P, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Banjarnegara dan menyasar seluruh jenjang pendidikan, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
“Tahap awal menyasar siswa SD. Cek kesehatan dilakukan oleh seluruh puskesmas di wilayah Banjarnegara dan ini akan terus berlanjut hingga mencakup semua pelajar,” ujarnya pada Senin (4/8).
Program CKG mencakup pemeriksaan kesehatan dasar seperti mata, telinga, hidung, gigi serta berat dan tinggi badan, selain memeriksa kondisi umum tubuh lainnya.
Lebih lanjut, terdapat pula skrining kesehatan mental dan potensi gangguan lain seperti anemia, gangguan penglihatan serta skoliosis.
Hal ini menunjukkan betapa komprehensifnya pendekatan program ini dalam memastikan kesehatan siswa dari berbagai aspek.
Latifa menambahkan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang dalam bidang kesehatan.
“Ini adalah investasi jangka panjang di bidang kesehatan. Jika ditemukan gangguan akan langsung dilakukan penanganan lanjutan agar siswa bisa tetap produktif dan tidak terganggu proses belajarnya,” jelas Latifa.
Dengan demikian pemerintah daerah berharap dapat menanamkan pola hidup bersih dan sehat sejak dini kepada para siswa dengan cara mengedukasi mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan diri seperti rajin mencuci tangan dan menyikat gigi.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Banjarnegara Teguh Handoko menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik tetapi juga menjadi langkah preventif terhadap permasalahan psikologis anak yang mungkin tidak tampak secara kasat mata.
“Kami mulai dari SDN 1 Krandegan sebagai kick-off dan akan dilanjutkan ke semua sekolah. Dengan deteksi dini kita bisa bergerak bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh,” kata Teguh.
Menurut Teguh kesehatan yang baik adalah pondasi penting dalam keberhasilan pendidikan karena memungkinkan anak-anak untuk belajar lebih efektif tanpa terhambat oleh masalah kesehatan. Sinergi antara sekolah tenaga kesehatan dan orang tua sangatlah diperlukan agar program ini dapat berjalan sukses sebagaimana direncanakan.
Program Cek Kesehatan Gratis ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan holistik terhadap kesehatan siswa.
Dengan menjadikan kesehatan sebagai prioritas sejak dini pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap dapat mencetak generasi yang sehat cerdas serta memiliki daya saing tinggi di masa mendatang. (jud/stch)
















