BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Masa keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purbalingga periode 2024-2029 telah genap berusia satu tahun pada Selasa, 19 Agustus 2025.
Momentum penting ini dirayakan dengan tasyakuran yang diadakan di Ruang Rapat Paripurna. Acara tersebut menandai perjalanan setahun yang dinilai penuh dinamika, kerja keras, dan kebersamaan para anggota DPRD dalam menjalankan tugas serta fungsinya.
Wakil Ketua DPRD Purbalingga, H Aman Waliyudin, menjelaskan bahwa peringatan ini bukan hanya sekadar seremonial tetapi juga sebagai refleksi atas perjalanan politik mereka selama satu tahun terakhir.
“Perjalanan satu tahun ini tentu bukan waktu yang panjang. Namun, cukup untuk memberikan gambaran bagaimana dinamika, kerja keras dan kebersamaan Anggota DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” ujar politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Dalam rentang waktu yang terbilang singkat ini, Aman Waliyudin mengklaim bahwa sinergi antara DPRD dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga berjalan baik dan lancar. Menurutnya, hal ini tercapai berkat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang konstruktif antara kedua pihak.
“Hal itu berkat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang konstruktif. Sehingga mampu melahirkan berbagai keputusan penting bagi kepentingan masyarakat,” jelasnya.
Kedepannya, Aman menambahkan bahwa sinergitas dan kolaborasi dengan Pemkab harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Ia juga mengapresiasi seluruh anggota DPRD yang senantiasa menjaga semangat kebersamaan meski sering kali diwarnai oleh perbedaan pandangan dalam rapat.
Menurutnya, perbedaan tersebut adalah bagian integral dari demokrasi yang akan memperkaya gagasan demi kemajuan Kabupaten Purbalingga.
Penghargaan setinggi-tingginya juga disampaikan kepada seluruh anggota dewan yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktu demi menjalankan amanah rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Aman menekankan bahwa momentum satu tahun masa keanggotaan ini semakin bermakna karena berdekatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
“Semangat kemerdekaan harus menjadi inspirasi kita. Apa yang sudah baik mari kita pertahankan. Yang masih kurang mari kita benahi, dan yang belum tercapai mari kita perjuangkan bersama,” tambahnya.
Sebagai penanda tasyakuran, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD Purbalingga HR Bambang Irawan didampingi Wakil Ketua DPRD H Aman Waliyudin.
Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Sunarko dari Fraksi Amanat Demokrat sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh anggota dewan untuk terus bekerja demi kepentingan masyarakat Purbalingga.
Acara tasyakuran ini tidak hanya menjadi refleksi atas kinerja setahun lalu tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat kembali komitmen mereka terhadap kesejahteraan masyarakat Purbalingga di masa depan.
Berdasarkan evaluasi internal selama setahun terakhir, beberapa isu penting telah diangkat dalam agenda kerja DPRD. Isu-isu tersebut termasuk peningkatan kualitas layanan publik hingga pengembangan infrastruktur daerah sebagai prioritas utama.
Selama masa keanggotaannya yang baru menginjak usia satu tahun ini, DPRD Purbalingga telah melakukan sejumlah langkah nyata untuk memenuhi harapan konstituen mereka.
Kolaborasi erat antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama tercapainya berbagai program prioritas daerah. Ke depan tantangan tentu akan semakin kompleks namun semangat juang para anggota dewan diharapkan tetap kuat demi kemajuan bersama.
Melalui refleksi mendalam selama satu tahun bekerja di bawah payung pemerintahan lokal pihak legislatif diyakini akan mampu menghasilkan terobosan-terobosan inovatif dalam setiap kebijakan publik serta program pembangunan daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat luas. (tya/stch)
















