Banyumas Ekspres
Dark ModeLight Mode
Ribuan Warga Padati Karnaval Ogoh-Ogoh HUT RI di Cilacap, Ada Godzilla hingga Macan Kitir
Pemeriksaan Kesehatan Haji 2027 Dimulai, Calhaj Purbalingga Jalani Tes Fisik hingga Kognitif

Pemeriksaan Kesehatan Haji 2027 Dimulai, Calhaj Purbalingga Jalani Tes Fisik hingga Kognitif

Waktu Persiapan Haji Lebih SingkatWaktu Persiapan Haji Lebih Singkat
CALHAJ: Calon jemaah haji estimasi keberangkatan 2027 menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Bukateja, Purbalingga

BANYUMASEKSPRES.ID, PURBALINGGA – Calon jemaah haji (calhaj) Kabupaten Purbalingga yang masuk estimasi keberangkatan tahun 2027 mulai menjalani pemeriksaan kesehatan lebih awal.

Langkah tersebut dilakukan karena waktu antara pemeriksaan kesehatan dengan tahapan pelunasan biaya haji diperkirakan semakin singkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika sebelumnya calon jemaah memiliki waktu sekitar tiga bulan dari pemeriksaan kesehatan menuju tahap pelunasan biaya haji, kini rentang waktunya hanya sekitar satu bulan.

Kondisi tersebut membuat persiapan kesehatan calon jemaah haji harus dilakukan lebih cepat agar seluruh tahapan dapat berjalan sesuai jadwal.

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Purbalingga pun mempercepat proses pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji yang masuk estimasi keberangkatan 2027.

Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi DinkesPPKB Purbalingga, Devvy Herawati, mengatakan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji telah dimulai sejak 6 Agustus 2026.

Pemeriksaan dilakukan setelah DinkesPPKB menerima data estimasi calon jemaah haji 2027 dari Kementerian Agama pada Juli.

Data tersebut kemudian menjadi dasar bagi puskesmas untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap calon jemaah.

“Ketika kami mendapatkan data estimasi calhaj 2027 dari Kemenag di bulan Juli, puskesmas sudah langsung diinstruksikan untuk melakukan pemeriksaan,” jelas Devvy, Jumat (14/8/2026).

Percepatan pemeriksaan menjadi penting karena kondisi kesehatan merupakan salah satu persyaratan utama sebelum calon jemaah memasuki tahapan pelunasan biaya haji.

Calon jemaah harus dinyatakan istitaah kesehatan, yaitu memenuhi kemampuan kesehatan yang diperlukan untuk menjalankan ibadah haji.

Karena itu, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik.

Pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji di Purbalingga dilaksanakan oleh puskesmas dengan berkoordinasi bersama rumah sakit yang telah ditunjuk.

Dua rumah sakit yang terlibat dalam proses tersebut adalah RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata dan RSU Panti Nugroho.

Tahapan pemeriksaan meliputi anamnesa untuk mengetahui riwayat kesehatan dan penyakit yang pernah dialami calon jemaah.

Selain itu, dilakukan pemeriksaan oleh dokter, pemeriksaan kesehatan jiwa, tes darah dan urine, elektrokardiogram (EKG), serta pemeriksaan rontgen.

Dengan pemeriksaan yang cukup lengkap tersebut, kondisi kesehatan calon jemaah dapat diketahui secara lebih menyeluruh sebelum mereka memasuki tahapan berikutnya dalam proses persiapan keberangkatan haji.

Hasil pemeriksaan kesehatan selanjutnya akan dimasukkan ke dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (Siskohatkes).

Proses input hasil pemeriksaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 Agustus 2026.

Pemeriksaan calon jemaah haji tidak hanya berkaitan dengan kondisi organ tubuh dan riwayat penyakit.

Kemampuan kognitif serta tingkat kemandirian calon jemaah dalam menjalani aktivitas sehari-hari juga menjadi bagian dari pemeriksaan.

Programmer Haji Puskesmas Bukateja, Aidha Nurlaely, mengatakan pemeriksaan kognitif dilakukan untuk mengetahui kemampuan daya ingat calon jemaah.

Salah satu metode yang digunakan adalah meminta calon jemaah menyebutkan sejumlah kata dan menggambarkan jam.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari penilaian kondisi kognitif calon jemaah.

Selain itu, petugas juga mengevaluasi kemampuan calon jemaah dalam melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri.

“Ada juga pemeriksaan kognitif untuk mengetes daya ingat, misalnya dengan meminta calhaj menyebutkan kata dan menggambarkan jam. Selain itu, kami melakukan pemeriksaan daily life untuk mengetahui apakah calhaj tersebut mandiri atau masih memiliki ketergantungan pada orang lain,” papar Aidha.

Pemeriksaan tersebut penting karena pelaksanaan ibadah haji membutuhkan kemampuan fisik dan mental yang cukup.

Calon jemaah akan menghadapi perjalanan, perubahan lingkungan, aktivitas fisik, serta berbagai rangkaian ibadah yang membutuhkan kondisi tubuh dan kemampuan beradaptasi.

Puluhan Calhaj di Bukateja Mulai Diperiksa

Di wilayah kerja Puskesmas Bukateja, tercatat 25 calon jemaah haji yang masuk dalam estimasi keberangkatan tahun 2027.

Pemeriksaan terhadap calon jemaah tersebut telah berjalan. Sementara itu, proses memasukkan hasil pemeriksaan ke dalam Siskohatkes masih menunggu akses username dan password yang diberikan oleh DinkesPPKB Purbalingga.

Percepatan pemeriksaan kesehatan menjadi perhatian karena calon jemaah memiliki waktu persiapan yang lebih terbatas.

Dengan rentang waktu pemeriksaan menuju pelunasan yang diperkirakan hanya sekitar satu bulan, calon jemaah harus memastikan kondisi kesehatannya sejak jauh hari.

Persiapan tersebut bukan hanya mengenai kelengkapan administrasi. Calon jemaah juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan dan mengikuti seluruh tahapan pemeriksaan yang telah ditetapkan.

Pemeriksaan lebih awal diharapkan dapat membantu calon jemaah mengetahui kondisi kesehatannya sebelum memasuki tahapan keberangkatan.

Jika terdapat kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian, calon jemaah dapat memperoleh tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan.

Bagi calon jemaah haji Purbalingga yang masuk estimasi keberangkatan 2027, pemeriksaan kesehatan kini menjadi salah satu tahapan penting yang harus segera diselesaikan.

Dengan waktu pelunasan yang lebih dekat, kesiapan sejak awal menjadi kunci agar proses persiapan ibadah haji dapat berjalan lebih lancar. (alw/stch/dda)

Berita Sebelumnya
Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalan Desa

Ribuan Warga Padati Karnaval Ogoh-Ogoh HUT RI di Cilacap, Ada Godzilla hingga Macan Kitir