Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Rekrutmen Tamtama TNI AL 2026 Masih Dibuka, Lulusan SMA Segera Daftar
Kronologi Tantri Kotak Dipeluk Penonton di Atas Panggung, Tim Langsung Amankan Situasi

Kronologi Tantri Kotak Dipeluk Penonton di Atas Panggung, Tim Langsung Amankan Situasi

Syok Dipeluk Penonton PriaSyok Dipeluk Penonton Pria
Tantri Syalindri

BANYUMASEKSPRES.ID, Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri, mengalami insiden yang tidak menyenangkan saat tampil menghibur ribuan penggemar di kawasan Geopark Ciletuh, Jawa Barat.

Seorang penonton pria tiba-tiba naik ke atas panggung dan langsung memeluk Tantri ketika konser hampir berakhir.

Beruntung, situasi dapat segera dikendalikan oleh kru sehingga penampilan tidak berujung pada insiden yang lebih serius.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah Tantri membagikan kronologi kejadian melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (21/7).

Dalam unggahannya, ia memperlihatkan momen ketika seorang pria dari area penonton mendadak naik ke panggung dan menghampirinya tanpa izin.

Tantri menjelaskan bahwa sepanjang konser sebenarnya berlangsung dengan sangat meriah dan penuh antusiasme.

Namun, suasana berubah ketika seorang penonton secara tiba-tiba memeluk dirinya di atas panggung.

“Manggung di Geopark Ciletuh sebenarnya berjalan seru banget, sampai di akhir show tiba-tiba ada seseorang laki-laki naik ke atas panggung dan langsung memelukku. Untung ada teknisi vokalku yang gerak cepat mengamankan situasi,” tulis Tantri.

Berkat respons cepat dari salah satu anggota tim, pria tersebut berhasil diamankan sehingga situasi kembali kondusif.

Tantri pun dapat menyelesaikan penampilannya tanpa mengalami cedera maupun gangguan yang lebih serius.

Di balik kejadian tersebut, Tantri mengaku konser di Ciletuh memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Ia bahkan merasakan suasana konser yang mengingatkannya pada era 2010-an, ketika penonton benar-benar menikmati musik secara langsung tanpa terlalu sibuk merekam setiap momen menggunakan telepon genggam.

Menurutnya, antusiasme penonton yang fokus menikmati penampilan menjadi salah satu hal yang membuat konser terasa lebih hidup dan penuh energi positif.

Meski demikian, insiden yang terjadi di penghujung acara menjadi pengingat penting mengenai aspek keamanan dalam sebuah pertunjukan musik.

Tantri berharap kejadian serupa tidak kembali dialami oleh dirinya maupun musisi lain yang tampil di berbagai daerah.

Ia menegaskan bahwa panggung seharusnya menjadi ruang yang aman, tidak hanya bagi penyanyi atau musisi, tetapi juga seluruh kru yang bekerja di balik jalannya pertunjukan.

“Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi kepada siapa pun yang sedang tampil di atas panggung. Panggung seharusnya menjadi ruang yang aman, baik untuk musisi maupun seluruh tim yang bekerja di balik pertunjukan,” ungkapnya.

Tantri juga menyampaikan apresiasi kepada mayoritas penonton yang telah memberikan dukungan dan menjaga suasana konser tetap meriah sejak awal hingga hampir selesai.

Menurutnya, insiden tersebut tidak mengurangi rasa hormat dan terima kasihnya kepada para penggemar yang hadir.

Ia berharap dapat kembali tampil dan menghibur masyarakat di kesempatan berikutnya dengan suasana yang tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi semua pihak.

Insiden yang dialami Tantri kembali mengingatkan pentingnya pengamanan dalam setiap penyelenggaraan konser.

Kehadiran petugas keamanan serta kesiapsiagaan kru menjadi faktor penting untuk melindungi musisi, penonton, dan seluruh pihak yang terlibat dalam sebuah pertunjukan musik.

Dengan pengamanan yang baik, konser tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan rasa aman sehingga seluruh penonton dapat menikmati pertunjukan tanpa adanya tindakan yang berpotensi membahayakan artis maupun orang lain. (*/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Rekrutmen Tamtama TNI AL

Rekrutmen Tamtama TNI AL 2026 Masih Dibuka, Lulusan SMA Segera Daftar