BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – PSCS Cilacap U-17 mengawali perjuangannya di ajang Piala Soeratin 2026 dengan hasil positif.
Tim berjuluk Hiu Selatan berhasil mencuri kemenangan 3-2 atas Persibas Banyumas U-17 pada laga perdana yang berlangsung di kandang lawan.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi PSCS Cilacap U-17 dalam persaingan menuju babak berikutnya sekaligus membawa pulang tiga poin penuh.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi.
Bermain di hadapan pendukung Persibas Banyumas tidak membuat para pemain PSCS Cilacap U-17 kehilangan kepercayaan diri.
Tuan rumah tampil menekan sejak menit-menit awal dengan beberapa kali melancarkan serangan ke area pertahanan tim tamu.
Meski mendapat tekanan, skuad asuhan Jemmy Suparno mampu tampil disiplin dan memberikan perlawanan yang sengit.
Lini belakang bekerja keras meredam serangan Persibas, sementara para pemain depan memanfaatkan setiap peluang untuk mencetak gol.
Laga berlangsung terbuka dengan kedua tim saling menciptakan peluang.
Pertandingan pun menjadi tontonan menarik karena jual beli serangan terjadi sepanjang laga.
Hingga peluit panjang berbunyi, PSCS Cilacap U-17 berhasil mempertahankan keunggulan dan menutup pertandingan dengan skor 3-2.
Pelatih PSCS Cilacap U-17, Jemmy Suparno, mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya.
Menurutnya, kemenangan tersebut tidak lepas dari semangat juang tinggi serta mental bertanding para pemain yang tetap percaya diri meski harus bermain di kandang lawan.
“Anak-anak bermain dengan semangat tinggi dan tidak gentar meski tampil di kandang lawan. Saya mengapresiasi perjuangan mereka hingga berhasil meraih kemenangan,” ujar Jemmy Suparno, Senin (27/7).
Legenda PSCS Cilacap itu menilai mental para pemain menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan tersebut.
Bermain di bawah tekanan suporter lawan tidak membuat para pemain kehilangan fokus sehingga mampu menjalankan strategi yang telah disiapkan tim pelatih.
Meski sukses membawa pulang tiga poin, Jemmy menegaskan bahwa tim pelatih tidak akan cepat berpuas diri.
Evaluasi menyeluruh tetap akan dilakukan setelah pertandingan untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang masih terlihat di setiap lini permainan.
“Setiap pertandingan akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan di setiap lini,” lanjutnya.
Menurut Jemmy, proses evaluasi menjadi bagian penting dalam menjaga konsistensi permainan sepanjang kompetisi.
Tim pelatih akan menganalisis aspek bertahan maupun menyerang agar performa PSCS Cilacap U-17 terus meningkat pada laga-laga berikutnya.
Menghadapi pertandingan selanjutnya, Jemmy juga telah menyiapkan kemungkinan melakukan rotasi pemain.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kebugaran skuad mengingat jadwal pertandingan yang cukup padat selama penyelenggaraan Piala Soeratin.
Ia mengungkapkan rotasi akan dilakukan terhadap satu hingga dua pemain dengan mempertimbangkan kondisi fisik masing-masing.
Meskipun melakukan perubahan komposisi pemain, target tim tetap sama, yakni meraih kemenangan demi menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
“Laga berikutnya mungkin kita akan rotasi satu atau dua pemain dengan pertimbangan kebugaran. Target kita tetap harus menang,” tegasnya.
Kemenangan atas Persibas Banyumas menjadi awal yang menjanjikan bagi PSCS Cilacap U-17.
Selain menambah kepercayaan diri para pemain, hasil tersebut juga menunjukkan kesiapan tim bersaing di Piala Soeratin 2026.
Dengan evaluasi yang terus dilakukan dan rotasi pemain yang tepat, PSCS Cilacap U-17 berharap mampu mempertahankan tren positif sekaligus melangkah lebih jauh dalam kompetisi kelompok usia paling bergengsi di Indonesia tersebut. (*/stch/dda)














