BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – Pembangunan Pasar Kroya di Kabupaten Cilacap kini menjadi sorotan utama para pedagang yang telah cukup lama beroperasi di pasar darurat setelah kebakaran hebat pada tahun 2021.
Harapan besar kini bertumpu pada penyelesaian bangunan permanen yang direncanakan selesai pada September 2025. Proyek ini menjadi titik balik bagi para pedagang yang sudah lama mendambakan ruang usaha yang lebih layak.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kroya, Mujiono, menegaskan bahwa “Pekerjaan fisik di lapangan ditargetkan selesai paling lambat 30 September 2025. Itu sudah sesuai dengan surat kesepakatan antara pengembang dan pemerintah, ada toleransi waktu sekitar tiga bulan dari jadwal awal.”
Meskipun demikian, hingga saat ini proses pembangunan baru mencapai separuh dari yang direncanakan.
Pekerjaan konstruksi saat ini tengah fokus pada pengecoran lantai tiga dan zona empat. Mujiono menjelaskan bahwa setelah pembangunan fisik selesai, akan ada fase penting lainnya, yaitu ploting atau penempatan ulang para pedagang di bangunan baru.
“Saat ini masih pengecoran lantai tiga dan zona empat,” kata Mujiono.
Penempatan ulang ini krusial karena lebih dari 300 pedagang harus ditempatkan dengan adil di tiga lantai yang telah disediakan.
“Kita juga harus atur siapa di lantai satu, siapa di lantai dua dan tiga. Semua punya kepentingan, dan kita ingin semua bisa kembali berdagang dengan nyaman,” tambah Mujiono.
Dengan demikian, penempatan yang adil dan efisien akan menjadi prioritas untuk memastikan kelancaran operasional pasar yang baru.
Para pedagang, selama ini, telah menghadapi berbagai tantangan di pasar darurat. Meski berfungsi sebagai solusi sementara, pasar darurat tidak bisa menyamai kenyamanan dan fasilitas yang diperlukan oleh para pedagang.
Keterbatasan ruang dan fasilitas serta penurunan jumlah pembeli menjadi masalah yang cukup signifikan.
Mujiono menyatakan bahwa pembangunan pasar yang sedang berlangsung ini membawa angin segar bagi para pedagang, tidak hanya dari segi tempat, tetapi juga sebagai langkah pemulihan ekonomi yang sempat terpuruk.
“Dikatakan Mujiono, pembangunan pasar yang sedang berjalan membawa harapan besar bagi pedagang, bukan hanya soal tempat, tetapi juga pemulihan ekonomi yang sempat porak-poranda,” ungkapnya.
Bangunan baru ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pasar, memudahkan proses jual beli, dan tentunya meningkatkan kepercayaan konsumen.
“Semoga ini menjadi awal yang baik bagi kami. Selama ini kami bertahan di kondisi yang serba darurat, sekarang kami ingin bangkit kembali,” tutur Mujiono.
Pasar Kroya sendiri memiliki nilai lebih dari sekadar lokasi perdagangan, melainkan menjadi nadi ekonomi bagi ribuan keluarga di wilayah timur Kabupaten Cilacap. Oleh karena itu, penyelesaian pembangunan sesuai dengan perjanjian menjadi sangat penting.
Dengan segala rintangan yang telah dihadapi, optimisme pedagang tetap tinggi. Mereka berharap bahwa ketika bangunan baru selesai, tidak hanya akan menyediakan tempat yang lebih baik, tetapi juga menghidupkan kembali ekonomi lokal yang sempat terpuruk.
Penyelesaian tepat waktu akan menjadi kunci keberhasilan proyek ini, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi seluruh komunitas di sekitarnya. (ray/stch)
















