BANYUMASEKSPRES.ID, KEBUMEN – Gerakan Pramuka di SMK Negeri 1 Kebumen tidak hanya menjadi wadah bagi siswa untuk mempelajari berbagai keterampilan kepramukaan.
Para siswa juga diajak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat melalui kegiatan sosial.
Salah satunya diwujudkan dengan aksi bersih-bersih tempat ibadah yang berada di sekitar lingkungan sekolah dan masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian sosial sekaligus membiasakan para siswa untuk berkontribusi secara langsung di lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, para siswa Pramuka SMK Negeri 1 Kebumen dibagi menjadi beberapa kelompok kerja. Masing-masing kelompok bertugas di lokasi yang telah ditentukan.
Kegiatan sosial tersebut menyasar sejumlah tempat ibadah. Lokasi yang menjadi sasaran utama antara lain Masjid Shiratul Muhtadin, Masjid Darul Muttaqin, dan Masjid At-Taqwa.
Selain tempat ibadah yang berada di lingkungan masyarakat, para siswa juga melakukan kegiatan serupa di fasilitas ibadah yang berada di lingkungan sekolah.
Dua fasilitas tersebut yakni Masjid Manarul Ilmi dan Musala Al-Ikhlas.
Pembagian kelompok dilakukan agar kegiatan dapat berlangsung secara efektif. Para siswa tersebar di setiap titik lokasi dan menjalankan tugas masing-masing.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar sekolah serta menunjukkan kepedulian terhadap fasilitas yang digunakan masyarakat.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut. Mereka melakukan berbagai pekerjaan untuk membuat lingkungan tempat ibadah menjadi lebih bersih dan tertata.
Kegiatan dimulai dari merapikan area masjid, menyapu bagian dalam ruangan, hingga membersihkan kaca jendela.
Tidak hanya itu, para siswa juga turut menyikat area tempat wudu agar fasilitas tersebut tetap bersih dan nyaman digunakan masyarakat.
Bagian perlengkapan ibadah juga tidak luput dari perhatian. Para siswa merapikan mukena dan sajadah sehingga kembali tertata dengan baik.
Berbagai kegiatan sederhana tersebut dilakukan secara bersama-sama. Selain membuat pekerjaan lebih ringan, kegiatan gotong royong juga menjadi pengalaman bagi siswa untuk belajar bekerja sama dalam kelompok.
Kepala SMK Negeri 1 Kebumen Umi Rokhayatun SPd MSi Ak CA memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan para siswa tersebut.
Menurutnya, aksi bersih-bersih tempat ibadah tidak semata-mata bertujuan menjaga kebersihan fasilitas umum. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana pembelajaran bagi siswa.
“Aksi sederhana ini diharapkan tak hanya menjaga kebersihan tempat ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk terus mengamalkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Umi, Kamis (3/9).
Nilai-nilai yang dipelajari dalam kegiatan Pramuka diharapkan tidak hanya dipahami melalui materi atau kegiatan di sekolah.
Para siswa juga perlu mendapatkan pengalaman untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan sosial seperti ini, siswa diajak memahami pentingnya kepedulian, kerja sama, tanggung jawab, serta kesediaan membantu lingkungan sekitar.
Kegiatan bakti sosial menjadi salah satu cara untuk mengenalkan kepada siswa bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana.
Membersihkan tempat ibadah, misalnya, merupakan aktivitas yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Tempat ibadah yang bersih dan tertata tentu akan lebih nyaman digunakan untuk beraktivitas.
Bagi siswa, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman berbeda di luar pembelajaran di kelas.
Mereka belajar terlibat langsung dalam kegiatan yang membutuhkan kerja sama dan tanggung jawab.
Dengan demikian, kegiatan Pramuka di SMK Negeri 1 Kebumen tidak hanya berorientasi pada keterampilan kepramukaan, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa.
Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat terus tumbuh dan terbawa dalam kehidupan para siswa sehari-hari.
Aksi bersih-bersih tempat ibadah tersebut pun menjadi contoh bahwa kegiatan sosial dapat dilakukan melalui langkah sederhana.
Dengan melibatkan siswa secara langsung, sekolah berharap nilai-nilai positif yang terkandung dalam Dasa Darma Pramuka semakin kuat tertanam dalam diri peserta didik. (cah/stch/dda)














