BANYUMASEKSPRES.ID, CILACAP – SMAN 1 Kroya meluncurkan program Sekolah Menengah Atas Akademik, Terampil, dan Produktif (Mantap) sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi kehidupan setelah lulus sekolah.
Program tersebut resmi diluncurkan pada Jumat (14/8/2026) di GOR SMAN 1 Kroya, Kabupaten Cilacap.
Sekolah Mantap dirancang untuk mengembangkan potensi peserta didik agar tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga menguasai keterampilan praktis dan memiliki produktivitas yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
Kehadiran program ini menjadi salah satu langkah SMAN 1 Kroya dalam menjawab kebutuhan pendidikan yang semakin berkembang.
Tidak semua lulusan SMA memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Sebagian siswa memilih untuk langsung bekerja, berkarier, atau mengembangkan usaha dan potensi secara mandiri.
Kepala SMAN 1 Kroya, Tunggu Biyarti, S.Pd, M.Pd, mengatakan program Sekolah Mantap secara khusus diarahkan untuk memberikan bekal kepada siswa yang setelah lulus tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Menurutnya, siswa akan mendapatkan berbagai pelatihan dan kursus keterampilan yang diharapkan dapat menjadi modal untuk memasuki dunia kerja.
“Melalui program tersebut, siswa akan mendapatkan berbagai pelatihan dan kursus keterampilan,” kata Tunggu Biyarti.
Program ini diharapkan mampu memberikan alternatif pengembangan kompetensi bagi siswa sesuai dengan minat dan potensinya.
Dengan demikian, siswa tidak hanya bergantung pada kemampuan akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk mencari pekerjaan maupun menciptakan peluang secara mandiri.
Pembekalan keterampilan sejak tingkat SMA dinilai penting karena dunia kerja membutuhkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis.
Dalam pelaksanaan program Sekolah Mantap, SMAN 1 Kroya menggandeng LKP Pelita Nusantara Cilacap sebagai salah satu lembaga mitra.
Kerja sama dengan lembaga pelatihan tersebut diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program, khususnya dalam memberikan pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kolaborasi antara sekolah dan lembaga pelatihan menjadi bagian penting dalam memastikan materi yang diberikan kepada siswa tidak hanya bersifat teoritis.
Pelatihan diharapkan dapat memberikan pengalaman dan kompetensi praktis yang memiliki manfaat setelah siswa menyelesaikan pendidikan SMA.
Dengan adanya pendampingan dan pelatihan tersebut, siswa diharapkan memiliki gambaran lebih jelas mengenai dunia kerja serta keterampilan yang perlu dipersiapkan sejak dini.
Konsep Sekolah Mantap menekankan tiga aspek utama, yaitu akademik, keterampilan, dan produktivitas.
Ketiga aspek tersebut diharapkan dapat berjalan secara beriringan dalam membentuk profil lulusan yang lebih siap menghadapi berbagai pilihan setelah tamat SMA.
Kemampuan akademik tetap menjadi bagian penting dalam pendidikan.
Namun, keterampilan praktis juga dibutuhkan bagi siswa yang ingin langsung memasuki dunia kerja atau mengembangkan potensi di luar jalur perguruan tinggi.
Melalui program tersebut, SMAN 1 Kroya ingin memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing.
Siswa yang memiliki keterampilan tertentu dapat mengembangkannya menjadi modal untuk bekerja maupun membuka peluang usaha.
Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga pada kemampuan siswa untuk menjadi pribadi yang mandiri dan produktif.
Program Sekolah Mantap diharapkan menjadi langkah nyata SMAN 1 Kroya dalam menciptakan lulusan yang memiliki kesiapan lebih baik setelah menyelesaikan pendidikan.
Lulusan SMA tidak hanya diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, tetapi juga memiliki pilihan lain yang tetap produktif, seperti memasuki dunia kerja, mengikuti pelatihan lanjutan, mengembangkan usaha, maupun berkarya sesuai bidang yang diminati.
Kepala SMAN 1 Kroya berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa.
Pelatihan yang diberikan diharapkan menjadi bekal untuk menghadapi persaingan di dunia kerja sekaligus membantu siswa mengembangkan potensi secara mandiri.
Kehadiran Sekolah Mantap juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperluas akses pengembangan kompetensi peserta didik.
Dengan perpaduan antara pendidikan akademik dan keterampilan praktis, siswa diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menentukan masa depan.
Melalui program ini, SMAN 1 Kroya menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga terampil, mandiri, siap bekerja, dan produktif di tengah masyarakat.
Peluncuran Sekolah Mantap menjadi momentum penting bagi SMAN 1 Kroya untuk terus mengembangkan inovasi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan dunia kerja.
Program tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi siswa dalam menentukan langkah setelah lulus dari bangku SMA. (wln/stch/dda)














