BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pembangunan lanjutan Pasar Kroya, Kabupaten Cilacap, terus dikebut. Hingga saat ini, progres pembangunan pasar yang disiapkan dengan konsep modern tersebut telah mencapai sekitar 72 persen.
Pembangunan ditargetkan rampung pada akhir November 2026. Dengan waktu pengerjaan yang tersisa, pekerjaan di lokasi proyek terus dilakukan agar penyelesaian pembangunan dapat sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Project Manager pembangunan lanjutan Pasar Kroya, Erwin Danardono, mengatakan progres pembangunan saat ini sudah mencapai 72 persen.
“Progres saat ini sekitar 72 persen. Target kami akhir November sudah selesai,” kata Erwin, Senin (7/9/2026).
Pasar Kroya nantinya tidak hanya mengedepankan fungsi sebagai pusat aktivitas perdagangan.
Bangunan tersebut dirancang mengusung konsep pasar modern semi mall.
Konsep tersebut diterapkan untuk memberikan wajah baru bagi Pasar Kroya sekaligus menghadirkan fasilitas yang lebih mendukung kenyamanan pedagang dan pengunjung.
Desain bangunan juga dibuat dengan mengadopsi bentuk yang menyerupai Benteng Pendem, salah satu bangunan bersejarah yang menjadi ciri khas Kabupaten Cilacap.
Penggunaan konsep tersebut diharapkan dapat membuat bangunan Pasar Kroya memiliki identitas yang tetap berkaitan dengan karakter daerah.
Dengan demikian, pasar tidak hanya menjadi fasilitas perdagangan, tetapi juga memiliki perwajahan yang merepresentasikan Cilacap.
Pembangunan lanjutan saat ini masih berlangsung di sejumlah bagian bangunan. Pekerjaan terus dikebut agar keseluruhan proyek dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Selain desain dan konsep bangunan, aspek keamanan juga menjadi perhatian dalam pembangunan Pasar Kroya.
Pasar nantinya akan dilengkapi dengan sistem kamera pengawas atau CCTV yang beroperasi selama 24 jam.
Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung sistem keamanan di lingkungan pasar.
Tidak hanya pengawasan melalui CCTV, sistem keselamatan kebakaran juga dirancang pada setiap lantai bangunan.
Sistem tersebut meliputi sound system alarm kebakaran yang terintegrasi dengan sprinkler.
Dengan sistem terintegrasi tersebut, ketika terdapat indikasi kebakaran, sistem pengamanan dapat memberikan peringatan sekaligus mendukung proses penanganan awal.
Sistem sprinkler juga dirancang terhubung hingga ke masing-masing kios.
“Pengamanannya berlapis seperti yang ada di mall modern,” ujarnya.
Fasilitas keselamatan di Pasar Kroya juga dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran yang terhubung dengan box hydrant.
Keberadaan berbagai perangkat tersebut menjadi bagian dari konsep bangunan modern yang tidak hanya memperhatikan tampilan, tetapi juga aspek keselamatan pengguna.
Dengan sistem keamanan yang berlapis, pedagang dan pengunjung diharapkan dapat beraktivitas dengan lebih nyaman.
Penerapan fasilitas keamanan seperti CCTV, alarm kebakaran, sprinkler, hingga hydrant juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan Pasar Kroya sebagai pusat perdagangan dengan fasilitas yang lebih modern.
Dengan progres yang telah mencapai 72 persen, pembangunan Pasar Kroya kini memasuki tahap lanjutan untuk mengejar penyelesaian proyek.
Target akhir November 2026 menjadi batas waktu yang dikejar oleh tim pembangunan.
Pekerjaan di lapangan terus dilakukan agar pembangunan dapat selesai sesuai rencana.
Setelah rampung, Pasar Kroya diharapkan tidak hanya menjadi lokasi transaksi jual beli, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.
Konsep semi mall yang dipadukan dengan desain menyerupai Benteng Pendem menjadi identitas tersendiri bagi bangunan pasar tersebut.
Sementara fasilitas keamanan yang disiapkan diharapkan mampu memberikan perlindungan bagi pedagang, pengunjung, maupun aktivitas perdagangan di dalamnya.
Pembangunan Pasar Kroya menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas pasar yang lebih representatif.
Dengan progres yang terus bertambah, masyarakat kini tinggal menunggu penyelesaian proyek hingga target akhir November mendatang. (jul/stch/dda)














