BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Kontingen Kabupaten Purbalingga langsung menunjukkan performa positif pada hari pertama Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026.
Hingga Kamis (3/9/2026), kontingen Purbalingga berhasil mengumpulkan 10 medali, terdiri atas satu medali emas, empat perak, dan lima perunggu.
Medali emas menjadi pencapaian penting karena merupakan emas perdana Purbalingga dalam Popda Jawa Tengah 2026.
Prestasi tersebut dipersembahkan oleh Rizky Azizi Febri C dari cabang olahraga panahan nomor eliminasi recurve SMA Putra.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga Teguh Wahyudiono membenarkan perolehan sementara tersebut.
“Sementara ini, kontingen Kabupaten Purbalingga meraih satu medali emas, empat perak dan lima perunggu,” kata Teguh kepada Radarmas, Kamis (3/9/2026).
Cabang olahraga panahan menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen Purbalingga pada hari pertama Popda Jateng 2026.
Rizky Azizi Febri C berhasil merebut medali emas pada nomor eliminasi recurve SMA Putra.
Keberhasilan tersebut sekaligus mencatatkan nama Rizky sebagai penyumbang emas pertama bagi Kabupaten Purbalingga dalam ajang olahraga pelajar tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun ini.
Selain medali emas, cabang panahan juga menyumbangkan medali perunggu. Medali tersebut berasal dari nomor Recurve SMA Putra.
Dua medali perunggu lainnya dari cabang panahan diraih pada nomor Recurve SD Putra.
Dengan demikian, cabang panahan menjadi salah satu cabang yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap perolehan medali awal Purbalingga.
Prestasi tersebut menunjukkan potensi atlet pelajar Purbalingga dalam cabang olahraga panahan.
Perolehan emas pada hari pertama juga menjadi modal positif bagi kontingen untuk melanjutkan perjuangan pada pertandingan berikutnya.
Selain panahan, kontingen Purbalingga juga mendapatkan hasil positif dari cabang olahraga renang.
Dua medali perak berhasil diraih atlet Purbalingga melalui nomor 100 meter gaya bebas SD Putri dan 100 meter gaya bebas SMA Putri.
Capaian tersebut turut memperkuat posisi Purbalingga dalam klasemen sementara perolehan medali Popda Jawa Tengah 2026.
Sementara itu, cabang olahraga karate juga menyumbangkan dua medali perak. Masing-masing medali diraih melalui nomor Kumite +45 kilogram SD Putra dan Kumite -40 kilogram SD Putri.
Dengan tambahan dari renang dan karate, Purbalingga berhasil mengumpulkan empat medali perak pada hari pertama kompetisi.
Perolehan medali Purbalingga juga datang dari cabang olahraga balap sepeda dan menembak.
Cabang balap sepeda menyumbangkan satu medali perunggu melalui nomor Criterium SMA Putri.
Sementara itu, cabang menembak menambah satu medali perunggu melalui nomor 10 Meter Air Pistol Man Individu SMA.
Hasil tersebut melengkapi lima medali perunggu yang berhasil dikumpulkan kontingen Purbalingga hingga Kamis (3/9/2026).
Dengan total sementara satu emas, empat perak, dan lima perunggu, Purbalingga mengawali perjuangan di Popda Jawa Tengah 2026 dengan raihan yang cukup menjanjikan.
Teguh mengatakan, perolehan 10 medali tersebut masih bersifat sementara.
Pertandingan Popda Jawa Tengah 2026 masih berlangsung sehingga peluang Purbalingga untuk menambah medali masih terbuka.
“Perolehan ini masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring berlangsungnya pertandingan Popda Jawa Tengah 2026,” imbuhnya.
Artinya, posisi dan jumlah medali Purbalingga masih dapat berubah mengikuti hasil pertandingan dari berbagai cabang olahraga yang diikuti kontingen.
Para atlet pelajar Purbalingga masih memiliki kesempatan untuk menambah koleksi emas, perak, maupun perunggu pada pertandingan berikutnya.
Keberhasilan meraih 10 medali pada hari pertama menjadi awal positif bagi kontingen Purbalingga. Terlebih, emas pertama sudah berhasil diamankan melalui cabang panahan.
Raihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan motivasi para atlet untuk tampil lebih maksimal pada pertandingan selanjutnya.
Dukungan dari pemerintah daerah, pelatih, official, sekolah, serta masyarakat juga menjadi bagian penting dalam perjuangan para atlet pelajar.
Popda Jawa Tengah merupakan salah satu ajang penting untuk mengukur kemampuan atlet pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Kompetisi tersebut sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet muda agar memiliki pengalaman bertanding dan mampu berkembang menuju level yang lebih tinggi.
Bagi Purbalingga, perolehan 10 medali pada hari pertama menjadi bekal penting untuk mengejar target prestasi hingga seluruh pertandingan Popda Jawa Tengah 2026 selesai.
Dengan masih banyak pertandingan yang berlangsung, kontingen Purbalingga berpeluang memperbesar koleksi medali dan memperbaiki posisi dalam perolehan medali Popda Jateng 2026.
Emas perdana dari Rizky Azizi melalui cabang panahan menjadi pembuka yang positif.
Selanjutnya, perjuangan atlet-atlet pelajar Purbalingga akan terus berlanjut untuk mengejar tambahan medali dan mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Tengah. (tya/stch/dda)
















